Google Pixel 11 Berpotensi Jadi HP Pertama dengan Chip 2nm TSMC, Salip iPhone 18?

JATENG.AKURAT.CO, Persaingan industri smartphone kembali memasuki babak baru.
Jika sebelumnya Apple digadang-gadang menjadi perusahaan pertama yang menghadirkan smartphone dengan teknologi chipset 2 nanometer (2nm) buatan TSMC, laporan terbaru justru mengindikasikan bahwa Google bisa lebih dulu mencatat sejarah tersebut melalui seri Google Pixel 11.
Berdasarkan informasi yang beredar, bahwa TSMC telah mulai memproduksi massal chip berbasis proses fabrikasi 2nm.
Teknologi mutakhir ini dikabarkan akan digunakan pada chipset Tensor G6 yang menjadi otak dari jajaran Google Pixel 11.
Apabila jadwal peluncuran berjalan sesuai rencana, Google Pixel 11 berpeluang menjadi smartphone komersial pertama yang mengusung teknologi manufaktur 2nm, mengungguli iPhone generasi berikutnya yang diperkirakan baru meluncur beberapa minggu setelahnya.
Google disebut akan memperkenalkan lini Pixel 11 dalam acara Made by Google yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang.
Kehadiran Tensor G6 menjadi salah satu daya tarik utama karena membawa teknologi fabrikasi terbaru dari TSMC.
Berbeda dengan tren chipset flagship yang biasanya berfokus pada peningkatan performa CPU dan GPU secara signifikan, Google dikabarkan mengambil pendekatan yang berbeda.
Perusahaan lebih menitikberatkan pengembangan Tensor G6 pada efisiensi daya dan optimalisasi kecerdasan buatan (AI).
Strategi tersebut dinilai sejalan dengan karakteristik perangkat Pixel yang selama ini lebih mengedepankan pengalaman pengguna, fotografi komputasional, serta fitur AI dibandingkan sekadar mengejar skor benchmark tinggi.
Proses manufaktur 2nm merupakan lompatan teknologi penting dalam industri semikonduktor.
Semakin kecil ukuran transistor yang digunakan, semakin banyak komponen yang dapat ditempatkan dalam satu chip dengan konsumsi daya yang lebih rendah.
Dengan teknologi ini, Tensor G6 diprediksi mampu menghadirkan efisiensi energi yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya.
Dampaknya tidak hanya pada peningkatan daya tahan baterai, tetapi juga pengurangan panas saat perangkat digunakan untuk tugas berat.
Selain itu, Tensor G6 disebut memiliki ukuran die yang lebih ringkas sehingga berpotensi menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan efisiensi ruang internal smartphone.
Salah satu peningkatan yang paling dinantikan dari Tensor G6 adalah kemampuan AI yang berjalan langsung di perangkat atau on-device AI.
Teknologi ini memungkinkan berbagai proses kecerdasan buatan dilakukan tanpa harus selalu bergantung pada server cloud.
Kemampuan seperti pengolahan foto otomatis, pengenalan suara yang lebih akurat, penerjemahan real-time, hingga fitur AI generatif diperkirakan akan mendapatkan peningkatan signifikan berkat efisiensi dan arsitektur baru yang dibawa Tensor G6.
Google memang dikenal agresif dalam mengembangkan fitur berbasis AI pada lini Pixel, sehingga kehadiran chipset baru ini diprediksi akan semakin memperkuat posisi mereka di pasar smartphone premium.
Sementara Google berpotensi menjadi yang pertama, para pesaing besar diperkirakan tidak akan tertinggal jauh.
Apple disebut tengah menyiapkan chipset A20 berbasis proses 2nm yang kemungkinan debut bersama iPhone generasi terbaru pada September 2026.
Di sisi lain, Qualcomm dan MediaTek juga dikabarkan sedang mempersiapkan chipset flagship generasi berikutnya yang memanfaatkan teknologi manufaktur serupa, termasuk Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Dimensity 9600.
Jika laporan ini benar, tahun 2026 akan menjadi awal era baru smartphone 2nm yang menawarkan kombinasi performa tinggi, efisiensi daya lebih baik, dan kemampuan AI yang semakin canggih.
Kini menarik untuk ditunggu apakah Google benar-benar mampu mengalahkan Apple dalam perlombaan menghadirkan smartphone pertama dengan chipset 2nm TSMC ke pasar global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?










