Bikin Geger Dunia! Ini Dia 5 Skandal Paling Kontroversial yang Hancurkan Karier Nas Daily, Nomor 1 Bikin Jutaan Penggemar Kecewa!

JATENG.AKURAT.CO, Siapa yang tidak kenal Nas Daily? Dengan branding sebagai pencerita global yang menebarkan optimisme, pria bernama asli Nuseir Yassin ini pernah menjadi sensasi internet.
Video satu menitnya yang penuh semangat berhasil mengumpulkan jutaan follower di seluruh dunia.
Namun, beberapa tahun terakhir, sorotan itu berubah menjadi badai kritik.
Alih-alih mendapatkan pujian, ia kini menjadi sasaran kecaman publik.
Lantas, apa saja skandal yang membuat pamornya merosot drastis? Mari kita bongkar satu per satu!
Perjalanan dari Harvard Menjadi Storyteller Dunia
Lulusan Harvard University dan mantan karyawan di sebuah perusahaan teknologi, Nuseir Yassin, mengambil keputusan radikal pada tahun 2016.
Ia berhenti dari pekerjaannya dan memulai proyek ambisius: membuat satu video setiap hari selama 1.000 hari.
Hasilnya sungguh luar biasa. Dengan gaya editing yang cepat, narasi yang singkat, dan pesan-pesan yang inspiratif, Nas Daily berhasil membangun jutaan komunitas penggemar setia yang terhanyut oleh kisah-kisah manusia dari berbagai penjuru dunia.
Namun, di puncak popularitasnya, mulai muncul retakan-retakan. Niat baiknya untuk "menceritakan dunia" justru berbalik menjadi bumerang.
Skandal No. 1: Skandal Akademi Wang-Od yang Menggemparkan
Ini adalah skandal terbesar yang menjadi titik balik kehancuran Nas Daily.
Pada tahun 2021, Nas Academy, platform pembelajaran online miliknya, mengumumkan kelas masterclass yang diajarkan oleh Whang-Od Oggay, seorang seniman tato tradisional berusia 104 tahun dari suku Kalinga, Filipina.
Masalahnya, keluarga Whang-Od menuduh Nas Daily telah mengeksploitasi seniman tua itu.
Menurut cucu perempuan Whang-Od, Grace Palicas, Whang-Od sama sekali tidak tahu tentang adanya kelas online ini, apalagi menyetujui kontrak.
Investigasi oleh pemerintah Filipina bahkan mengonfirmasi bahwa tidak ada kontrak yang ditandatangani.
Tagar #cancelNasDaily pun langsung trending di seluruh dunia, memicu gelombang boikot besar-besaran.
Meskipun Nas Daily bersikeras ia tidak bersalah, kepercayaan publik sudah telanjur runtuh.
Kritik Bergelombang: Sensitivitas Budaya dan Politisasi Isu
Selain skandal Wang-Od, Nas Daily juga terus dihantam kritik karena dianggap tidak sensitif secara budaya. Beberapa contoh yang paling sering disorot adalah:
Video Bali yang Dikecam: Ia dituduh meremehkan budaya lokal dan memuji influencer asing yang justru merusak warisan budaya Bali.
Sejarah Mauritius yang Disimplifikasi: Akademisi lokal di Mauritius mengkritik video Nas Daily yang dianggap menyederhanakan dan keliru dalam menyajikan sejarah kolonial mereka.
Sikap Pro-Israel yang Kontroversial: Nas Daily, yang merupakan Arab-Israel, dituduh memiliki pandangan yang terlalu pro-Israel dalam konflik Israel-Palestina.
Hal ini membuat banyak orang merasa bahwa ia mengkhianati warisan Palestina-nya.
Komentar-komentarnya tentang solusi "dua negara" dianggap tidak akurat secara historis, dan banyak yang merasa ia telah kehilangan objektivitasnya.
Kegagalan Mengambil Tanggung Jawab
Salah satu alasan mengapa badai kritik ini tidak kunjung reda adalah karena respons Nas Daily sendiri.
Alih-alih meminta maaf dan menunjukkan empati, ia justru memilih untuk menyerang balik para pengkritiknya.
Ia membela diri dengan agresif dan menolak untuk mengakui kesalahannya, bahkan setelah bukti-bukti terungkap.
Sikap ini memperburuk situasi dan membuat para penggemar setianya merasa dikhianati.
Pada akhirnya, kisah Nas Daily menjadi pelajaran berharga bagi para pembuat konten. Popularitas dan niat baik saja tidak cukup.
Dibutuhkan empati, rasa hormat yang mendalam, dan riset yang akurat, terutama saat berurusan dengan budaya dan sejarah orang lain.
Buktinya, beberapa video terbarunya kini sulit menembus 100.000 views, jauh dari jutaan yang ia raih di masa kejayaannya.
Kisah ini adalah pengingat bahwa di dunia online, kepercayaan adalah aset paling berharga, dan sekali hilang, sangat sulit untuk mendapatkannya kembali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Apakah Besok Senin 24 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama Maulud Nabi? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 2Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 3Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 4Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 5Persib Juara Dewata Challenge Series 2026! Bangkit dari Ketertinggalan, Obati Kegagalan di Piala Presiden
- 6Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné
- 7Jamie Gittens Diprediksi Bertahan di Chelsea Usai Roma Beralih ke Target Lain
- 8Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 9Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 10Bom! Al Hilal Sepakat dengan Pedro Neto, Chelsea Siap Lepas dengan Harga €60 Juta







