Review Film Sinden Gaib: Ketika Sebuah Kecerobohan Kecil Membuka Pintu Teror Gaib

AKURAT.CO, Kecelakaan kecil atau kecerobohan mungkin terlihat sepele, tetapi kadang-kadang dapat membuka pintu bagi kehadiran teror yang mengancam keselamatan nyawa.
Kisah seram semacam itu dialami oleh Ayu (diperankan oleh Sara Fajira) dalam film "Sinden Gaib".
Diangkat dari kisah nyata yang terjadi di Trenggalek, Jawa Timur, kisah ini menggambarkan perjuangan Ayu dengan sosok Sinden Gaib yang merasuki jiwanya.
Sinopsis
Semuanya bermula ketika Ayu dan teman-temannya melakukan syuting dokumenter tentang tarian Turonggo Yakso di Trenggalek.
Salah satu temannya mengambil batu keramat dari lokasi syuting, Watu Kandang, yang mengakibatkan Ayu didatangi oleh sosok Sinden Gaib bernama Sarinten.
Meskipun berbagai upaya dilakukan oleh paranormal untuk mengatasi gangguan tersebut, Ayu tetap harus hidup dengan Sarinten yang merasuki tubuhnya.
Baca Juga: Review Film Dream Scenario: Kolaborasi Apik Sang Aktor Nicolas Cage dengan Rumah Produksi A24
Analisis Film
Sinden Gaib menghadirkan pengalaman menonton yang menarik, terutama pada bagian awal hingga pertengahan film.
Ceritanya mampu menampilkan latar belakang karakter-karakter utama dengan rinci tanpa membuat penonton bosan.
Namun, sayangnya, tempo film ini terasa kurang konsisten di bagian akhirnya, dengan kehilangan arah cerita yang jelas dan karakter Ayu yang terkesan kurang terlibat.
Penampilan Sara Fajira sebagai Ayu dan Sarinten layak diacungi jempol.
Transisi antara dua karakter yang berbeda yang diperankannya dalam satu frame menunjukkan kualitas aktingnya yang mumpuni.
Selain itu, film ini juga berhasil menciptakan atmosfer horor yang mencekam, bahkan di adegan-adegan siang hari.
Namun, pencahayaan yang terang pada adegan malam hari mungkin menjadi pertimbangan tersendiri bagi sebagian penonton.
Kesimpulan
Meskipun memiliki kelemahan di beberapa bagian, "Sinden Gaib" tetap menjadi sebuah film horor yang menarik untuk ditonton.
Kisahnya yang diambil dari kejadian nyata, akting yang kuat dari Sara Fajira, dan suasana horor yang berhasil diciptakan menjadikan film ini layak untuk dinikmati oleh penggemar genre horor.
Sebagai peringatan, film ini juga mengajarkan pentingnya berhati-hati terhadap tindakan kecil yang dapat membuka pintu bagi teror tak terduga.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 2Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 3Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 4Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné
- 5Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 6Persib Juara Dewata Challenge Series 2026! Bangkit dari Ketertinggalan, Obati Kegagalan di Piala Presiden
- 7Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge
- 8Bom! Al Hilal Sepakat dengan Pedro Neto, Chelsea Siap Lepas dengan Harga €60 Juta
- 9Jamie Gittens Diprediksi Bertahan di Chelsea Usai Roma Beralih ke Target Lain
- 10Bukan Batal! Fabrizio Romano: Barcola ke Liverpool Masih Hidup dan Kian Menggembirakan








