Melalui PPDB Afirmasi, Disdik Memastikan Anak Disabilitas Akan Diterima di Sekolah Reguler

JATENG.AKURAT.CO, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang memastikan bahwa anak disabilitas, apalagi yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) bakal diterima di sekolah reguler.
Apalagi, sistem Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) saat ini telah melakukan program afirmasi bagi warga yang tercantum dalam DTKS.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang Erwan Rachmat pada Kamis (20/6/2024).
"Kami memastikan anak disabilitas akan diterima sekolah," tegas Erwan usai acara Ngopi Bareng Dinas Pendidikan Kota Semarang.
Beberapa tahun terakhir ini memang Disdik Kota Semarang memberikan pelayanan sekolah kepada anak difabel atau berkebutuhan khusus pada setiap jenjang dengan melalui jalur afirmasi dan proses asesmen.
Karena memang Undang-undang dan Peraturan Walikota Semarang terkait pelayanan disabilitas dalam program sekolah inklusi telah berjalan.
“Kita harus siap, karena undang-undang sudah ada. Kemudian juga Peraturan Wali Kota pun juga ada. Maka, mau tidak mau kita harus kesiapan yang ada, di dalam layanan difabel di semua sekolah,” terangnya.
Menurutnya, jika hanya sekolah tertentu saja yang memberikan layanan terhadap difabel, maka akan mengelompok di sekolah tertentu.
Baca Juga: Logo Garuda di Jersi Timnas Indonesia: Milik Masyarakat, Bukan Perseorangan
Meski demikian, pihaknya juga akan membuat pilot project untuk kesiapan-kesiapan agar bisa belajar bersama.
“Bagaimana penanganan anak kita akan belajar bersama. Karena mau tidak mau yang terpenting itu. Guru itu ya hati di dalam layanan. Tatkala guru dilatih atau guru khusus pun dilatih kalau hati itu tidak mampu menyentuh untuk anak-anak, ya percuma,” terangnya.
Ia mencontohkan seorang ibu yang melahirkan tidak harus dilatih dulu. Dia bisa belajar secara alami. Sehingga simultan tersebut yang harus dilakukan.
Sejak tahun kemarin, kata dia, pihaknya sudah melakukan. Bahwa semua anak-anak difabel atau anak-anak inklusi tidak dikelompokkan di sekolah tertentu.
Baca Juga: Ilkay Gundogan Puji Jamal Musiala sebagai Pemain Terpenting Der Panzer
"Artinya semua sekolah harus menerima jika ada anak difabel yang mendaftar," tegasnya.
“Maka adanya acara hari ini, kita ingin mensosialisasikan bahwa difabel itu dihargai, sudah mendapatkan hati. Tidak tahun ini saja, tapi tahun lalu juga sudah,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










