Jateng

KKN IDBU-71 Undip Perkuat Branding Digital UMKM Tombo Coffee melalui Pengelolaan Instagram

Arixc Ardana | 14 Agustus 2026, 14:17 WIB
KKN IDBU-71 Undip Perkuat Branding Digital UMKM Tombo Coffee melalui Pengelolaan Instagram
KKN IDBU-71 Undip melakukan penyerahan konten instagram kepada pengelola Tombo Coffee.

JATENG.AKURAT.CO, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IDBU-71 Universitas Diponegoro (Undip) turut mendorong penguatan kapasitas digital pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Batang.

Salah satunya melalui program pengelolaan akun Instagram milik Tombo Coffee, kedai kopi bernuansa kekeluargaan yang berlokasi di Jalan Puncak KM 5, Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang.

Program yang dijalankan oleh mahasiswa Program Studi Informasi dan Hubungan Masyarakat Undip, Raditya Arya Sena, ini merupakan bagian dari kegiatan Sosial Kemasyarakatan (Sosmas) KKN IDBU-71 yang berlangsung sejak 8 Juli hingga 18 Agustus 2026.

"Melalui program tersebut, saya membantu Tombo Coffee memperkuat identitas merek dan meningkatkan efektivitas komunikasi digital melalui pengelolaan konten Instagram," terangnya.

Program ini sekaligus menjadi tindak lanjut dari penyusunan brand guidelines Tombo Coffee yang sebelumnya dikembangkan oleh mahasiswa Undip lainnya, Yovita Restu Susanti, melalui program Sosmas terpisah.

Dengan berpedoman pada panduan merek yang telah disusun, pengelolaan akun Instagram @tombocoffee_id dilakukan secara lebih terstruktur.

Mulai dari penggunaan palet warna, elemen visual, hingga gaya komunikasi yang konsisten diterapkan pada setiap konten yang dipublikasikan.

Selama program berlangsung, sebanyak enam materi komunikasi digital berhasil diproduksi dan dipublikasikan, terdiri atas dua konten feed, dua konten carousel, dan dua konten reels.

Seluruh materi visual yang digunakan merupakan hasil fotografi dan videografi original yang dibuat secara khusus untuk mendukung promosi Tombo Coffee.

Hasilnya, salah satu konten reels berhasil mencatat performa yang cukup signifikan dengan meraih sekitar 7.600 tayangan, 305 tanda suka, dan 10 komentar.

Capaian tersebut menjadi yang tertinggi di antara seluruh konten yang diunggah selama program berlangsung.

Tidak hanya meningkatkan jangkauan media sosial, program ini juga mulai memberikan dampak terhadap komunikasi bisnis Tombo Coffee.

Salah satu konten feed yang menampilkan katalog produk kopi mendapatkan respons langsung dari calon pelanggan yang kemudian menghubungi pengelola melalui WhatsApp untuk menanyakan produk yang dipromosikan.

Hal tersebut menunjukkan bahwa Instagram tidak lagi hanya berfungsi sebagai media publikasi, tetapi juga mulai menjadi sarana komunikasi dua arah yang efektif antara pelaku usaha dan konsumennya.

Pemilik Tombo Coffee, Tarmujo, mengaku merasakan manfaat dari pengelolaan konten yang lebih terarah dan profesional.

“Setelah kontennya dibuat lebih tertata, kami jadi lebih terbantu untuk menyampaikan informasi Tombo Coffee lewat Instagram. Respons lanjutan dari pelanggan juga ada, sampai menghubungi WA pribadi saya saat postingan tentang kopi kemasan itu diunggah di Instagram. Jadi ini membantu komunikasi kami dengan pelanggan, terutama untuk mengenalkan produk-produk yang ada di Tombo Coffee,” ujar Tarmujo.

Bagi mahasiswa, program ini menjadi wadah penerapan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, khususnya pada mata kuliah Desain Komunikasi Visual, PR Marketing Digital, dan Kampanye Media Sosial.

Sementara bagi pelaku UMKM, program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kapasitas pemasaran digital serta memperluas jangkauan pasar.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.