Full Apple Device, SIS Semarang Bangun Gedung Baru dengan Fasilitas Canggih

JATENG.AKURAT.CO, Kebutuhan sekolah yang baik dengan kualitas internasional yang terkoneksi dengan pergaulan global sangat dibutuhkan oleh Indonesia.
Hal itulah yang mengilhami Singapore Intercultural School (SIS) Group untuk membangun fasilitas dengan Full Apple Device yang canggih demi terciptanya ekosistem pendidikan yang terkoneksi dengan dunia industri global.
SIS sendiri melakukan peletakan batu pertama untuk pengembangan fasilitas baru di kawasan Candi Golf di Semarang pada Jum'at (31/5/2024).
SIS telah eksis di Semarang selama 28 tahun. Sekolah internasional ini dikenal memiliki kurikulum mutakhir menyesuaikan perkembangan industri global namun tetap membumi dengan tradisi lokal.
Tentang SIS Group of Schools
Corry Situmorang selaku SIS Semarang Marketing Manager menjelaskan bahwa SIS Group of Schools didirikan oleh seorang warga negara Singapura bernama Jaspal Sidhu, pada tahun 1996 dengan lokasi pertama di Jakarta.
Saat ini, lanjut Corry, SIS Group of Schools mengoperasikan 15 sekolah dengan 5000 siswa di seluruh Indonesia, antara lain;
- SIS South Jakarta
- SIS Pantai Indah Kapuk
- SIS Kelapa Gading NEJ
- SIS Cilegon
- SIS Semarang
- SIS Palembang
- SIS Medan
- SIS Surabaya
- SIS Preschool Sedayu City
- SIS Bandung
- SIS West Jakarta
Selain itu, ada empat sekolah lainnya yang berlokasi di Myanmar, Korea Selatan, Mumbai dan Chennai.
Indra Erwin selaku Director of Marketing SIS mengatakan bahwa sekolahnya diakui sebagai institusi pendidikan internasional yang berkualitas melalui penggunaan Kurikulum Singapura.
"Salah satu sistem pendidikan terbaik di dunia, Cambridge International General School Certificate of Education (IGCSE), dan program Diploma International Baccalaureate (IB), semakin memapankan reputasi keunggulan SIS Group of Schools," ujarnya.
Pembangunan gedung baru dengan fasilitas canggih ini menandai ulang tahun ke-28 grup SIS. Hal ini juga mempertegas komitmennya dalam menyediakan pendidikan internasional berkualitas tinggi dengan fasilitas mutakhir.
"SIS Semarang dikenal karena pendidikan internasionalnya yang terjangkau dan berkualitas tinggi," tambah Indra.
Sekolah SIS menawarkan pendekatan tri-kurikulum yang unik, menggabungkan Kurikulum Singapura, Cambridge, dan IB, serta membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21 melalui program seperti Pembelajaran Aktif, Codings, Robotika, dan Realitas Virtual (VR).
Gedung baru ini merupakan bagian dari peningkatan fasilitas yang lebih luas, termasuk lapangan basket tertutup, lintasan lari, dan banyak lagi, yang bertujuan untuk memperbaiki lingkungan belajar.
Orang tua murid SIS Semarang sangat menyambut baik inisiatif ini dengan penuh antusiasme.
"Kami sangat optimis bahwa kami dapat memberikan lingkungan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak kami, sesuai dengan era mereka karena dunia berubah sangat cepat. Kami setuju dengan semua program yang diterapkan SIS untuk masa depan," kata Arien, salah satu perwakilan Wali Murid.
Kemudian Novita, perwakilan dari Parent Support Group mengaku bangga dengan pengembangan sekola internasional ini. Dia berharap, putranya lebih nyaman dam fokus dalam belajar.
Orang tua dari SIS Semarang lainnya dari keluarga Smith yang menyampaikan pandangan mereka tentang pendekatan inovatif sekolah ini
"Saya sangat terkesan dengan perluasan dan pengembangan program. Saya sangat senang, dan putri kami memiliki banyak hal yang dinantikan dalam pendidikan dan perkembangannya di tahun-tahun mendatang," ungkap Smith.
Dengan lebih dari 25 kewarganegaraan yang diwakili oleh para siswa dan pendidik, SIS Semarang benar-benar mencerminkan komunitas sekolah internasional. Investasi besar dalam fasilitas baru ini tentunya memperkuat posisi SIS Semarang sebagai "sekolah masa depan.
Berikut Fasilitas Canggih di SIS Semarang
Full Apple Device
Teknologi terkini
Michrospace
VR
Kurikulum Robotik
Lab Tercanggih
Area Khusus untuk kolaborasi kreatif bagi siswa
Yang menjadi pembeda antara SIS dengan sekolah internasional lainnya antara lain SIS memiliki beberapa sekolah dalam satu grup, baik di Indonesia dan di beberapa negara lain.
Jadi siswa akan mendapatkan gambaran tentang bagaimana kehidupan masyarakat internasional di dalam grup sekolah yang sama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?









