6 Pelajaran Hidup dari Kisah Masa Lalu Bartholomew Kuma, Sosok Paling Tulus di Semesta One Piece

AKURAT.CO Anime, 6 pelajaran hidup yang bisa diambil dari kisah masa lalu Kuma, sosok paling tulus di semesta One Piece.
Serial One Piece arc Egghead saat ini sudah memasuki kisah masa lalu Bartholomew Kuma. Seorang Pacifista yang dulunya dikira kejam namun ternyata dia adalah karakter yang baik.
Flashback masa lalu kuma bisa kamu baca di manga One Piece chapter 1095 sampai 1102. Disitu Eiichiro Oda mengungkap kisah mengharukan seorang Kuma yang ternyata adalah mantan budak tenryubito.
Sisi lain kisah masa lalu Kuma yang menyedihkan itu, ternyata ada pelajaran hidup yang bisa diambil hikmahnya oleh para fans setia One Piece.
Oleh karena itu, simak 6 pelajaran hidup yang bisa diambil dari kisah masa lalu Bartholomew Kuma yang membuat banyak fans One Piece terharu.
- Kuma Mengajarkan Kita Kalau Bahagia Bisa dari Hal Sederhana
Kuma mengajarkan kita kalau bahagia itu bisa sederhana. Ini terbukti saat dia dan Ginny menikmati makanan seadanya hingga menangis.
Ini karena mereka sudah bersyukur bisa hidup layak setelah mereka bisa lolos insiden perburuan budak di God Valley yang dilakukan Tenryubito.
Kuma dan Ginny mengajarkan kita bahwa untuk bahagia bisa dengan cara yang sederhana asalkan kita mau mensyukuri hidup.
- Berani Membela Kaum yang Tertindas
Sudah dijadikan budak oleh Tenryubito sejak kecil, membuat Kuma hidup sangat tertindas dan menderita. Ditambah lagi kedua orang tua meninggal sebagai budak.
Karena itu Kuma bertekad saat dewasa ia akan membebaskan orang dari penindasan. Apalagi Kuma mengidolakan sosok Nika, sosok pejuang kebebasan yang dulu diceritakan oleh ayahnya.
Setelah kembali ke Kerajaan Sorbet, Kuma juga dengan berani menentang Raja Bekori yang suka menindas rakyat miskin.
Atas tindakannya itu Kuma bahkan difitnah sebagai seorang Tyran alias orang yang kejam.
- Tulus Ikhlas Dalam Membantu Orang Lain
Kita sempat terkecoh saat diawal cerita One Piece, Kuma digambarkan sebagai sosok cyborg mesin pembunuh tanpa perasaan. Tapi setelah Eiichiro Oda menyajikan cerita masa lalu Kuma, semua anggapan itu sirna.
Kuma ternyata adalah orang baik di dunia One Piece. Ia dengan rela dan ikhlas untuk membantu orang lain.
Kuma dengan rela menjadi umpan saat insiden God Valley hingga ia berhasil mencuri buah iblis Nikyu Nikyu no Mi. Kuma juga dengan senang hati menyembuhkan para lansia di kawasan miskin kerajaan Sorbet. Ia melakukannya tanpa dibayar sepeserpun.
- Berdamai dengan Takdir Hidup Meskipun Menyakitkan
Kuma termasuk karakter yang menerima takdir yang sangat menyedihkan, sejak kecil sudah jadi budak, orang tua nya dibunuh, harus diburu Pemerintah Dunia, Ginny orang yang ia cintai harus meninggal setelah diculik Tenryubito, ditambah lagi ia harus merawat Bonney setelah kematian Ginny.
Semua takdir yang menyedihkan itu diterima Kuma dengan rasa ikhlas. Ia sudah berdamai dengan semua hal yang terjadi pada hidupnya.
Bahkan ia sudah siap jika harus menjadi cyborg Pacifista demi menyelamatkan putrinya.
Baca Juga: Lewat Karakter Bartholomew Kuma, Eiichiro Oda Berikan 6 Pelajaran Hidup Kepada Para Fans One Piece
- Mau Berkorban untuk Masa Depan Generasi Berikutnya
Semenjak Kuma bergabung dengan Dragon di Pasukan Revolusi, ia diam-diam mengamati pergerakan Bonney dan Luffy.
Kuma yakin kalau di masa depan keduanya akan menjadi bajak laut hebat yang bisa menyelamatkan dunia dari penindasan Pemerintah Dunia.
Untuk hal ini, Kuma rela dirinya dijadikan cyborg tanpa akal demi kesembuhan Bonney.
Selain itu, Kuma juga melakukan hal yang dianggap kejam kepada kru Bajak Laut Topi Jerami. Padahal semua Kuma lakukan agar Luffy dan krunya bisa bertambah kuat untuk menghadapi musuh-musuh di New World.
- Menjadi Ayah yang Baik untuk Bonney, Meskipun Bukan Anak Kandungya
Pada flashback Kuma, kita akhirnya tahu kalau Bonney adalah anaknya Ginny dengan seorang Tenryubito yang masih dirahasiakan.
Setelah Ginny meninggal karena penyakit Sapphire Scale, Bonney diasuh oleh Kuma, ia sudah menganggapnya sebagai anaknya sendiri.
Kuma mau membesarkan dan merawat Bonney yang bukan darah dagingnya sendiri. Kuma juga menjadi ayah yang baik bagi Bonney. Ia mengajari semua hal termasuk berbagai cita-cita untuk berlayar bersama menuju lautan.
Yang paling mengharukan para fans One Piece adalah, saat Bonney terkena penyakit yang sama dengan Ginny, Kuma rela menjadi obat ke seluruh penjuru dunia.
Lalu setelah bertemu Dr. Vegapunk. Kuma rela untuk dijadikan Cyborg tanpa ingatan dan jiwa hanya demi agar Bonney bisa disembuhkan.
Itulah pelajaran hidup yang bisa diambil dari karakter Bartholomew Kuma, sosok yang paling tulus di semesta One Piece. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










