Jateng

Galaxy Buds Kini Bisa Jadi Alat Bantu Dengar, Fitur Hearing Aid Resmi Lolos FDA

Dody H | 14 Agustus 2026, 09:57 WIB
Galaxy Buds Kini Bisa Jadi Alat Bantu Dengar, Fitur Hearing Aid Resmi Lolos FDA

JATENG.AKURAT.CO, Samsung membawa kemampuan baru pada lini Galaxy Buds.

Perusahaan asal Korea Selatan tersebut mengumumkan bahwa fitur Hearing Aid pada Galaxy Buds yang kompatibel telah memperoleh clearance dari Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat.

Dengan sertifikasi tersebut, Galaxy Buds tidak hanya dapat digunakan sebagai perangkat TWS untuk mendengarkan musik dan menerima panggilan, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai alat bantu dengar bagi pengguna yang memenuhi kriteria.

Fitur ini menjadi salah satu upaya Samsung menghadirkan teknologi pendengaran yang lebih praktis dan mudah diakses.

Pengguna tidak harus selalu mengandalkan perangkat alat bantu dengar khusus untuk membantu memperjelas suara dalam aktivitas sehari-hari.

Galaxy Buds Bisa Digunakan sebagai Alat Bantu Dengar

Fitur Hearing Aid pada Galaxy Buds ditujukan untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas yang mengalami gangguan pendengaran ringan hingga sedang.

Sebelum mengaktifkannya, pengguna dapat melakukan Hearing Test langsung melalui perangkat Galaxy yang terhubung dengan Galaxy Buds.

Proses pengujian berlangsung sekitar lima menit dan dilakukan dengan memeriksa kemampuan pendengaran pada masing-masing telinga.

Setelah tes selesai, hasilnya akan digunakan untuk menyesuaikan karakteristik suara, sehingga Galaxy Buds dapat memberikan pengalaman mendengarkan yang lebih sesuai dengan kondisi pendengaran pengguna.

Teknologi tersebut dapat membantu memperkuat suara yang sulit terdengar, termasuk suara dengan volume rendah, frekuensi tertentu, maupun suara yang berasal dari jarak lebih jauh.

Dilengkapi Teknologi Pengurang Kebisingan

Untuk membantu pengguna mendengar suara dengan lebih jelas, fitur Hearing Aid pada Galaxy Buds juga didukung teknologi noise elimination dan beamforming.

Keduanya dirancang untuk membantu mengurangi gangguan suara dari lingkungan sekitar sekaligus memaksimalkan suara yang ingin didengar pengguna.

Dengan demikian, Galaxy Buds dapat lebih mudah digunakan dalam berbagai situasi, terutama ketika pengguna berada di lingkungan yang memiliki banyak suara latar.

Samsung juga menggunakan formula NAL-NL2 dalam proses penyesuaian atau fitting alat bantu dengar.

Formula tersebut umum digunakan dalam teknologi alat bantu dengar untuk menyesuaikan penguatan suara berdasarkan karakteristik pendengaran pengguna.

Dikembangkan Bersama Institusi Medis

Samsung menyebut teknologi pendengaran pada Galaxy Buds dikembangkan melalui kolaborasi dengan National Acoustic Laboratories dan Samsung Medical Center.

Teknologi tersebut juga telah menjalani proses validasi klinis di sejumlah institusi di Amerika Serikat.

Langkah ini dilakukan untuk mendukung kemampuan Galaxy Buds dalam memberikan penguatan suara yang sesuai bagi pengguna dengan gangguan pendengaran ringan hingga sedang.

Samsung sendiri telah mengembangkan teknologi yang berkaitan dengan kemampuan pendengaran pada perangkat Galaxy Buds sejak beberapa tahun lalu.

Salah satu langkah awalnya adalah menghadirkan teknologi Personal Sound Amplification Product (PSAP) pada Galaxy Buds+.

Hasil Tes Pendengaran Bisa Dipantau

Informasi mengenai hasil pemeriksaan pendengaran dan data terkait paparan suara bising juga dapat dipantau melalui aplikasi Samsung Health.

Integrasi tersebut memungkinkan pengguna mendapatkan informasi yang lebih lengkap mengenai kondisi pendengaran sekaligus memperhatikan tingkat paparan suara dalam aktivitas sehari-hari.

Dengan diperolehnya clearance dari FDA, kemampuan Hearing Aid pada Galaxy Buds semakin memperkuat posisi perangkat TWS tersebut sebagai produk audio multifungsi.

Galaxy Buds kini tidak hanya menawarkan fungsi hiburan seperti mendengarkan musik, podcast, atau melakukan panggilan telepon, tetapi juga dapat membantu pengguna dengan gangguan pendengaran ringan hingga sedang melalui fitur Hearing Aid.

Meski begitu, fitur ini ditujukan untuk kondisi gangguan pendengaran tertentu.

Pengguna yang mengalami masalah pendengaran sebaiknya tetap berkonsultasi dengan tenaga medis atau ahli pendengaran, terutama jika mengalami perubahan kemampuan mendengar secara tiba-tiba atau signifikan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.