Jateng

Memperingati Tragedi Gempa Haiti: Sejarah Pahit yang Menginspirasi Mitigasi Bencana

Theo Adi Pratama | 12 Januari 2024, 11:13 WIB
Memperingati Tragedi Gempa Haiti: Sejarah Pahit yang Menginspirasi Mitigasi Bencana

AKURAT.CO Sejarah, Setiap tahunnya, pada tanggal 12 Januari, dunia memperingati salah satu tragedi bencana alam terbesar yang pernah terjadi: gempa bumi di Haiti pada tahun 2010.

Gempa berkekuatan M 7,0 ini mengguncang negara itu, meninggalkan luka-luka yang dalam dan membutuhkan waktu lama untuk pemulihan.

Baca Juga: Mengenang Momen-Momen Penting pada Tanggal 12 Januari: Hari Pemuda Nasional hingga Hari Peringatan Gempa Bumi Haiti

Gempa Bumi di Haiti: Sebuah Kehancuran

Gempa bumi yang pusat guncangan hanya 25 kilometer dari Ibu Kota Haiti, Port-au-Prince, dan berkedalaman 10 kilometer ini terjadi selama 30 detik.

Dengan merenggut nyawa sedikitnya 316.000 orang dan hampir satu juta orang kehilangan tempat tinggal, gempa Haiti tahun 2010 dianggap sebagai salah satu yang terparah yang pernah dihadapi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dampak yang Menghancurkan

Haiti, sebagai negara termiskin di belahan barat, memiliki infrastruktur dan layanan darurat yang tidak memadai untuk menghadapi bencana alam sebesar ini.

Gempa mengakibatkan kerusakan parah pada 90 persen bangunan di Haiti, termasuk pusat pemerintahan, rumah sakit, dan fasilitas publik lainnya.

Seluruh rumah sakit, bandara, dan pelabuhan mengalami kerusakan parah.

Baca Juga: Sejarah dan Perjalanan Candi Pringtali di Perbukitan Manoreh: Kekayaan Mistis di Lereng Jalur Samigaluh, Nanggulan

Tidak Ada Bantuan yang Cepat

Meskipun mendapat perhatian internasional, kerusakan infrastruktur yang parah membuat sulitnya pengiriman bantuan.

Kendala ini membuat banyak negara dan organisasi internasional kesulitan mengirimkan bantuan dengan cepat. Bahkan, getaran gempa terasa hingga negara tetangga seperti Kuba dan Venezuela.

Peringatan dan Pembelajaran

Dalam mengenang peristiwa tragis ini setiap tanggal 12 Januari, kita diingatkan akan urgensi persiapan mitigasi bencana.

Haiti menjadi contoh nyata bagaimana ketidakmampuan infrastruktur dapat memperparah dampak bencana alam.

Upaya peringatan dan edukasi mengenai tindakan preventif dan respons cepat menjadi sangat penting untuk mencegah bencana serupa di masa depan.

Baca Juga: Hari Ini Dalam Sejarah: Pertempuran Tarakan 1942, Epiknya Peperangan untuk Perebutan Ladang Minyak

Mitigasi Gempa Bumi: Peran Bersama

Dari kisah Haiti, kita belajar bahwa mitigasi gempa bumi memerlukan kolaborasi global.

Negara-negara dan organisasi internasional perlu bekerja sama dalam membangun infrastruktur tangguh dan merumuskan rencana mitigasi yang efektif.

Peringatan gempa setiap tahunnya harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam yang tak terduga.

Semoga, dengan kerjasama yang kuat, kita dapat melindungi nyawa dan harta benda lebih baik di masa depan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.