Menguak Misteri dan Mistis Seputar Daerah Sekitar Salatiga: Mulai dari Pohon Blimbing Berambut Manusia hingga Batu Pengantin yang Dikutuk

JATENG.AKURAT.CO, Salatiga dan sekitarnya tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya, tetapi juga menyimpan cerita-cerita mistis yang menggetarkan.
Dari pohon jati purba berusia ratusan tahun hingga pohon blimbing berambut manusia, setiap lokasi memiliki kisah unik yang bercampur antara fakta, mitos, dan kepercayaan masyarakat.
Mari kita telusuri jejak magis yang masih hidup hingga kini.
Pohon Jati Purba: Raksasa yang Menjaga Makam
Di pemakaman umum Dusun Klopo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, terdapat empat pohon jati purba yang usianya diperkirakan sudah ratusan tahun.
Pohon-pohon ini begitu besar hingga tiga orang dewasa tidak cukup untuk melingkari batangnya.
Menurut cerita warga, pohon jati ini sudah ada sebelum pemakaman berdiri.
Bahkan, ada makam pepunden Mbah Truno Yudan di tengah-tengahnya, yang diyakini sebagai cikal bakal desa setempat.
Pohon ini dianggap keramat dan tidak bisa ditebang.
“Pernah ada yang mencoba memangkasnya, tapi tidak lama kemudian orang tersebut meninggal,” ujar Pak Suparlan, juru kunci pemakaman.
Pohon Belimbing Berambut Manusia: Fakta atau Mitos?
Di Dusun Bantar, Desa Popongan, Kecamatan Bringin, terdapat pohon belimbing tua yang konon memiliki rambut manusia tumbuh di batangnya.
Rambut ini bisa dibakar dan mengeluarkan bau khas seperti rambut manusia.
“Dulu rambutnya sangat lebat, tapi sekarang tinggal sedikit,” kata Pak Miran, seorang warga setempat.
Menurutnya, rambut tersebut muncul karena pengaruh jenazah manusia yang dimakamkan di sekitar pohon.
Pohon ini juga diyakini memiliki penunggu gaib yang sering menyesatkan orang asing yang melintas.
Batu Pengantin: Kutukan Cinta Abadi
Di Desa Watu Agung, Kecamatan Tuntang, terdapat batu besar yang dikenal sebagai Batu Pengantin.
Batu ini ditumbuhi pohon beringin tua di atasnya.
Menurut mitos, batu ini adalah jelmaan sepasang kekasih yang dikutuk menjadi batu karena sumpah sehidup semati.
Konon batu ini tidak boleh dilewati oleh pengantin baru, karena dipercaya akan membuat pernikahan mereka tidak langgeng.
Batu ini juga diyakini memiliki kekuatan magis dan sering dikunjungi untuk ritual tertentu.
Pohon Randu Alas: Penunggu Gaib di Pinggir Jalan
Di pinggir jalan raya depan Kecamatan Bawen, terdapat pohon randu alas raksasa yang usianya diperkirakan sudah ratusan tahun.
Pohon ini diyakini dihuni oleh makhluk gaib, termasuk ular besar yang konon panjangnya mencapai Gunung Kendali.
Banyak kecelakaan terjadi di sekitar pohon ini. Warga percaya itu karena ulah penghuni gaibnya.
Meski begitu, pohon ini tetap dilestarikan dan dianggap sebagai bagian dari sejarah lokal.
Menjaga Warisan Magis dan Sejarah
Dari pohon jati raksasa hingga batu pengantin, setiap lokasi ini menyimpan cerita yang memperkaya khazanah budaya dan sejarah Salatiga serta sekitarnya.
Meski sebagian besar kisahnya diliputi mistis, tidak bisa dipungkiri bahwa tempat-tempat ini memiliki daya tarik tersendiri.
Bagi yang penasaran, datanglah dan saksikan sendiri keunikan dan keindahan tempat-tempat ini.
Siapa tahu, kamu akan menemukan cerita baru yang belum terungkap!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










