Jateng

Dua Begal Sadis di Halmahera Semarang Dibekuk Polisi

Muhammad Husni Mushonifi | 9 April 2026, 14:49 WIB
Dua Begal Sadis di Halmahera Semarang Dibekuk Polisi

JATENG.AKURAT.CO, Aparat kepolisian dari Polrestabes Semarang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang sempat viral di media sosial.

Dua pelaku yang terlibat dalam aksi begal sadis tersebut kini telah diamankan setelah sempat menjadi perhatian publik.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 5 April 2026, di kawasan Jalan Halmahera, Kelurahan Karang Tempel, Kecamatan Semarang Timur.

Saat itu, dua korban tengah dalam perjalanan untuk beribadah ketika tiba-tiba dihampiri pelaku yang meminta barang berharga.

Situasi dengan cepat berubah mencekam. Pelaku yang membawa senjata tajam langsung melancarkan aksinya dan melukai korban.

Akibat serangan tersebut, salah satu korban mengalami luka cukup serius di bagian wajah.

Kapolrestabes Semarang, M. Syahduddi, mengungkapkan bahwa pihaknya bergerak cepat melakukan penyelidikan setelah rekaman kejadian beredar luas.

“Berdasarkan hasil penyelidikan serta dukungan rekaman CCTV di sekitar lokasi, identitas pelaku berhasil kami kantongi,” ujarnya saat konferensi pers di Mapolrestabes, Rabu (8/4/2026).

Polisi kemudian melakukan pengejaran intensif hingga berhasil menangkap tersangka berinisial DBS alias Weng di wilayah Demak.

Pengembangan kasus berlanjut hingga mengarah pada pelaku utama berinisial Dito, yang sempat melarikan diri ke Magelang sebelum akhirnya berhasil dibekuk.

Dari hasil pemeriksaan, Dito diketahui merupakan residivis kasus serupa dan telah beberapa kali berurusan dengan hukum sejak 2019.

Ia berperan sebagai eksekutor yang melakukan perampasan sekaligus penganiayaan menggunakan senjata tajam.

Sementara rekannya bertugas sebagai pengemudi dan memantau situasi di lokasi kejadian.

Kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di kawasan yang sepi atau minim penerangan.

Warga juga diminta untuk tidak ragu meminta bantuan aparat serta mengutamakan keselamatan diri dibandingkan mempertahankan barang berharga dalam situasi berbahaya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.