Waspada QRIS Palsu: Kenali Modus Penipuan dan Cara Aman Bertransaksi Digital

JATENG.AKURAT.CO, Kemudahan transaksi digital kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.
Cukup memindai kode QR, pembayaran bisa selesai dalam hitungan detik tanpa uang tunai. Namun di balik kepraktisan itu, ancaman kejahatan siber terus berkembang.
Salah satu modus terbaru yang kini marak terjadi adalah penggunaan QRIS palsu yang dapat mengalihkan uang pembayaran ke rekening pelaku penipuan.
Kasus ini mencuat setelah sejumlah pedagang di lingkungan salah satu perguruan tinggi di Bandung menjadi korban praktik curang tersebut.
Ilustrasi modus QRIS palsu
Belasan tenant, terutama di kawasan pujasera, dilaporkan mengalami kerugian setelah pelaku mengganti atau menempelkan kode QR palsu di atas QRIS resmi milik merchant.
Akibatnya, uang yang dibayarkan pelanggan justru masuk ke rekening penipu tanpa disadari.
Fenomena ini menjadi pengingat bahwa meskipun sistem QRIS telah dirancang aman, pengawasan terhadap penggunaan fisik kode QR tetap menjadi tanggung jawab pemilik usaha.
Penipu memanfaatkan kelengahan pedagang dengan membuat kode QR yang tampak meyakinkan sehingga seolah transaksi telah berhasil dilakukan.
Regional Micro Banking Head BRI Region Semarang, Hery Nofriady, menjelaskan bahwa sasaran utama penipuan ini biasanya merchant pengguna QRIS statis.
Jenis QRIS tersebut umumnya berupa stiker atau cetakan permanen yang hanya dibuat sekali dan berisi identitas merchant tertentu.
Menurutnya, langkah paling penting untuk mencegah kerugian adalah melakukan pemantauan rutin terhadap transaksi yang masuk.
Merchant diminta tidak hanya mengandalkan bukti pembayaran dari pelanggan, tetapi juga memastikan dana benar-benar telah diterima pada rekening yang terhubung dengan QRIS.
“Merchant perlu rutin mengecek apakah transaksi pembayaran pelanggan benar-benar diterima dan masuk ke rekening yang terafiliasi dengan QRIS statisnya,” ujar Hery saat ditemui di sela kegiatan BRI Media Lunch di Semarang beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, merchant pengguna QRIS BRI memiliki kemudahan lebih melalui aplikasi BRImerchant.
Aplikasi tersebut memungkinkan pelaku usaha memperoleh notifikasi secara langsung saat transaksi berhasil dilakukan sehingga potensi penipuan dapat lebih cepat diketahui.
BRImerchant dirancang sebagai layanan terpadu bagi pelaku usaha.
Aplikasi ini menyediakan fitur pemantauan detail transaksi, unduhan laporan settlement, hingga pengaturan pengguna (user management).
Pemilik usaha yang bertindak sebagai super admin dapat menambah pengguna, mengatur akses, hingga menghapus akun pengguna jika diperlukan.
Melalui fitur tersebut, pelaku usaha baik skala UMKM maupun bisnis besar dapat memantau riwayat transaksi dari mesin EDC maupun QRIS secara lebih mudah.
Data transaksi harian bahkan dapat ditinjau hingga tiga bulan terakhir.
Selain fitur utama, aplikasi tersebut juga dilengkapi layanan tambahan seperti notifikasi transaksi, isi ulang kartu uang elektronik, hingga akses layanan pelanggan.
Merchant yang memiliki rekening BRI dapat mengunduh aplikasi ini secara gratis melalui Google Play Store.
Di sisi lain, penggunaan QRIS memang terus meningkat di berbagai daerah, termasuk Jawa Tengah.
Sistem pembayaran digital yang dikembangkan Bank Indonesia ini semakin diminati masyarakat karena menawarkan proses transaksi yang cepat, praktis, dan efisien.
QRIS kini banyak digunakan di toko, kafe, tempat wisata hingga transportasi umum.
Meski demikian, Bank Indonesia mengingatkan masyarakat agar tidak terlena dengan kemudahannya.
Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Tengah, Nita Rachmenia, mengatakan pertumbuhan penggunaan QRIS di wilayahnya menunjukkan tren positif dan akan terus didorong, namun aspek keamanan tetap harus menjadi perhatian.
“QRIS memberikan kemudahan, aman dan sederhana dalam pembayaran, tetapi masyarakat tetap harus berhati-hati saat bertransaksi,” katanya.
Nita mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa keaslian kode QR sebelum melakukan pembayaran.
Pengguna juga diminta memastikan nama merchant yang muncul pada aplikasi pembayaran sesuai dengan tempat usaha yang dituju.
Selain itu, masyarakat harus waspada apabila menemukan QRIS yang mengarahkan pengguna ke tautan tertentu atau meminta pengisian data pribadi.
Dalam transaksi normal, QRIS tidak memerlukan proses semacam itu.
“Pastikan aplikasi pembayaran yang digunakan benar, nama merchant sesuai, dan nominal transaksi telah tepat sebelum pembayaran dilakukan,” jelasnya.
Tak hanya pengguna, pemilik usaha juga diminta aktif melakukan pengecekan berkala terhadap QRIS yang dipasang di lokasi usaha.
Penempatan kode QR di area yang aman dan mudah dipantau dinilai penting untuk mencegah tindakan manipulasi oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Dengan meningkatnya transaksi digital, kewaspadaan menjadi kunci utama.
Kemudahan QRIS memang menghadirkan efisiensi, tetapi tanpa pengawasan yang baik, celah penipuan dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan digital.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Tanda Bansos Kamu Sudah Diterima dan Siap Diambil! Lakukan Cek dengan 3 Cara Mudah Ini
- 5Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 6Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 7Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 8Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 9Gagal Move On, Manchester United Siap Bajak Elliot Anderson dari Bawah Hidung City
- 10Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'





