Jateng

Kasus Penembakan Siswa SMKN 4 Semarang Kembali Mencuat, Aipda Robig Jalani Rekonstruksi

Theo Adi Pratama | 31 Desember 2024, 08:26 WIB
Kasus Penembakan Siswa SMKN 4 Semarang Kembali Mencuat, Aipda Robig Jalani Rekonstruksi

Akurat.co - Setelah dipecat dari kepolisian dan ditetapkan sebagai tersangka, Aipda Robig mulai dibawa oleh petugas untuk menjalani serangkaian rekonstruksi di TKP yang digelar Polda Jateng.

Ini adalah babak baru dari rangkaian kasus penembakan terhadap Gamma Rizky Oktavian, seorang siswa SMKN 4 Semarang hingga tewas.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto turut hadir di lokasi rekonstruksi menuturkan, rekonstruksi ini sebagai kegiatan penting dalam melanjutkan bagian penyelidikan dan proses hukum terhadap pelaku.

"Rekonstruksi kasus penembakan korban GR. Rekonstruksi ini merupakan peristiwa setelah sidang etik. Untuk mengungkap kasus ini secara menyeluruh seperti pada saat kejadian," kata Artanto.

Di lokasi rekonstruksi, Senin, 30 Desember 2024, pihak kepolisian dan Jaksa Penuntut Umum meminta pelaku tersangka penembakan menunjukkan adegan seperti pada waktu kejadian.

Lokasi tempat terjadinya penembakan ini berada di sekitar Masjid Al-Amin Kalipancur, tepatnya di Jalan Candi Penataran Raya.

Rekonstruksi sendiri dilakukan, Direskrimum Polda Jawa Tengah yang melakukan penyelidikan di TKP.

Menurut Artanto, rekonstruksi tersebut memperagakan sekitar 44 adegan, mulai dari korban GRO yang bertemu dengan teman-temannya hingga pertemuan GRO bersama dengan Aipda R.

Rekonstruksi penembakan digelar di enam titik lokasi, yakni di Jrakah tempat mereka berkumpul, yakni rumah teman korban, kos teman korban yang bernama Febri di kawasan Pusponjolo, di titik pengambilan senjata tajam.

Kemudian, lokasi rencana perkelahian atau tawuran, jembatan di jalan Untung Suropati, dan terakhir di depan toko modern di wilayah Kalipancur yang menjadi lokasi penembakan GRO yang dilakukan oleh Aipda Robig.

Di lokasi titik terakhir, yakni depan Alfamart Kalipancur, rekontruksi menghadirkan tersangka untuk memperagakan proses bertemunya korban GRO dan teman-temannya dengan tersangka hingga terjadinya penembakan.

Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka yang merupakan mantan anggota Satresnarkoba Polrestabes Semarang memperagakan saat menghadang para korban dan melesatkan tembakan empat kali hingga menewaskan GRO atau Gamma.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.