Jateng

Manchester United Gagal Kantongi Rp 260 Miliar, Real Betis Tolak Tawaran €50 Juta untuk Antony

Theo Adi Pratama | 19 Agustus 2026, 13:48 WIB
Manchester United Gagal Kantongi Rp 260 Miliar, Real Betis Tolak Tawaran €50 Juta untuk Antony

JATENG.AKURAT.CO, Harapan Manchester United untuk meraup keuntungan besar dari klausul penjualan kembali (sell-on clause) yang mereka sisipkan dalam transfer Antony ke Real Betis pupus sudah.

Klub asal Spanyol itu dengan tegas menolak tawaran sebesar €50 juta (sekitar £42,7 juta) dari klub tak disebutkan untuk sang pemain sayap Brasil, yang membuat Manchester United gagal mendapatkan sekitar €15 juta (sekitar £12,8 juta atau Rp260 miliar).

Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh media Spanyol, ABC Sevilla, dan dikonfirmasi oleh sejumlah media seperti Mirror dan FootballTransfers.

Antony, yang bergabung dengan Real Betis secara permanen pada musim panas lalu dengan nilai transfer €22 juta (sekitar Rp378 miliar), masih memiliki kontrak hingga 2030 dan menjadi bagian penting dari skuad Manuel Pellegrini.

Klausul 50 Persen dan Perhitungan Keuntungan

Saat melepas Antony ke Real Betis, Manchester United menyisipkan klausul yang memberikan hak kepada mereka atas 50 persen dari keuntungan yang diperoleh Betis dari penjualan berikutnya. Dengan biaya transfer awal sekitar €21-22 juta, penjualan dengan harga €50 juta akan menghasilkan keuntungan sekitar €28 juta.

Dengan skema bagi hasil 50:50, Betis hanya akan mengantongi sekitar €14 juta dari keuntungan tersebut—angka yang dianggap tidak cukup oleh manajemen klub untuk melepas pemain kunci mereka. Manchester United sendiri diperkirakan akan mendapatkan sekitar €14-15 juta jika transfer terjadi.

Alasan Real Betis Menolak Tawaran

Real Betis memiliki sejumlah alasan kuat untuk menolak tawaran setinggi itu. Pertama, Antony telah menjadi idola fans dan pemain kunci di skuad Pellegrini, terutama karena Betis akan berlaga di Liga Champions musim ini.

Kedua, klub tidak memiliki cukup dana untuk mencari pengganti dengan kualitas setara di sisa bursa transfer. Ketiga, struktur bagi hasil dengan Manchester United membuat keuntungan bersih dari penjualan menjadi tidak sebesar yang terlihat.

Selain itu, Manuel Pellegrini menganggap Antony sebagai pemain yang sangat penting bagi proyek olahraga klub, dan Betis tidak ingin kehilangan salah satu pemain paling dinamis di lini serang mereka.

Performa Antony dan Masa Depan

Setelah menjadi pembelian termahal Manchester United senilai €95 juta (sekitar Rp1,6 triliun) dari Ajax pada 2022, Antony gagal memenuhi ekspektasi di Old Trafford dengan hanya mencetak 12 gol dalam 96 penampilan. Namun, di Real Betis, ia menemukan kembali performa terbaiknya dan menjadi favorit fans.

Antony sendiri sebelumnya mengungkapkan bahwa ia tidak menyesali keputusan bergabung dengan Betis, meskipun ada minat dari klub besar seperti Bayern Munich. Ia juga menyatakan komitmennya untuk membantu Betis tampil maksimal di Liga Champions musim ini.

Keputusan Real Betis menolak tawaran €50 juta untuk Antony menjadi pukulan telak bagi Manchester United yang berharap bisa meraup keuntungan dari klausul penjualan kembali. Dengan Antony yang menjadi pilar penting di skuad Pellegrini dan Betis yang akan berlaga di Liga Champions, kecil kemungkinan klub Spanyol itu akan melepas pemainnya di sisa bursa transfer ini.

Bagi Manchester United, ini berarti mereka harus mencari sumber pendapatan lain atau mengalihkan perhatian ke target transfer yang berbeda.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.