Jateng

Ragam Panggilan Ibu di Berbagai Daerah Indonesia: Tradisi yang Mewarnai Hari Ibu

Theo Adi Pratama | 21 Desember 2023, 10:35 WIB
Ragam Panggilan Ibu di Berbagai Daerah Indonesia: Tradisi yang Mewarnai Hari Ibu

AKURAT.CO, Hari Ibu yang dirayakan setiap tahun pada tanggal 22 Desember bukan sekadar perayaan, tetapi juga merupakan bentuk apresiasi kepada setiap perempuan yang menjalankan peran domestik atau urusan rumah tangga dengan penuh dedikasi.

Peringatan Hari Ibu menjadi wadah untuk menunjukkan rasa terima kasih dan penghargaan kepada ibu-ibu yang telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka dengan baik.

Berbicara tentang Hari Ibu, nama "Ibu" seringkali menjadi kata pertama yang diucapkan oleh anak-anak saat mereka mulai belajar berbicara dan mengenal lingkungan sekitar.

Baca Juga: Menggali Makna Hari Ibu dari Perspektif Sejarah: Tradisi dan Perbedaan Latar Belakang di Indonesia dan AS

Di Indonesia, sebutan untuk ibu tidak hanya terbatas pada kata "Ibu" saja, melainkan memiliki berbagai variasi panggilan sesuai dengan keberagaman budaya dan suku bangsa di tanah air.

Berikut adalah 15 panggilan untuk ibu dari berbagai daerah di Indonesia:

1. Ine (Gayo, Aceh): Panggilan Ine umumnya digunakan oleh masyarakat Aceh, khususnya di daerah Gayo.

2. Nande (Batak Karo, Sumatra Utara): Sebutan untuk ibu di daerah suku Batak Karo, Sumatra Utara.

3. Oma/Omak (Batak Toba, Sumatra Utara): Di suku Batak Toba, panggilan untuk ibu bisa berupa Oma atau Omak.

Baca Juga: Pesona Wisata Alam dan Cerita yang Ada di Air Terjun Kedung Kayang, Kabupaten Magelang

4. Amak/Mandeh (Minang, Sumatra Barat): Panggilan Amak atau Mandeh digunakan di daerah Minang, Sumatra Barat.

5. Ebok/Emek (Palembang): Di Palembang, panggilan untuk ibu dapat berupa Ebok atau Emek.

6. Ambu/Emak/Indung (Jawa Barat): Masyarakat Jawa Barat menggunakan panggilan Ambu, Emak, atau Indung untuk ibu mereka.

7. Ibuk/Mbok/Biyung (Jawa Tengah dan Jawa Timur): Di Jawa Tengah dan Jawa Timur, penyebutan nama ibu lebih menggunakan panggilan "Ibuk, Mbok, atau Biyung."

8. Biyang (Bali): Orang Bali memanggil ibu mereka dengan sebutan Biyang, mirip dengan panggilan di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Baca Juga: Mengintip Keindahan Tersembunyi Curug Cikaso, Surga Wisata di Kabupaten Sukabumi

9. Ina (Bima/Nusa Tenggara Barat): Di Bima, Nusa Tenggara Barat, masyarakat setempat memanggil ibu dengan sebutan Ina.

10. Inaq (Lombok/Nusa Tenggara Barat): Di Lombok, Nusa Tenggara Barat, panggilan untuk ibu adalah Inaq.

11. Ebo/Ebhu (Madura): Masyarakat Madura memanggil ibu dengan sebutan Ebo atau Ebhu.

12. Anrong (Makassar, Sulawesi Selatan): Di Makassar, Sulawesi Selatan, masyarakat suku Bugis menyebut ibu mereka dengan panggilan Anrong.

13. Amma/Kindo (Mandar, Sulawesi Barat): Di Mandar, Sulawesi Barat, ibu dapat dipanggil dengan sebutan Amma atau Kindo.

14. Ende/Ine (Manggarai, Nusa Tenggara Timur): Di Manggarai, Nusa Tenggara Timur, panggilan untuk ibu adalah Ende atau Ine.

Baca Juga: Sejarah Indonesia: Legenda Lubuk Emas di Sungai Asahan, Ada Kisah Pahit di Balik Pemberian Nama

15. Mace (Papua): Di Papua, nama panggilan untuk ibu adalah Mace.

Keberagaman panggilan untuk ibu ini mencerminkan kaya akan budaya dan tradisi yang dimiliki oleh Indonesia.

Meskipun berbeda-beda, esensi dari Hari Ibu tetap mengajarkan kita untuk menghargai peran penting perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Selamat merayakan Hari Ibu!***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.