Nvidia RTX Spark Resmi Meluncur, Chip AI Super Kencang Penantang Snapdragon X untuk Laptop Masa Depan

JATENG.AKURAT.CO, Nvidia resmi memperkenalkan platform system-on-chip (SoC) terbaru bernama RTX Spark dalam ajang Computex di Taipei.
Kehadiran chip ini menandai langkah besar Nvidia memasuki pasar prosesor laptop berbasis ARM yang selama ini mulai dikuasai oleh Snapdragon X dari Qualcomm dan Apple Silicon.
CEO Nvidia, Jensen Huang, menyebut RTX Spark sebagai evolusi baru dunia PC yang menggabungkan kemampuan komputasi AI, gaming, dan pembuatan konten profesional dalam desain perangkat yang lebih tipis serta hemat daya.
Chip ini dirancang untuk digunakan pada laptop Windows generasi terbaru dan desktop mini, sekaligus menghadirkan performa tinggi tanpa memerlukan kartu grafis diskrit berukuran besar seperti yang umum ditemukan pada perangkat gaming kelas atas.
Dibangun dengan Arsitektur Blackwell dan CPU 20 Inti
RTX Spark merupakan hasil kolaborasi antara Nvidia dan MediaTek. Platform ini mengadopsi teknologi arsitektur Blackwell dan membawa spesifikasi yang tergolong sangat agresif untuk segmen laptop.
Di dalamnya terdapat 6.144 CUDA Core yang dipadukan dengan CPU Grace 20 inti, memungkinkan perangkat menangani berbagai tugas berat mulai dari pemrosesan AI hingga rendering grafis tingkat lanjut.
Salah satu fitur yang paling menonjol adalah penggunaan unified memory atau memori terpadu.
Teknologi ini memungkinkan CPU dan GPU berbagi akses ke kapasitas RAM yang sama hingga mencapai 128 GB.
Kapasitas tersebut jauh melampaui VRAM yang umumnya tersedia pada kartu grafis diskrit kelas menengah.
Dengan konfigurasi RAM besar seperti 32 GB, 64 GB, hingga 128 GB, pengguna dapat menjalankan beban kerja AI dan kreatif yang sebelumnya hanya bisa dilakukan pada workstation profesional.
Performa AI Tembus 1 PFLOPS
Nvidia mengklaim RTX Spark mampu menghasilkan performa AI hingga 1 PFLOPS FP4, menjadikannya salah satu chip konsumen paling bertenaga yang pernah dirilis perusahaan tersebut.
Keunggulan lain terletak pada dukungan hardware untuk format komputasi FP4 dan FP8, yang dirancang khusus untuk mempercepat pemrosesan model kecerdasan buatan generatif.
Dengan kemampuan tersebut, laptop berbasis RTX Spark diklaim dapat menjalankan model AI berukuran besar secara lokal tanpa harus selalu bergantung pada layanan cloud.
Mampu Edit Video 12K dan Main Game AAA
RTX Spark tidak hanya difokuskan untuk AI. Nvidia juga membekali chip ini dengan kemampuan grafis yang ditujukan bagi kreator konten dan gamer.
Perangkat yang menggunakan RTX Spark disebut mampu:
-Mengedit video hingga resolusi 12K 4:2:2
-Merender proyek 3D berukuran lebih dari 90 GB
-Menjalankan model AI dengan 120 miliar parameter secara lokal
-Memainkan game AAA pada resolusi 1440p dengan frame rate di atas 100 FPS
Sejumlah game populer yang telah dipastikan kompatibel dengan platform ini antara lain:
League of Legends
Valorant
PUBG: Battlegrounds
Alan Wake 2
Naraka: Bladepoint
War Thunder
Nvidia juga bekerja sama dengan Microsoft untuk meningkatkan kompatibilitas sistem anti-cheat sehingga lebih banyak game dapat berjalan optimal pada arsitektur ARM.
Windows 11 dan Aplikasi Kreatif Dioptimalkan
Bersamaan dengan peluncuran RTX Spark, Microsoft turut menyiapkan berbagai optimasi pada Windows 11.
Pembaruan tersebut mencakup peningkatan emulator Prism, pengelolaan memori terpadu yang lebih efisien, hingga akselerasi AI menggunakan TensorRT.
Sejumlah aplikasi kreatif populer juga telah dioptimalkan agar berjalan secara native di platform baru ini, di antaranya:
Selain itu, Nvidia menghadirkan teknologi keamanan OpenShell yang memungkinkan agen AI berjalan secara lebih aman dan privat langsung di perangkat pengguna.
Daftar Laptop yang Akan Menggunakan Nvidia RTX Spark
Nvidia mengungkapkan bahwa laptop pertama berbasis RTX Spark akan mulai hadir ke pasar pada periode September hingga November tahun ini.
Beberapa perangkat yang telah dikonfirmasi mengadopsi chip tersebut meliputi:
*Microsoft Surface Laptop Ultra
*Dell XPS 16
*Asus ProArt P14
*Asus ProArt P16
*HP OmniBook X 14
*HP OmniBook Ultra 16
*Lenovo Yoga Pro 9n
*MSI Prestige N16 Flip AI
Selain laptop, sejumlah desktop mini dari berbagai produsen juga dipastikan akan menggunakan platform baru ini.
Hingga saat ini Nvidia masih merahasiakan harga resmi RTX Spark.
Namun dengan kombinasi performa AI, kemampuan gaming, dan dukungan aplikasi profesional yang luas, chip ini berpotensi menjadi salah satu pesaing terkuat Snapdragon X di pasar PC generasi berikutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Tanda Bansos Kamu Sudah Diterima dan Siap Diambil! Lakukan Cek dengan 3 Cara Mudah Ini
- 5Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 6Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 7Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 8Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 9Gagal Move On, Manchester United Siap Bajak Elliot Anderson dari Bawah Hidung City
- 10Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'





