Akhirnya Terungkap! Arsitek Jenius di Balik Bangunan Ikonik Semarang yang Kini Jadi Tempat Nongkrong Kekinian

JATENG.AKURAT.CO, Kota Semarang menyimpan banyak bangunan bersejarah yang menjadi saksi bisu perkembangan kota.
Salah satu bangunan yang menarik perhatian adalah sebuah rumah mewah di kawasan Kranggan, yang kini dikenal sebagai Jalan Wahid Hasyim.
Bangunan ini dulunya merupakan kediaman seorang pengusaha Belanda bernama Liem Tjiauw Liat, yang dibangun pada tahun 1930.
Rumah ini dirancang oleh arsitek terkenal, JTh Van Oyen, yang juga dikenal karena karya-karyanya yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.
Sentuhan arsitektur Eropa abad ke-19 sangat kental terasa pada bangunan ini, dengan pilar-pilar Romawi yang megah, jendela kaca patri warna-warni, dan glass rooftop yang indah.
Setelah mengalami berbagai perubahan kepemilikan dan fungsi, bangunan ini akhirnya menjadi asrama haji pada tahun 1955, yang dikelola oleh Yayasan Persaudaraan Haji Indonesia (PHI).
Fungsi ini berakhir setelah pemerintah membangun embarkasi haji di Donohudan Boyolali.
Kemudian, pada tahun 2008 hingga 2020, bangunan ini dikelola oleh Hotel Semesta, yang dikenal sebagai hotel syariah.
Sayangnya, hotel ini sempat mangkrak saat pandemi COVID-19 melanda.
Namun, kini bangunan bersejarah ini telah hidup kembali dengan hadirnya restoran Gerhana pada 20 Desember 2024.
Restoran ini berhasil mempertahankan keindahan arsitektur bangunan, sambil memberikan sentuhan modern yang membuatnya menjadi tempat nongkrong yang populer di kalangan anak muda Semarang.
Selain rumah ini, karya-karya Van Oyen lainnya di Semarang yang masih bisa dinikmati hingga sekarang adalah Chinese English School (SMAN 5), Villa Helly/Puri Gedeh, dan Brouderhuis/Asrama biarawan Katedral Jl Dr Sutomo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










