Sosok Dalang Korupsi MBG Segera Terungkap! Eks Wakil Kepala BGN Siap Bongkar Nama-Nama Besar

JATENG.AKURAT.CO– Kasus dugaan korupsi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki babak baru yang berpotensi menyeret lebih banyak pihak.
Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, yang kini berstatus tersangka, menyatakan kesiapannya menjadi justice collaborator (JC) dan mengungkap pihak-pihak yang disebut terlibat dalam skandal tersebut.
Langkah Sony ini memunculkan spekulasi baru mengenai siapa sebenarnya aktor utama di balik dugaan penyimpangan program yang menjadi salah satu proyek strategis pemerintah tersebut.
Melalui tim kuasa hukumnya, Sony menegaskan dirinya bukan sosok yang selama ini dituding sebagai otak praktik korupsi dalam pengelolaan MBG.
Kuasa hukum Sony, Krisna Murti, mengatakan keputusan kliennya untuk mengajukan diri sebagai justice collaborator telah disampaikan kepada penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung saat pemeriksaan berlangsung.
"Pak Sony menyatakan siap menjadi justice collaborator. Tekad ini sudah dituangkan dalam BAP di Kejaksaan," ujar Krisna, Jumat (5/6/2026).
Klaim Siap Buka Nama Tokoh Eksekutif dan Legislatif
Menurut Krisna, pengajuan status justice collaborator bukan sekadar strategi hukum, melainkan bentuk komitmen kliennya untuk membantu penyidik mengungkap perkara secara menyeluruh.
Yang menarik, Sony disebut siap membeberkan nama-nama tokoh penting yang diduga mengetahui atau bahkan terlibat dalam praktik korupsi MBG.
"Menurut klien saya, yang jelas melibatkan tokoh-tokoh dari kalangan eksekutif dan legislatif. Klien saya siap buka semuanya," kata Krisna.
Pernyataan tersebut langsung memantik perhatian publik.
Pasalnya, selama ini kasus MBG lebih banyak menyoroti pejabat internal Badan Gizi Nasional. Jika pernyataan itu terbukti, bukan tidak mungkin penyidikan akan berkembang ke pihak lain di luar institusi tersebut.
Bantah Jadi Otak Kasus MBG
Tim kuasa hukum juga membantah anggapan bahwa Sony merupakan sosok utama di balik dugaan praktik jual-beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi salah satu fokus penyidikan.
Mereka menilai kliennya justru memiliki informasi penting yang dapat membantu aparat penegak hukum mengungkap konstruksi perkara secara utuh.
Surat resmi pengajuan justice collaborator disebut akan segera disampaikan kepada Kejaksaan Agung dalam waktu dekat.
"Pada waktunya nama-nama tokoh yang terlibat akan kita buka di pengadilan. Ini adalah itikad baik dari Pak Sony agar kasusnya transparan," ujar Krisna.
Tiga Pimpinan BGN Jadi Tersangka
Dalam perkara ini, Kejaksaan Agung telah menetapkan tiga pejabat tinggi Badan Gizi Nasional sebagai tersangka, yakni mantan Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.
Ketiganya diduga terlibat dalam berbagai penyimpangan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis selama periode 2025 hingga 2026.
Penyidik menduga para tersangka melakukan penunjukan yayasan pengelola SPPG yang memiliki afiliasi tertentu sehingga menyebabkan terjadinya pemotongan atau penyunatan insentif harian.
Tak hanya itu, penyidik juga menemukan dugaan praktik mark up dalam sejumlah pengadaan barang untuk mendukung program MBG, mulai dari motor listrik, sepatu, televisi hingga tablet.
Ancaman Hukuman Berat
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 603 dan Pasal 604 juncto Pasal 20 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana terbaru.
Saat ini ketiga tersangka telah menjalani masa penahanan selama 20 hari di Rumah Tahanan Salemba cabang Kejaksaan Agung dan cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
Dengan adanya rencana Sony Sonjaya menjadi justice collaborator, publik kini menunggu apakah pengakuan tersebut benar-benar akan membuka tabir pihak-pihak yang selama ini berada di balik layar pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis.
Jika hal itu terjadi, kasus yang semula hanya menyeret pejabat BGN berpotensi berkembang menjadi perkara yang lebih besar dan melibatkan aktor-aktor berpengaruh di tingkat nasional.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dikabarkan Sakit Mendadak, Ini Fakta Meninggalnya Putri Juficha Tepat di Hari Ulang Tahunnya yang ke-26
- 2Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 3Jadwal dan Prediksi Skor Persib vs Sabah FC Malam Ini: Maung Bandung Tampil Pincang, Mampukah Tetap Menang? Siaran Langsung Indosiar
- 4Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 5Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 6Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 7Prediksi Skor Persebaya vs Penang FC: Bajul Ijo Incar Kemenangan di Hadapan Bonek dan Bonita
- 8Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 9Diburu Tiga Raksasa Liga Inggris! Victor Osimhen Jadi Rebutan Manchester United, Arsenal dan Tottenham
- 10Jadwal Sepak Bola Hari Ini, Sabtu 15 Agustus 2026: Persebaya, Persib, Chelsea hingga Manchester United Tampil






