Lagi, Siswa SMK di Semarang Meregang Nyawa Dalam Duel Antar Geng

JATENG.AKURAT.CO, Viral berita-berita di media sosial seorang siswa SMK Negeri di Semarang meregang nyawa karena terkena bacokan, Kamis (13/2/2025).
Diduga korban menjadi salah satu orang yang terlibat dalam duel antar pelajar antara SMK Negeri di Jalan Kokrosono Raya dengan SMK Negeri di Jalan Admodirono Semarang.
Insiden pembacokan terjadi di Jalan Barito, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang.
Korban tewas berinisial APW alias P (18) asal Tanjung Mas Semarang.
Kejadian tersebut bermula Rabu sore (12/2/2025) sekitar pukul 17.00. Saksi MVH (18) warga Jalan Wiroto Dalam, Krobokan, Semarang Barat dijemput korban di rumahnya.
MVH diketahui sebagai alumni satu sekolah dengan korban.
Keduanya lantas mengendarai motor berboncengan menuju SMKN di Jalan Kokrosono Raya.
Di depan SMKN tersebut, keduanya bertemu dengan beberapa temannya.
Saat itulah korban APW mengatakan kepada MVH dengan perkataan, "Ayo melu aku mau duel dengan SMK 3”
Setelah itu, korban mengambil senjata tajam di semak-semak dekat SMKN Jalan Kokrosono Raya.
Usai mengambil senjata tajam, korban, saksi MVH, dan lima temannya mengendarai tiga sepeda motor menuju Jalan Barito.
Dalam perjalanan kelompok korban dan MVH bertemu dengan saksi NA, 18, warga Puspogiwang, Semarang Barat dan beberapa temannya di Jalan Barito dekat Jembatan Citarum.
NA diketahui juga siswa SMKN di Jalan Kokrosono Raya.
Setelah itu, kawanan remaja ini menuju tempat kejadian di Jalan Barito depan SMK Dr Cipto.
Disitulah kelompok yang diduga siswa SMKN di Jalan Admodirono Semarang sudah menunggu.
Setelah itu, korban APW turun dari sepeda motor dengan memegang senjata tajam mendekat ke arah pelaku yang juga membawa senjata tajam.
Tak pelak, duel pun terjadi antara korban dengan para pelaku.
Akibatnya, korban mengalami luka, dan lari menjauh dari pelaku.
Melihat temannya terluka, saksi MVA dan NA segera menolong dengan membawa korban ke RS Pantiwilasa Citarum untuk mendapatkan perawatan.
Namun karena lukanya sangat parah, nyawa korban tak bisa diselamatkan.
Terdapat sembilan luka bacok, tusukan dan irisan di tubuh korban.
Hingga kini, para pelaku masih dalam pengejaran polisi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










