Viral Video di Rumah Duka Vidi Aldiano, Sule Akui Khilaf dan Minta Maaf

JATENG.AKURAT.CO, Kepergian penyanyi Vidi Aldiano pada Sabtu, 7 Maret 2026 lalu, menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya.
Namun di tengah suasana berkabung, sebuah konten yang dibuat oleh komedian Sule justru memicu polemik di media sosial. Video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya itu memperlihatkan suasana di sekitar rumah duka Vidi Aldiano di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Bukannya simpati, Sule justru menuai kritik tajam dari warganet yang menilai tindakan membuat konten di momen duka kurang pantas dan tidak menunjukkan empati.
Melihat reaksi negatif yang mengalir deras, ayah dari penyanyi Rizky Febian itu akhirnya angkat bicara dan menyampaikan permohonan maaf .
Sule Terima Kritik dan Hapus Konten
Dalam klarifikasinya, Sule mengaku menerima semua masukan dari publik dan tidak ingin berpolemik lebih lanjut.
Sebagai bentuk tanggung jawab, ia memastikan video tersebut telah dihapus dari kanal YouTube miliknya .
"Kita terima masukannya. Kalau memang salah ya minta maaf. Saya tidak ada indikasi apa pun. Saya minta maaf ini menjadi pro dan kontra," ujar Sule saat ditemui awak media, Selasa (10/3/2026) .
Sule menegaskan bahwa video yang diambil di luar rumah duka itu tidak bertujuan untuk mencari keuntungan finansial. Ia menjelaskan, konten tersebut dibuat untuk memberi informasi kepada publik mengenai situasi di lokasi agar para pelayat yang ingin datang bisa lebih mudah mengenali tempatnya.
"Kalau istilahnya kita cari cuan di situ nggak lah, kita tidak memonetisasi itu, hanya memberitahu ke orang-orang suasana di sana. Itu saya nggak masuk ke dalam, hanya di luar, di jalan saja," tegasnya .
Ada yang Pro, Ada yang Kontra
Sule mengaku menyadari bahwa tidak semua orang melihat konten yang dibuatnya dengan kacamata negatif. Ia mengungkapkan, ada pula warganet yang justru merespons positif dan merasa terbantu dengan video tersebut.
"Dan ini menjadi pro dan kontra, ada juga yang mengucapkan terima kasih Kang Sule jadi bisa tahu suasana di sana," tuturnya .
Dalam video yang sempat viral tersebut, Sule terlihat merekam perjalanannya menuju rumah duka di tengah hujan deras. Ia juga sempat berbagi cerita mengenai pertemuannya dengan orang tua Vidi Aldiano.
"Kami sudah bertemu dengan ibu bapaknya (Vidi), dan ibunya masih ingat waktu itu ibunda dari Vidi yang kontak saya untuk surprise ulang tahun Vidi dan saya datang, Alhamdulillah," ujar Sule dalam video tersebut.
Momen yang kemudian menjadi perhatian warganet adalah ketika kamera Sule menyorot ke arah penyanyi Afgan yang sedang melayat. Afgan terlihat menoleh dengan ekspresi dingin dan berusaha menghindari kamera.
Reaksi tersebut dianggap banyak warganet sebagai simbol ketidaknyamanan dan menjadi salah satu pemicu meluasnya perdebatan di media sosial .
Mengenang Kebaikan Vidi Aldiano
Terlepas dari pro kontra yang sempat terjadi, Sule mengungkapkan kesan mendalamnya terhadap almarhum Vidi Aldiano. Ia mengenal Vidi cukup baik karena almarhum juga berteman dekat dengan putranya, Rizky Febian.
"Dia orang baik, ceria, tidak pernah mengeluh. Dia banyak bertanya tentang kehidupan," ungkap Sule .
Sebagai informasi, Vidi Aldiano meninggal dunia pada usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal sejak 2019.
Jenazahnya dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu, 8 Maret 2026.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta jutaan penggemar yang selama ini mengagumi karya dan perjuangannya .
FAQ Seputar Kontroversi Sule
Q: Apa yang dilakukan Sule hingga menuai kritik?
A: Sule mengunggah vlog yang merekam suasana di sekitar rumah duka Vidi Aldiano. Banyak netizen menilai tindakan membuat konten di momen duka kurang pantas dan tidak menunjukkan empati .
Q: Bagaimana respons Sule atas kritik tersebut?
A: Sule menerima semua masukan dan menyampaikan permintaan maaf. Ia juga telah menghapus video tersebut dari kanal YouTube miliknya .
Q: Apa alasan Sule membuat vlog tersebut?
A: Sule menjelaskan bahwa video dibuat hanya untuk memberi gambaran situasi di lokasi kepada publik. Ia menegaskan tidak masuk ke dalam rumah duka dan tidak memonetisasi konten tersebut .
Q: Apa reaksi Afgan yang menjadi sorotan?
A: Dalam video tersebut, Afgan terlihat menoleh dengan ekspresi dingin dan berusaha menghindari kamera. Banyak warganet menilai reaksi itu sebagai simbol ketidaknyamanan .
Q: Apakah ada netizen yang justru mendukung Sule?
A: Ya, Sule mengaku ada juga warganet yang mengucapkan terima kasih karena merasa terbantu dengan informasi situasi di lokasi melalui videonya .
Penutup
Kontroversi ini menjadi pengingat bahwa di era digital, batas antara dokumentasi pribadi dan ruang sensitif seperti rumah duka kerap menimbulkan perdebatan.
Sule telah mengambil langkah dengan meminta maaf dan menghapus kontennya, sebuah keputusan yang menunjukkan bahwa ia menghargai kritik publik.
Terlepas dari pro kontra yang terjadi, satu hal yang pasti: kepergian Vidi Aldiano meninggalkan duka yang mendalam, dan dalam suasana seperti itu, empati dan penghormatan terhadap keluarga yang ditinggalkan adalah hal yang utama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










