Mulai 1 Juli 2026 Registrasi SIM Card Wajib Biometrik, Gratis atau Berbayar?

JATENG.AKURAT.CO, Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan masyarakat tidak akan dikenakan biaya tambahan dalam proses registrasi kartu SIM berbasis biometrik yang mulai diterapkan pada 1 Juli 2026.
Kebijakan baru ini mewajibkan pengguna yang melakukan registrasi kartu SIM baru untuk menjalani proses verifikasi identitas menggunakan teknologi biometrik.
Langkah tersebut diterapkan sebagai upaya memperkuat keamanan layanan telekomunikasi sekaligus menekan maraknya penyalahgunaan nomor seluler untuk tindak kejahatan digital.
Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, menegaskan seluruh biaya yang muncul dalam proses verifikasi pelanggan akan menjadi tanggung jawab operator seluler, bukan pelanggan.
Menurutnya, operator memang diwajibkan melakukan pencocokan data pelanggan dengan basis data kependudukan milik Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Proses verifikasi tersebut diketahui memiliki biaya berkisar antara Rp3.000 hingga Rp5.000 untuk setiap pengecekan data.
Meski demikian, Edwin memastikan biaya tersebut tidak akan dibebankan kepada pengguna layanan.
“Tidak ada biaya yang dikenakan kepada pelanggan. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab bisnis operator seluler sekaligus bentuk komitmen negara dalam melindungi masyarakat dalam aktivitas pertukaran data,” ujarnya.
Tingkatkan Keamanan dan Kepercayaan Pengguna
Penerapan registrasi SIM card berbasis biometrik diharapkan mampu memperkuat sistem keamanan digital nasional.
Dengan adanya verifikasi yang lebih ketat, penggunaan identitas palsu untuk registrasi nomor telepon dapat diminimalkan sehingga potensi penipuan berbasis telekomunikasi juga dapat ditekan.
Edwin menilai biaya verifikasi yang ditanggung operator bukanlah beban yang merugikan.
Sebaliknya, kebijakan tersebut diyakini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi industri telekomunikasi.
Menurutnya, semakin tinggi tingkat keamanan layanan, semakin besar pula kepercayaan masyarakat dalam menggunakan layanan seluler.
Kondisi tersebut berpotensi mendorong pertumbuhan bisnis operator secara berkelanjutan.
Ia menjelaskan, bahwa perlindungan terhadap pelanggan dan peningkatan keamanan digital merupakan bagian dari ekosistem yang saling mendukung.
Ketika pengguna merasa aman, aktivitas digital dapat berkembang lebih sehat dan memberikan dampak positif bagi industri maupun masyarakat.
Berlaku Mulai 1 Juli 2026
Aturan registrasi kartu SIM menggunakan verifikasi biometrik dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Juli 2026.
Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap identitas pengguna nomor seluler dapat terverifikasi secara lebih akurat sehingga risiko penyalahgunaan data dan nomor telepon dapat ditekan secara signifikan.
Dengan kepastian bahwa biaya verifikasi ditanggung operator seluler, masyarakat dapat melakukan registrasi kartu SIM baru tanpa perlu khawatir adanya pungutan tambahan dalam proses tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Tanda Bansos Kamu Sudah Diterima dan Siap Diambil! Lakukan Cek dengan 3 Cara Mudah Ini
- 5Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 6Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 7Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 8Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 9Gagal Move On, Manchester United Siap Bajak Elliot Anderson dari Bawah Hidung City
- 10Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'





