Bukan Cuma Bikin Melek! Ternyata Ini 6 Mitos Kopi yang Bikin Kamu Salah Paham, Nomor 4 Paling Bahaya!

JATENG.AKURAT.CO, Bagi sebagian orang, memulai hari tanpa secangkir kopi adalah hal yang mustahil.
Namun, di balik popularitasnya, banyak mitos seputar kafein yang beredar luas di masyarakat.
Dua ahli gastroenterologi, Dr. Sophie Bora dan Dr. Ugo Iroku, membongkar beberapa mitos tersebut dan mengungkapkan fakta mengejutkan tentang minuman favorit ini.
Mitos vs. Fakta: Mengupas Tuntas tentang Kafein
Para ahli menjelaskan bahwa kafein tidak selalu buruk, bahkan bisa memberikan manfaat kesehatan, seperti mengurangi risiko kanker tertentu, penyakit hati kronis, dan stroke.
Berikut adalah beberapa mitos paling umum yang mereka bantah:
1. Mitos: Kafein bisa mengganti tidur yang kurang.
Fakta: Kafein hanya meningkatkan kewaspadaan, bukan memberikan energi atau menggantikan kebutuhan tidur.
Ia bekerja dengan cara menghalangi adenosine, molekul yang memberi tahu otak bahwa sudah waktunya untuk tidur.
2. Mitos: Kopi decaf bebas kafein.
Fakta: Kopi decaf masih mengandung kafein, meskipun dalam jumlah yang sangat sedikit.
FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan AS) mensyaratkan 95% kafein harus dihilangkan agar bisa diberi label decaf.
3. Mitos: Minum kopi bisa menghambat pertumbuhan.
Fakta: Mitos ini salah. Para dokter menyatakan bahwa konsumsi kafein tidak menghambat pertumbuhan, dan jumlah kafein yang biasa dikonsumsi remaja jauh di bawah level yang bisa menyebabkan masalah pada tulang.
4. Mitos: Kafein mendetoksifikasi tubuh.
Fakta: Ini adalah mitos yang berbahaya. Tubuh memiliki organ alami seperti ginjal dan hati yang bertanggung jawab untuk detoksifikasi.
Para ahli juga memperingatkan tentang praktik berbahaya menggunakan kafein sebagai enema.
5. Mitos: Kafein menyebabkan dehidrasi.
Fakta: Kafein memang bersifat diuretik ringan, tetapi jumlah air yang ada dalam sebagian besar minuman berkafein, seperti kopi, akan meniadakan efek dehidrasinya.
6. Mitos: Lebih dari satu cangkir kopi sehari itu tidak baik.
Fakta: Mengonsumsi 400 miligram atau kurang kafein per hari dianggap aman untuk kebanyakan orang.
Jumlah ini setara dengan beberapa cangkir kopi. Namun, mereka tetap menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter, terutama bagi individu yang sedang hamil atau memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Kesimpulan Para Ahli: Kopi Bukan Musuh!
Para dokter menyimpulkan bahwa meskipun banyak salah paham, kafein bisa menjadi bagian sehat dari diet seseorang.
Yang terpenting, perhatikan sumber dan cara penyajiannya. Mereka menyarankan setiap individu untuk berbicara dengan dokter guna menentukan jumlah kafein yang tepat sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Jadi, jangan ragu untuk menikmati kopi pagimu, asalkan dalam batas yang wajar. Kopi tidak hanya nikmat, tetapi juga bisa memberikan manfaat tak terduga bagi kesehatan!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










