Jateng

Menguak Misteri dan Mistis Seputar Daerah Sekitar Salatiga: Mulai dari Pohon Blimbing Berambut Manusia hingga Batu Pengantin yang Dikutuk

Theo Adi Pratama | 9 Februari 2025, 23:03 WIB
Menguak Misteri dan Mistis Seputar Daerah Sekitar Salatiga: Mulai dari Pohon Blimbing Berambut Manusia hingga Batu Pengantin yang Dikutuk

JATENG.AKURAT.CO, Salatiga dan sekitarnya tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga menyimpan cerita-cerita mistis yang menggetarkan.

Dari pohon jati purba berusia ratusan tahun hingga pohon blimbing berambut manusia, setiap lokasi memiliki kisah unik yang bercampur antara fakta, mitos, dan kepercayaan masyarakat.

Mari kita telusuri jejak magis yang masih hidup hingga kini.

Pohon Jati Purba: Raksasa yang Menjaga Makam

Di pemakaman umum Dusun Klopo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, terdapat empat pohon jati purba yang usianya diperkirakan sudah ratusan tahun.

Pohon-pohon ini begitu besar hingga tiga orang dewasa tidak cukup untuk melingkari batangnya.

Menurut cerita warga, pohon jati ini sudah ada sebelum pemakaman berdiri.

Bahkan, ada makam pepunden Mbah Truno Yudan di tengah-tengahnya, yang diyakini sebagai cikal bakal desa setempat.

Pohon ini dianggap keramat dan tidak bisa ditebang. 

“Pernah ada yang mencoba memangkasnya, tapi tidak lama kemudian orang tersebut meninggal,” ujar Pak Suparlan, juru kunci pemakaman.

Pohon Belimbing Berambut Manusia: Fakta atau Mitos?

Di Dusun Bantar, Desa Popongan, Kecamatan Bringin, terdapat pohon belimbing tua yang konon memiliki rambut manusia tumbuh di batangnya.

Rambut ini bisa dibakar dan mengeluarkan bau khas seperti rambut manusia.

“Dulu rambutnya sangat lebat, tapi sekarang tinggal sedikit,” kata Pak Miran, seorang warga setempat. 

Menurutnya, rambut tersebut muncul karena pengaruh jenazah manusia yang dimakamkan di sekitar pohon. 

Pohon ini juga diyakini memiliki penunggu gaib yang sering menyesatkan orang asing yang melintas.

Batu Pengantin: Kutukan Cinta Abadi

Di Desa Watu Agung, Kecamatan Tuntang, terdapat batu besar yang dikenal sebagai Batu Pengantin.

Batu ini ditumbuhi pohon beringin tua di atasnya.

Menurut mitos, batu ini adalah jelmaan sepasang kekasih yang dikutuk menjadi batu karena sumpah sehidup semati.

Konon batu ini tidak boleh dilewati oleh pengantin baru, karena dipercaya akan membuat pernikahan mereka tidak langgeng.

Batu ini juga diyakini memiliki kekuatan magis dan sering dikunjungi untuk ritual tertentu.

Pohon Randu Alas: Penunggu Gaib di Pinggir Jalan

Di pinggir jalan raya depan Kecamatan Bawen, terdapat pohon randu alas raksasa yang usianya diperkirakan sudah ratusan tahun.

Pohon ini diyakini dihuni oleh makhluk gaib, termasuk ular besar yang konon panjangnya mencapai Gunung Kendali.

Banyak kecelakaan terjadi di sekitar pohon ini. Warga percaya itu karena ulah penghuni gaibnya.

Meski begitu, pohon ini tetap dilestarikan dan dianggap sebagai bagian dari sejarah lokal.

Menjaga Warisan Magis dan Sejarah

Dari pohon jati raksasa hingga batu pengantin, setiap lokasi ini menyimpan cerita yang memperkaya khazanah budaya dan sejarah Salatiga serta sekitarnya.

Meski sebagian besar kisahnya diliputi mistis, tidak bisa dipungkiri bahwa tempat-tempat ini memiliki daya tarik tersendiri.

Bagi yang penasaran, datanglah dan saksikan sendiri keunikan dan keindahan tempat-tempat ini.

Siapa tahu, kamu akan menemukan cerita baru yang belum terungkap!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.