Jangan Asal Pilih Waktu! Ini Jadwal Olahraga Terbaik Saat Puasa Agar Stamina Tetap Terjaga

JATENG.AKURAT.CO, Menentukan jadwal olahraga saat puasa sering menjadi tantangan, terutama bagi mereka yang ingin tetap aktif tanpa mengorbankan energi dan ibadah.
Salah memilih waktu latihan bisa membuat tubuh cepat lelah, dehidrasi, bahkan menurunkan fokus sepanjang hari.
Padahal, dengan jadwal yang tepat, olahraga justru membantu menjaga metabolisme, memperbaiki suasana hati, dan mempertahankan kebugaran selama Ramadan.
Kunci utamanya adalah menyesuaikan waktu, durasi, dan intensitas olahraga dengan ritme tubuh saat berpuasa.
Berikut rekomendasi jadwal olahraga yang aman, realistis, dan mudah diterapkan selama puasa.
Olahraga Sebelum Berbuka Puasa
Waktu menjelang berbuka cocok untuk aktivitas ringan yang bertujuan menjaga sirkulasi darah tanpa menguras energi.
Jenis Latihan yang Disarankan
- Jalan cepat atau senam ringan (15–20 menit): Membantu menjaga kebugaran kardiovaskular dan mencegah tubuh terasa kaku setelah seharian beraktivitas.
- Peregangan otot: Fokus pada area leher, bahu, punggung, dan kaki untuk menjaga fleksibilitas serta mengurangi ketegangan otot.
Latihan ringan sebelum berbuka juga memberi efek segar karena cairan dan nutrisi bisa segera digantikan saat azan magrib.
Olahraga Setelah Berbuka Puasa
Setelah tubuh mendapatkan asupan energi, ini adalah waktu paling ideal untuk latihan utama.
Jenis Latihan yang Disarankan
- Latihan ringan hingga sedang (20–30 menit): Fokus pada latihan kekuatan dengan intensitas rendah seperti squat, push-up, plank, atau resistance band.
- Bodyweight exercises: Efektif menjaga massa otot tanpa membuat tubuh kelelahan berlebihan.
Pastikan memberi jeda sekitar 60–90 menit setelah berbuka agar pencernaan tidak terganggu.
Olahraga Setelah Tarawih
Jika masih ingin bergerak ringan, waktu setelah tarawih cocok untuk aktivitas relaksasi.
Jenis Latihan yang Disarankan
- Jalan santai atau stretching (10–15 menit): Membantu melonggarkan otot, menurunkan ketegangan, dan meningkatkan kualitas tidur.
Aktivitas ini bersifat pemulihan, bukan latihan intensif, sehingga tubuh lebih siap beristirahat.
Manfaat Mengatur Jadwal Olahraga Saat Puasa
Dengan jadwal yang terstruktur, kamu bisa:
- Tetap aktif tanpa mengganggu ibadah
- Mengurangi risiko kelelahan dan dehidrasi
- Menjaga kebugaran dan kesehatan otot
- Membantu kualitas tidur lebih baik
Konsistensi jauh lebih penting dibanding durasi atau intensitas latihan.
Memiliki jadwal olahraga saat puasa yang tepat membuat tubuh tetap bugar tanpa mengorbankan energi dan ibadah.
Kombinasi olahraga ringan sebelum berbuka, latihan utama setelah berbuka, dan relaksasi setelah tarawih adalah pola seimbang yang aman dan efektif.
Dengan pendekatan ini, puasa bukan alasan untuk berhenti bergerak, melainkan kesempatan untuk membangun kebiasaan hidup sehat yang lebih teratur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 2Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 3Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 4Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné
- 5Persib Juara Dewata Challenge Series 2026! Bangkit dari Ketertinggalan, Obati Kegagalan di Piala Presiden
- 6Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 7Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 8Bom! Al Hilal Sepakat dengan Pedro Neto, Chelsea Siap Lepas dengan Harga €60 Juta
- 9Jamie Gittens Diprediksi Bertahan di Chelsea Usai Roma Beralih ke Target Lain
- 10Bukan Batal! Fabrizio Romano: Barcola ke Liverpool Masih Hidup dan Kian Menggembirakan








