Lenovo Legion Go vs Lenovo Legion Go S: Perbandingan 2 Hanheld PC Gaming Lenovo, Mana yang Lebih Baik Buat Digenggam?

JATENG.AKURAT.CO, Hai para gamers! Lenovo kembali meramaikan pasar PC gaming genggam dengan dua produk terbarunya, Lenovo Legion Go S dan Lenovo Legion Go.
Kedua perangkat ini menawarkan pengalaman bermain game yang berbeda, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya. Yuk, kita bahas lebih lanjut!
Desain dan Fitur: Mana yang Lebih Fleksibel?
Lenovo Legion Go S hadir dengan desain yang lebih sederhana, yaitu pengontrol yang tidak dapat dilepas.
Desain ini mirip dengan Asus ROG Ally, yang menawarkan portabilitas dan kekokohan yang lebih baik.
Namun, desain ini menghilangkan fitur unik dari Legion Go asli, yaitu pengontrol yang dapat dilepas.
Pengontrol yang dapat dilepas pada Legion Go asli memberikan fleksibilitas tambahan, seperti pengalaman bermain game ala konsol saat di-dock dan kemudahan bermain multiplayer lokal.
Fitur mode FPS, yang memungkinkan salah satu pengontrol berfungsi sebagai mouse, juga menjadi daya tarik tersendiri.
Layar: Mana yang Lebih Tajam dan Imersif?
Dari segi layar, Legion Go S memiliki panel IPS 8 inci 1200p dengan tingkat kecerahan 500 nits.
Layar ini menawarkan akurasi warna yang sangat baik dan visual yang tajam.
Namun, Legion Go asli selangkah lebih maju dengan layar 8,8 inci 144Hz resolusi 2K.
Layar Legion Go asli memberikan visual yang lebih tajam dan imersif.
Namun, resolusi yang lebih tinggi ini juga menghadirkan tantangan, karena beberapa game mungkin tidak dapat memanfaatkannya sepenuhnya tanpa mengorbankan performa.
Performa: Mana yang Lebih Bertenaga?
Perbedaan paling signifikan antara kedua perangkat ini terletak pada perangkat kerasnya.
Legion Go S ditenagai oleh AMD Z2 Go APU, yang memiliki CPU Zen3 empat inti 8-thread dan GPU RDNA 2 dengan 12 unit komputasi.
Konfigurasi ini cukup mumpuni untuk perangkat genggam, tetapi masih menggunakan arsitektur yang lebih lama.
Sementara itu, Legion Go asli dilengkapi dengan Ryzen Z1 Extreme, yang menawarkan performa gaming yang jauh lebih baik berkat CPU Zen4 yang lebih bertenaga dan grafis RDNA 3.
Chip Z1 Extreme pada Legion Go asli memungkinkan gameplay yang lebih lancar, terutama pada game-game berat.
Baterai: Mana yang Lebih Tahan Lama?
Masa pakai baterai menjadi perhatian utama pada kedua perangkat ini. Legion Go S memiliki baterai 55Wh, sedikit lebih besar dari Legion Go asli.
Namun, karena APU-nya yang kurang efisien, Legion Go S hanya mampu bertahan sekitar 4 jam 29 menit saat bermain game.
Legion Go asli juga mengalami masalah serupa. Chipnya yang lebih bertenaga membutuhkan lebih banyak energi, sehingga baterai seringkali habis dalam waktu kurang dari 2 jam saat pengaturan daya tinggi.
Mana yang Lebih Worth It?
Lenovo Legion Go S tampaknya lebih merupakan langkah mundur daripada penerus sejati dari Legion Go asli.
Meskipun menawarkan desain yang lebih ringkas dan layar yang bagus, Legion Go S tidak memiliki kekuatan dan fleksibilitas yang membuat Legion Go asli begitu menarik.
Harganya pun menjadi pertimbangan, karena tidak menawarkan penghematan biaya yang signifikan dibandingkan pendahulunya.
Kecuali Lenovo meningkatkan performa SteamOS pada Legion Go S, Legion Go asli tetap menjadi pilihan yang lebih unggul dalam hal performa dan fitur.
Jadi, mana yang lebih worth it?
Pilih Lenovo Legion Go jika:
- Kamu menginginkan performa gaming terbaik.
- Kamu menyukai fitur pengontrol yang dapat dilepas.
- Kamu tidak masalah dengan masa pakai baterai yang lebih singkat.
Pilih Lenovo Legion Go S jika:
- Kamu menginginkan desain yang lebih ringkas dan portabel.
- Kamu tidak terlalu membutuhkan fitur pengontrol yang dapat dilepas.
- Kamu bersedia mengorbankan performa demi harga yang sedikit lebih murah.
Semoga artikel ini membantu kamu dalam memilih PC gaming genggam yang tepat!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Tanda Bansos Kamu Sudah Diterima dan Siap Diambil! Lakukan Cek dengan 3 Cara Mudah Ini
- 5Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 6Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 7Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 8Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 9Gagal Move On, Manchester United Siap Bajak Elliot Anderson dari Bawah Hidung City
- 10Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'








