Datang Membela Temannya Yang Dikeroyok, Pemuda Ini Sabetkan Alat Berbahaya Ke Seorang Pemuda lainnya

AKURAT.CO, Sebuah tragedi penghilangan nyawa terjadi kembali saat jam makan sahur di jalan Kawi Kelurahan Wonotunggal Kecamatan Candisari Kota Semarang pada Jum’at (22/3/2024) lalu.
Kisah ini diungkap oleh Kasatreskrim Polrestabes Semarang, Andika Dharma Sena pada konferensi pers, Selasa (26/3/2024) di lobi Polrestabes Semarang.
Andika mengatakan pada saat itu sebenarnya ada sekelompok remaja yang sedang membangunkan sahur, namun datang kelompok pemuda lain yang tiba-tiba datang untuk melakukan perang sarung.
Namun ternyata, kelompok pemuda yang datang belakangan tersebut membawa alat berbahaya dan menyabetkannya kepada salah satu korban hingga meregang nyawa.
“Ceritanya akan membangunkan sahur namun terjadi perang sarung dengan pelaku. Kemudian pelaku menyerang lawannya dengan menggunakan alat berbahaya sehingga korban mengalami luka robek,” tutur Andika.
Pelaku bernama Said dan Dafri. Mereka mengeroyok korban dengan senjata tajam.
Baca Juga: Kinerja LKPP RI Diapresiasi, Sukses Tingkatkan Belanja Produk Dalam Negeri
Pelaku yang bernama Said menceritakan pada awalnya dia ingin tidur namun dibangunkan oleh temannya karena mendengar informasi bahwa temannya dikeroyok. Sontak Said langsung datang ke lokasi pengeroyokan namun Said dipukuli.
Kemudian Said kembali kerumah temannya untuk mengambil alat berbahaya dan kembali ke lokasi dengan niat untuk menakut-nakuti kelompok pemuda yang melakukan penegroyokoan.
Namun Said tetap mendapatkan pukulan oleh korban sehingga alat berbahaya yang ada ditangannya langsung dia sabetkan ke tubuh korban.
Baca Juga: Penagih Hutang Mendapat Sabetan Alat Berbahaya Karena Berkata Kasar Kepada Orang Tua
“Awalnya saya tidur di rumah temen saya kemudian dibangunkan karena informasinya temen saya dikeroyok di Jl Kawi,” ujar Said.
“Saya langsung berangkat ke Jl Kawi dan belum bawa senjata. Tapi di Jl Kawi saya dipukul kemudian saya kembali lagi ambil senjata. Nah pas sampai di lokasi saya dipukul lagi terus saya relfleks menyambitkan senjata yang saya bawa,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat







