Resmi Dilantik di Jember, Ahmad Samsul Munir Nahkodai BEM Pesantren Se-Indonesia 2025-2027

JATENG.AKURAT.CO, Estafet kepemimpinan mahasiswa santri resmi dikukuhkan di Bumi Sholawat.
Halaqoh BEM Pesantren Se-Indonesia menggelar Resepsi Pelantikan Pengurus Pusat periode 2025-2027 yang bertempat di Pondok Pesantren Al-Qodiri, Jember, pada Minggu (15/02/2026).
Agenda strategis ini dihadiri oleh seluruh Koordinator Wilayah (Korwil) Halaqoh BEM Pesantren se-Indonesia.
Selain sebagai ajang silaturahmi akbar, pelantikan ini bertujuan untuk meresmikan struktur kepengurusan baru, melakukan regenerasi kepemimpinan, serta mengukuhkan komitmen kolektif dalam menjalankan visi-misi organisasi yang selaras dengan nilai-nilai pesantren.
Nahkoda Baru dan Restu Dewan Syuro
Kepengurusan pusat periode ini secara resmi dinahkodai oleh Ahmad Samsul Munir sebagai Presidium Nasional.
Ahmad terpilih melalui mekanisme demokratis yang melibatkan suara langsung para Presiden Mahasiswa (Presma) kampus pesantren se-Indonesia pada Muktamar V di Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Mantan Presidium Nasional (MANPRESNAS) periode 2018-2020, Busro Abadin.
Keabsahan kepemimpinan Ahmad Samsul Munir semakin kuat dengan restu dari KH. Musthofa Aqiel (pengasuh pondok pesantren khas kempek) selaku Majlis Dewan Syuro, yang menetapkannya sebagai mandat representasi mahasantri Indonesia untuk dua tahun ke depan.
Kedaulatan Konstitusi Organisasi
Dalam sambutannya, Busro Abadin memberikan penekanan fundamental terkait kedaulatan organisasi.
Beliau mengingatkan seluruh kader agar senantiasa menghormati produk hukum tertinggi organisasi.
"Keputusan Muktamar adalah keputusan tertinggi di dalam AD/ART organisasi ini. Tidak ada satu pun pihak yang bisa menggugurkan hasil Muktamar," tegas Busro di hadapan ratusan delegasi mahasiswa santri yang hadir.
Visi Besar Mahasantri
Pelantikan di Pondok Pesantren Al-Qodiri ini menjadi simbol dimulainya perjuangan baru bagi pengurus pusat.
Dengan semangat "Mahasantri untuk Bangsa", Ahmad Samsul Munir diharapkan mampu membawa perubahan progresif bagi BEM Pesantren se-Indonesia dalam menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan akar tradisi kepesantrenan.
Acara ditutup dengan doa bersama, menandai resminya pengabdian kabinet baru yang akan mengawal aspirasi mahasiswa pesantren hingga tahun 2027 mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 5Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 6Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 7Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 8Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'
- 9Bukan Sekadar Ganti Pelatih, Liverpool Siap Rekrut 5 Pemain Baru di Era Iraola
- 10Newcastle Sikat Brighton, Tottenham, dan Chelsea: Resmi Amankan Kiper Masa Depan Prancis





