Jateng

Waspada Moms! 6 Ikan yang Tidak Seharusnya Jadi MPASI, Ada Kandungan Merkuri Tinggi

Theo Adi Pratama | 26 November 2024, 15:26 WIB
Waspada Moms! 6 Ikan yang Tidak Seharusnya Jadi MPASI, Ada Kandungan Merkuri Tinggi

JATENG.AKURAT.CO, Ikan merupakan salah satu jenis protein yang baik dan boleh dikonsumsi 1-2 kali per minggu untuk bayi. Tapi, ketahui dulu jenis ikan yang tidak boleh untuk MPASI di sini!

Beberapa jenis ikan mengandung merkuri tinggi sehingga tidak disarankan untuk MPASI. 

Baca Juga: Tips Parenting: 6 Langkah Mengeluarkan Dahak Pada Bayi Usia 1 Tahun, Perhatikan ya Moms

Terlalu banyak asupan merkuri dapat mengganggu perkembangan sistem saraf bayi. 

Ini 6 ikan yang mengandung merkuri tinggi yang tidak boleh dijadikan MPASI, Bunda wajib tahu.  

1. Ikan Tuna Sirip Biru

Jenis ikan tuna lain yang tidak boleh diberikan sama sekali pada bayi karena tinggi merkuri , yaitu tuna sirip biru. 

Apabila Bunda ingin masak ikan tuna untuk MPASI si Kecil, lebih disarankan memilih ikan cakalang (skipjack tuna), ikan albakora (White Tuna), dan tuna sirip kuning atau madidihang (Yellowfin Tuna). 

Baca Juga: Tips Parenting: 5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Kepada Anak Bayi Usia 2 Bulan

2. Ikan Sembeliak Jingga 

Sembeliak jingga (orange roughy) atau ikan oranye dikenal juga dengan nama Hoplostethus Atlanticus. 

Sesuai dengan namanya, ikan ini memiliki warna orange kemerahan.  

Ikan ini memiliki usia hidup yang cukup panjang sehingga tubuhnya menyerap banyak merkuri (sekitar 0,571 - 1,12 ppm). 

Maka dari itu, sebaiknya tidak ditambahkan dalam MPASI bayi.   

3. Ikan Todak

Ikan todak (swordfish) termasuk dalam daftar ikan laut dengan kandungan merkuri tertinggi. 

Jadi, sedikit pun tidak boleh diberikan pada bayi dan anak di bawah usia 16 tahun. 

Bahkan orang dewasa hanya boleh mengonsumsi ikan ini maksimal 1 porsi (sekitar 113 gram) Ikan Todak dalam 1 minggu.   

4. Ikan Marlin

Ikan marlin biasa digunakan sebagai pengganti ikan tuna. Kandungan merkurinya yang sangat tinggi membuat marlin tercatat sebagai ikan yang tidak boleh untuk MPASI.  

Bunda yang sedang merencanakan kehamilan dan sedang hamil juga dilarang keras mengonsumsi ikan satu ini. 

Baca Juga: Tips Parenting: 5 Hal Agar Anak Anda Jadi Gemar Membaca Buku Sedari Kecil

5. Ikan Pari

Beberapa daerah di Indonesia gemar mengolah ikan pari sebagai makanan sehari-hari. Ada yang dijadikan ikan pari asap, mangut, gulai, juga oseng cabai hijau. 

Namun, ikan ini sebaiknya tidak diberikan kepada bayi dan anak-anak di bawah usia 14 tahun karena kandungan merkurinya tinggi. 

6. Ikan Kakap Putih

Ikan kakap putih atau Barramundi juga termasuk bahan makanan populer yang sering disantap keluarga Indonesia. 

Sayangnya, ikan ini tinggi merkuri sehingga termasuk  ikan yang tidak boleh untuk MPASI bayi.

Itulah ulasan tentang 6 Ikan yang Tidak Boleh untuk Dijadikan MPASI Karena Tinggi Kandungan Merkuri. *** 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.