65 Guru Non-ASN di Semarang Dipastikan Tetap Mengajar hingga Akhir 2026

JATENG.AKURAT.CO, Kepastian nasib guru non-ASN yang mengajar di sekolah negeri akhirnya mulai menemui titik terang.
Dinas Pendidikan Kota Semarang memastikan sebanyak 65 guru non-ASN tetap dapat menjalankan tugas mengajar hingga 31 Desember 2026 setelah terbitnya SK Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Dr H Mohammad Ahsan, menjelaskan bahwa surat edaran dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah tersebut menjadi payung hukum penting bagi pemerintah daerah untuk mempertahankan para guru non-ASN tetap mengajar di sekolah negeri.
“Edaran Menteri itu terkait kepastian bahwa mereka masih bisa mengajar sampai 31 Desember 2026,” ujar Ahsan, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, keberadaan aturan tersebut memberikan kepastian bagi Dinas Pendidikan Kota Semarang dalam mengalokasikan anggaran pembayaran honor bagi para guru non-ASN tersebut.
“Edaran Menteri itu bagi kami memberikan payung hukum bahwa ada 65 guru non-ASN di Kota Semarang yang masih kami pastikan bisa melaksanakan tugas sampai 31 Desember 2026 dan kami menganggarkan untuk pembayarannya,” katanya.
Meski demikian, Ahsan mengaku belum bisa memastikan bagaimana nasib para guru non-ASN tersebut setelah tahun 2026 berakhir. Pasalnya, aturan yang ada saat ini hanya mengatur sampai akhir Desember 2026.
“Karena di edaran itu tidak menyebut tahun 2027, jadi kami tidak mau berspekulasi bagaimana nanti di tahun 2027,” tegasnya.
Di sisi lain, kebutuhan tenaga pendidik di Kota Semarang disebut masih cukup tinggi. Ahsan mengungkapkan kebutuhan guru akan terus ada seiring banyaknya tenaga pendidik yang memasuki masa pensiun setiap tahun.
“Kalau kebutuhan guru selalu butuh, karena ada yang pensiun. Jadi kalau pastinya berapa, saya belum bisa menghitung secara pasti,” ujarnya.
Kebijakan tersebut menjadi angin segar bagi para guru non-ASN di Kota Semarang yang sebelumnya diliputi kekhawatiran terkait keberlanjutan status mengajar mereka di sekolah negeri. Dengan adanya kepastian hingga akhir 2026, para guru diharapkan dapat tetap fokus menjalankan tugas pendidikan bagi para siswa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Tanda Bansos Kamu Sudah Diterima dan Siap Diambil! Lakukan Cek dengan 3 Cara Mudah Ini
- 5Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 6Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 7Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 8Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 9Gagal Move On, Manchester United Siap Bajak Elliot Anderson dari Bawah Hidung City
- 10Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'





