Rahasia Terbongkar! Ternyata Ini Alasan Negara yang Pernah Mendapatkan Julukan Orang Sakitnya Eropa Bisa Jadi Raksasa Ekonomi Dunia dalam Semalam!

JATENG.AKURAT.CO, Siapa sangka, sebuah negara yang pernah dijuluki "orang sakitnya Eropa" karena kemiskinan dan kelaparan, kini menjadi salah satu raksasa ekonomi paling cemerlang di dunia.
Kisah kebangkitan ekonomi Irlandia adalah cerita yang penuh kejutan, di mana dari masa kelam Kelaparan Besar di abad ke-19, mereka berhasil berubah menjadi raksasa ekonomi yang dikenal sebagai "Celtic Tiger." Bagaimana caranya?
Dari Kelaparan Hingga Kebijakan Berani
Sejarah modern Irlandia dimulai dengan penderitaan. Setelah merdeka dari Inggris pada tahun 1922, negara ini memiliki ekonomi yang sangat rapuh, bergantung pada sektor pertanian, dan dihantui oleh pengangguran tinggi serta emigrasi massal.
Kebijakan proteksionis awal membuat Irlandia terisolasi, yang hanya memperburuk keadaan dan menyebabkan anak mudanya terus-menerus meninggalkan negara.
Titik balik besar terjadi ketika Irlandia bergabung dengan Masyarakat Ekonomi Eropa (EEC) pada tahun 1973.
Keanggotaan ini memberi mereka akses ke pasar bebas dan bantuan pembangunan.
Namun, manuver paling berani, dan juga kontroversial, datang di akhir tahun 1980-an dan 1990-an: pemotongan drastis pajak korporat hingga 12,5%.
Kebijakan ini adalah taruhan besar yang berbuah manis. Langkah tersebut berhasil menarik raksasa teknologi dan farmasi global seperti Apple, Google, dan Pfizer untuk mendirikan markas besar Eropa mereka di Dublin.
Era "Macan Keltik" yang Gemilang
Masuknya investasi asing ini memicu ledakan ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang berlangsung dari tahun 1995 hingga 2007.
Periode ini dijuluki sebagai "Celtic Tiger" karena pertumbuhan ekonomi yang luar biasa, mencapai 6-9% per tahun.
Angka pengangguran anjlok tajam, dan pendapatan per kapita bahkan melampaui Inggris. Dublin pun berubah total menjadi kota modern dan penuh kepercayaan diri.
Namun, pertumbuhan pesat ini ternyata dibangun di atas fondasi yang rapuh: gelembung properti dan kredit yang longgar.
Ketika krisis keuangan global melanda pada tahun 2008, gelembung itu pecah.
Ekonomi Irlandia terjun bebas, angka pengangguran berlipat ganda, dan pemerintah terpaksa menerima pinjaman sebesar €85 miliar dari Uni Eropa dan IMF, yang mengakibatkan hilangnya kedaulatan fiskal.
Kebangkitan Kembali dan Tantangan Baru
Meski menghadapi kemunduran besar, strategi utama Irlandia—pajak korporat rendah—terbukti tangguh.
Perusahaan multinasional tetap bertahan, dan ekonomi Irlandia pulih lebih cepat dari perkiraan.
Pada tahun 2015, pertumbuhan PDB-nya melonjak hingga 7,8%, mengesankan banyak pihak.
Kini, Irlandia kembali menjadi pusat perhatian dunia, namun model ekonominya juga menuai kritik.
Ketegangan dengan Uni Eropa terkait kebijakan pajak dan kerentanan terhadap perubahan global menjadi tantangan baru yang harus mereka hadapi.
Kisah Irlandia adalah pengingat bahwa kebangkitan ekonomi bisa dicapai melalui kebijakan yang berani, tetapi kesuksesan yang dibangun di atas fondasi yang rapuh selalu menghadapi risiko besar.
Pertanyaannya, apakah kesuksesan ini akan bertahan atau hanya menjadi babak sementara dalam sejarah panjang perjuangan Irlandia?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 7Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat




