SDN 2 Waluyo Kebumen Dibobol Maling, 15 Laptop Raib, Kerugian Capai Rp90 Juta

JATENG.AKURAT.CO, Aksi pencurian terjadi di SDN 2 Waluyo, Kabupaten Kebumen, pada Minggu (19/4).
Akibat insiden ini, belasan laptop dan berbagai aset penting sekolah raib digondol pelaku yang diduga beraksi di malam hari.
Pencurian ini pertama kali terungkap pada Senin (20/4) pagi sekitar pukul 06.30 WIB.
Petugas kebersihan sekolah yang hendak memulai rutinitasnya terkejut melihat kondisi pintu ruang guru yang sudah rusak.
Kepala Tata Usaha SDN 2 Waluyo, Irawati, membenarkan kejadian tersebut.
Ia menjelaskan, bahwa kunci pintu ruangan ditemukan dalam keadaan rusak paksa.
"Begitu petugas datang dan melihat pintu ruangan terbuka dengan kunci yang rusak, kami langsung melakukan pengecekan ke dalam. Ternyata benar, sejumlah barang inventaris sekolah sudah hilang dari tempatnya," ungkap Irawati.
Pihak sekolah merinci sejumlah perangkat elektronik dan barang berharga lainnya yang berhasil dibawa lari oleh pencuri, di antaranya:
- 15 Unit Laptop (Sarana utama pembelajaran)
- 1 Unit Proyektor
- 1 Unit Printer
- 2 Tabung Gas Elpiji
Berdasarkan taksiran sementara, SDN 2 Waluyo harus menanggung kerugian materiil hingga Rp90 juta.
Kehilangan ini menjadi pukulan berat bagi pihak sekolah, mengingat laptop dan proyektor tersebut merupakan penunjang utama kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa.
Pencurian diduga kuat terjadi dalam rentang waktu antara pukul 22.00 WIB hingga 05.30 WIB, saat situasi sekolah sedang sepi tanpa penjagaan ketat.
Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Buluspesantren langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Petugas telah mengumpulkan bukti-bukti dan meminta keterangan dari dua orang saksi, yakni penjaga sekolah dan petugas kebersihan yang pertama kali menemukan lokasi dalam keadaan acak-acakan.
Pihak sekolah berharap aparat kepolisian dapat segera mengidentifikasi dan menangkap pelaku agar barang-barang milik negara tersebut bisa kembali.
Peristiwa ini juga menjadi alarm keras bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Kebumen untuk memperketat sistem keamanan, seperti pemasangan CCTV atau penambahan personel keamanan sekolah.
Kini, kasus tersebut tengah ditangani secara intensif oleh Kepolisian Sektor Buluspesantren guna mengungkap jaringan pelaku di balik aksi pencurian spesialis sekolah ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




