Perjalanan dan Peran Masjid al-Muttaqin Kaliwungu: Pusat Spiritual dan Sejarah Kebangkitan Islam di Kendal

AKURAT.CO Sejarah, Masjid al-Muttaqin Kaliwungu, yang terletak di daerah Kendal, Jawa Tengah, menjadi sebuah monumen sejarah yang sarat makna.
Meskipun tidak ada manuskrip autentik yang menjelaskan tahun pasti berdirinya, keberadaan masjid ini diyakini masyarakat memiliki akar sejak abad XVII M.
Pendirinya, Kiai Guru Asari, adalah tokoh utama yang mengukir perjalanan bersejarah masjid ini.
Baca Juga: Sejarah Masjid Tua Jerrae Allakuang: Cagar Budaya Berusia 414 Tahun di Sulawesi Selatan
Sejarah dan Silsilah Warisan
Tidak ada manuskrip resmi yang mencatat tahun berdirinya, tetapi masyarakat setempat meyakini bahwa Masjid al-Muttaqin Kaliwungu berdiri pada abad XVII M.
Makam Kiai Guru Asari, pendiri masjid, dan silsilah keluarganya yang dijaga hingga saat ini, menjadi bukti akan sejarah panjang masjid ini.
Kiai Guru Asari adalah putra Kiai Ismail dari Yogyakarta dan keturunan Maulana Malik Ibrahim.
Transformasi Bangunan Seiring Waktu
Masjid ini mengalami beberapa kali perbaikan dan penggantian struktur, mencerminkan dinamika perjalanan waktu dan perubahan kebutuhan masyarakat.
Menurut Kiai Farchan, pewaris kedelapan Kiai Guru Asari, perubahan asli masjid ini tidak tercatat dengan rinci, tetapi empat kali perbaikan terakhir tercatat.
Antara lain, penggantian atap dari daun alang-alang ke seng oleh Kiai Muhammad pada awal abad XX, kemudian penggantian atap seng ke genteng oleh Kiai Abdullah, putra Kiai Muhammad.
Pada tahun 1922, Kiai Abdul Rosyid mengembangkan bangunan masjid dan serambi, dan tahun 1955, Kiai Hisyam Naib melakukan perluasan karena jumlah jamaah yang membludak.
Baca Juga: Perjalanan Masjid Tua Katangka: Pusaka Sejarah dan Kecantikan Arsitektur di Sulawesi Selatan
Peran Pemimpin dan Pusat Pendidikan
Kiai Guru Asari dan Masjid Jami memberikan dampak besar terhadap masyarakat Kaliwungu dan sekitarnya.
Kini, daerah ini telah berkembang menjadi pusat pesantren yang terkenal dengan julukan "Kota Santri".
Pondok pesantren di daerah ini berkembang seperti jamur di musim hujan, menampung santri dari berbagai daerah di Indonesia.
Tradisi Syawalan dan Kearifan Lokal
Masjid ini menjadi pusat kegiatan unik, yaitu Upacara Syawalan yang diadakan setiap tanggal 7 hingga 14 Syawal setiap tahunnya.
Baca Juga: Sejarah dan Perjalanan Masjid Jami Tua Palopo: Saksi Abad Penyebaran Islam di Sulawesi Selatan
Upacara ini sebenarnya adalah upacara haul wafatnya Kiai Guru Asari, tetapi saat ini lebih dikenal sebagai pasar malam selama satu minggu, bahkan kadang-kadang setengah bulan.
Masyarakat muslim di Jawa Tengah, terutama para orang tua, merasa kurang lengkap jika tidak mengunjungi Upacara Syawalan ini, yang sebenarnya merupakan ziarah ke makam Kiai Guru Asari sebagai bentuk penghormatan atas perjuangannya menyebarkan agama Islam di daerah Kaliwungu.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










