Jateng

Memasuki Usia Tiga Tahun, Holding Ultra Mikro Catatkan Berbagai Pencapaian Positif

Theo Adi Pratama | 21 September 2024, 13:45 WIB
Memasuki Usia Tiga Tahun, Holding Ultra Mikro Catatkan Berbagai Pencapaian Positif

JATENG.AKURAT.CO, Holding Ultra Mikro (UMi), yang resmi berdiri pada 13 September 2021, mencatatkan berbagai pencapaian positif dalam meningkatkan inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya kelompok prasejahtera di Indonesia.

Holding yang terdiri dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah berhasil memperluas akses layanan keuangan untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama di segmen ultra mikro.

Peningkatan Inklusi Keuangan melalui SenyuM

Salah satu inisiatif besar yang dihadirkan Holding UMi adalah Sentra Layanan Ultra Mikro (SenyuM).

Melalui program ini, inklusi keuangan ditingkatkan dengan pembukaan rekening Simpedes UMi, yang telah memberikan manfaat besar bagi jutaan nasabah PNM.

Sejak peluncurannya, SenyuM telah berhasil membuka 16 juta rekening, serta menaikkelaskan 1,6 juta nasabah PNM Mekaar ke tingkat layanan yang lebih tinggi melalui produk Pegadaian dan BRI.

Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, mengungkapkan bahwa kehadiran Holding UMi tidak hanya mempermudah akses keuangan bagi nasabah, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan mereka.

“Sebanyak 388 ribu ketua kelompok nasabah mendapatkan penghasilan tambahan setelah bergabung menjadi Agen BRILink Mekaar. Bagi ibu-ibu prasejahtera, ini sangat berpengaruh terhadap ekonomi mereka,” ujar Dodot.

Agen BRILink Mekaar: Solusi Pemberdayaan Ekonomi

Program Agen BRILink Mekaar merupakan bagian dari ekosistem Holding UMi yang bertujuan untuk memberikan akses keuangan yang lebih mudah dijangkau oleh masyarakat prasejahtera.

Agen-agen ini berperan penting dalam membantu komunitas sekitar untuk melakukan berbagai transaksi keuangan seperti setor/tarik tunai, transfer uang, dan top up e-money.

Salah satu contoh sukses dari program ini adalah Ibu Sudiah, seorang nasabah PNM Mekaar asal Lampung.

Sudiah awalnya berjualan kerupuk, namun merasa perlu mengembangkan usahanya untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Berkat dukungan PNM, Sudiah kini tidak hanya menjadi ketua kelompok Mekaar, tetapi juga sukses menjalankan usaha tahu goreng.

Selain itu, ia juga menjadi Agen BRILink Mekaar yang telah membantu meningkatkan pendapatannya secara signifikan.

“Sejak punya penghasilan tambahan, saya bisa membiayai anak kuliah dan bahkan memberikan pekerjaan kepada tetangga sekitar untuk membantu mengelola usaha yang semakin banyak pesanan,” tutur Sudiah dengan bangga.

Manfaat Ekosistem Terintegrasi Holding UMi

Selain mendukung inklusi keuangan, ekosistem terintegrasi Holding UMi juga memberikan manfaat tambahan bagi nasabah seperti Sudiah.

Ia kini mulai mengenal investasi dengan menabung emas di Pegadaian.

Keberadaan Holding UMi tidak hanya membuka peluang usaha, tetapi juga memperkenalkan masyarakat prasejahtera pada berbagai layanan keuangan yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

Dengan berbagai pencapaian ini, Holding UMi terus berkomitmen untuk memperluas akses layanan keuangan dan meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok prasejahtera di seluruh Indonesia.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.