Nyaris 6 Kilogram Ganja Gagal Beredar di Salatiga, Sinergi BNNP, Polres, dan Bea Cukai Bongkar Jaringan Narkotika

JATENG.AKURAT.CO, Upaya peredaran hampir enam kilogram ganja di Kota Salatiga berhasil digagalkan melalui operasi gabungan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, Polres Salatiga, dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Tengah-DIY. Dalam pengungkapan tersebut, petugas menyita total 5.896,1 gram ganja serta mengamankan dua tersangka yang diduga menjadi bagian dari jaringan peredaran narkotika di Jawa Tengah.
Keberhasilan operasi lintas instansi itu dipaparkan dalam konferensi pers di Mapolres Salatiga, Selasa (21/7/2026), yang dihadiri Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi, Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNNP Jawa Tengah Kombes Pol. Henry Julius Pardomuan, serta perwakilan Kanwil DJBC Jawa Tengah dan DIY.
Kasus ini terungkap berawal dari laporan masyarakat mengenai dugaan transaksi narkotika di wilayah Kecamatan Argomulyo. Menindaklanjuti informasi tersebut, Satresnarkoba Polres Salatiga melakukan penyelidikan hingga menangkap FIU (37). Dari hasil pemeriksaan, penyidik kemudian mengembangkan kasus dan berhasil mengamankan CH alias Hansen (25), yang diduga terlibat dalam jaringan yang sama.
Penyidikan mengarah pada sembilan lokasi berbeda di Kota Salatiga yang dijadikan tempat penyimpanan narkotika. Paket-paket ganja ditemukan tersembunyi di sejumlah titik, mulai dari pinggir jalan, bawah pohon, belakang panel listrik hingga gazebo pos kamling.
Petugas juga menggeledah sebuah rumah kos di kawasan Pengilon, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti. Dari lokasi tersebut ditemukan ganja siap edar beserta alat pendukung seperti timbangan digital, plastik klip, lakban, sedotan, dan perlengkapan pengemasan. Pada tahap awal penyidikan, polisi mengamankan barang bukti berupa 2,83 gram sabu dan 3.820,5 gram ganja.
Pengembangan perkara kemudian mengungkap adanya pengiriman ganja melalui jasa ekspedisi yang ditujukan kepada salah satu tersangka. Informasi tersebut ditindaklanjuti melalui koordinasi antara Polres Salatiga, BNNP Jawa Tengah, dan Kanwil DJBC Jawa Tengah-DIY.
Hasilnya, pada 16 Juli 2026 BNNP Jawa Tengah berhasil mengamankan paket kiriman berdasarkan informasi intelijen dari Bea Cukai. Sehari kemudian, barang bukti tersebut diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Salatiga untuk kepentingan penyidikan. Dengan tambahan hasil operasi bersama itu, total ganja yang berhasil disita mencapai 5.896,1 gram yang diduga siap diedarkan di wilayah Salatiga dan sekitarnya.
Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat menegaskan, pengungkapan ini membuktikan bahwa pemberantasan narkotika membutuhkan kolaborasi kuat antarlembaga.
"Keberhasilan ini menunjukkan bahwa perang melawan narkoba hanya dapat dimenangkan melalui sinergi yang solid. Kami mengapresiasi kerja sama Polres Salatiga dan Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah-DIY dalam Join Operations ini. Kejahatan narkotika merupakan kejahatan terorganisir sehingga tidak bisa ditangani oleh satu institusi saja," ujarnya.
Menurut Agus Rohmat, penyitaan hampir enam kilogram ganja bukan sekadar keberhasilan mengungkap tindak pidana, tetapi juga langkah menyelamatkan ribuan masyarakat, terutama generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
"Di balik setiap kilogram narkotika yang berhasil diamankan terdapat ribuan potensi penyalahgunaan yang berhasil dicegah. Karena itu kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan kepolisian, Bea Cukai, TNI, pemerintah daerah, kejaksaan, serta seluruh pemangku kepentingan. Kami juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika," katanya.
Sementara itu, Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Jawa Tengah Kombes Pol. Henry Julius Pardomuan menyebut keberhasilan tersebut merupakan implementasi nyata dari kerja sama operasional yang telah dibangun selama ini.
Menurutnya, kolaborasi tidak hanya dilakukan saat penindakan, tetapi juga melalui pertukaran informasi intelijen, analisis jaringan, pemantauan jalur distribusi, hingga koordinasi penegakan hukum sehingga proses pengungkapan berjalan lebih cepat dan efektif.
Ia juga mengingatkan bahwa jaringan narkotika kini semakin adaptif dengan memanfaatkan jasa ekspedisi sebagai jalur distribusi.
"BNNP Jawa Tengah bersama seluruh mitra akan terus memperkuat fungsi intelijen, meningkatkan operasi bersama, dan mengoptimalkan pertukaran informasi agar setiap upaya penyelundupan maupun peredaran narkotika dapat dideteksi sejak dini. Kami tidak akan memberi ruang bagi jaringan narkotika berkembang di Jawa Tengah," tegasnya.
Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi mengatakan keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari peran masyarakat yang memberikan informasi awal kepada aparat.
"Berawal dari laporan masyarakat, kemudian dilakukan penyelidikan intensif hingga berhasil mengungkap jaringan dengan barang bukti ganja hampir enam kilogram. Ini membuktikan bahwa sinergi antarinstansi dan partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan pemberantasan narkotika," ujarnya.
Ia memastikan penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap pemasok dan jaringan yang lebih besar.
"Polres Salatiga berkomitmen menindak tegas seluruh pelaku, baik pengedar, kurir maupun aktor yang berada di belakang jaringan ini. Kami akan terus mengembangkan penyidikan agar mata rantai peredaran narkotika dapat diputus hingga ke akar-akarnya," tandasnya.
Saat ini kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Salatiga. Penyidik masih melakukan pemeriksaan laboratorium forensik, berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum, serta mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas. Keberhasilan operasi gabungan ini sekaligus mempertegas komitmen BNNP Jawa Tengah, Polres Salatiga, dan Bea Cukai dalam menutup ruang gerak jaringan narkotika demi mewujudkan Jawa Tengah yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Dikabarkan Sakit Mendadak, Ini Fakta Meninggalnya Putri Juficha Tepat di Hari Ulang Tahunnya yang ke-26
- 2Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 3Jadwal dan Prediksi Skor Persib vs Sabah FC Malam Ini: Maung Bandung Tampil Pincang, Mampukah Tetap Menang? Siaran Langsung Indosiar
- 4Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 5Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 6Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 7Prediksi Skor Persebaya vs Penang FC: Bajul Ijo Incar Kemenangan di Hadapan Bonek dan Bonita
- 8Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 9Diburu Tiga Raksasa Liga Inggris! Victor Osimhen Jadi Rebutan Manchester United, Arsenal dan Tottenham
- 10Jadwal Sepak Bola Hari Ini, Sabtu 15 Agustus 2026: Persebaya, Persib, Chelsea hingga Manchester United Tampil



