Jateng

BRI Berhasil Pertahankan Kinerja dan Dominasi di Segmen UMKM: Analis Rekomendasikan Beli Saham BBRI

Theo Adi Pratama | 29 Mei 2024, 20:38 WIB
BRI Berhasil Pertahankan Kinerja dan Dominasi di Segmen UMKM: Analis Rekomendasikan Beli Saham BBRI

JATENG.AKURAT.CO, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mempertahankan posisinya sebagai bank dengan portofolio pembiayaan terbesar untuk segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Hingga Maret 2024, BRI mencatat total kredit sebesar Rp1.308,65 triliun, tumbuh 10,89% year-on-year. Sebesar 83,25% dari total kredit tersebut, atau sekitar Rp1.089,41 triliun, disalurkan untuk segmen UMKM, termasuk segmen ultra mikro.

Keberhasilan ini didukung oleh jaringan cabang yang luas serta pemberdayaan yang dilakukan oleh BRI.

Analis Sucor Sekuritas, Edward Lowis, dalam riset terbarunya, menyebutkan bahwa BRI mampu mencetak Return on Equity (ROE) yang attraktif di industri keuangan Indonesia.

Baca Juga: Santika Premiere Linggarjati Kuningan: Pilihan Menarik Melepas Penat Suasana Kota dengan Pemandangan Sawah dan Gunung Ciremai

"BRI secara konsisten menghasilkan margin bunga bersih (Net Interest Margin/NIM) unggul, rata-rata di atas 7% dalam 10 tahun terakhir, lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri yang sekitar 6% atau bahkan lebih rendah," ungkap Edward Lowis dalam risetnya, Senin (27/5/2024).

Pertumbuhan Kredit Ultra Mikro

Portofolio Ultra Mikro BRI melalui Pegadaian dan PNM juga menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat.

Segmen kredit ultra mikro ini tidak hanya menyandang margin yang lebih tinggi, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan kredit BRI.

"Total kontribusi aset anak perusahaan ini telah mencapai hampir 10% dari total pada Kuartal I-2024, naik dari 6% pada 2020. Kontribusi laba bersih juga tumbuh menjadi 14% dari total, dibandingkan 10% pada 2022," jelas Edward.

Tantangan dan Proyeksi Ke Depan

Meskipun mencatatkan pencapaian yang positif, BRI tetap menghadapi tantangan dalam mengelola kualitas aset.

Edward Lowis memproyeksikan pertumbuhan pendapatan moderat di kisaran 5% hingga 10% YoY pada tahun 2024 dan 2025.

Baca Juga: PPDB SMA/SMK Jateng Bergulir Juni 2024, Anak Tak Sekolah Dapat Jalur Afirmasi

"Sucor Sekuritas tegas menyatakan bahwa posisi dominan BRI di segmen pinjaman mikro akan terus menghasilkan NIM dan tingkat pertumbuhan di atas rata-rata industri dalam jangka menengah hingga panjang," tambah Edward.

"Kami juga percaya bahwa cakupan kerugian pinjaman yang memadai dan posisi modal yang kuat akan memungkinkan BRI untuk mengatasi tantangan jangka pendek."

Rekomendasi dan Target Harga Saham

Analis Sucor Sekuritas merekomendasikan beli saham BBRI dengan target harga mencapai Rp6.400 per saham, yang menyiratkan 2,8x Price to Book Value (PBV) tahun penuh 2024.

Target ini didukung oleh asumsi ROE berkelanjutan sebesar 23% dengan biaya ekuitas (Cost of Equity) sebesar 12%.

Senada dengan Sucor Sekuritas, Jayden Vantarakis, analis Macquarie, menargetkan harga saham BBRI di angka Rp7.100 per saham.

Victoria Venny, analis MNC Sekuritas, juga memberikan rekomendasi beli dengan target Rp6.300 per saham.

Konsensus para analis yang dihimpun Bloomberg, melibatkan 35 analis, menghasilkan target harga saham BBRI di angka Rp6.175 per saham dalam 12 bulan ke depan.

Sebanyak 33 analis merekomendasikan beli untuk saham BBRI dengan pandangan bullish.

Baca Juga: Siap-siap Liburan Long Weekend Lagi! Catat Kembali Jadwal untuk Tanggal Merah yang Ada di Bulan Juni 2024

Fokus Jangka Panjang

Pada kesempatan terpisah, Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu R.K. menyampaikan bahwa fokus manajemen adalah memastikan perusahaan dapat tumbuh lebih baik dan lebih sehat dalam jangka panjang.

"Bagi long-term shareholders, penyempurnaan dan perbaikan yang kami lakukan saat ini seharusnya memberikan benefit lebih tinggi," tambahnya.

Dengan kinerja yang solid dan proyeksi yang positif, BRI terus mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin dalam pembiayaan segmen UMKM, menghadirkan peluang investasi menarik bagi para pemegang saham.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.