Dinas Pendidikan Kota Semarang Terus Sosialisasikan Aplikasi Libas Untuk Kurangi Kekerasan di Lingkungan Pendidikan

AKURAT.CO, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramushinto menyampaikan beberapa capaian pelaksanaan Ngobrol Pendidikan Bersama Stakholder Kota Semarang (Ngopi Bareng) yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali.
Setidaknya ada dua yang sudah terlaksana, yaitu sosialisasi aplikasi Libas dan launching Karya Literasi Multimodal.
Aplikasi Libas adalah sebuah system laporan digital yang dikelola oleh Polrestabes Semarang. Aplikasi ini berfungsi untuk melaporkan secara cepat ketika terjadi kasus kekerasan atau kejahatan.
“Ada hasil implementasi dari Ngopi Bareng, yang pertama ada sosialisasi libas. Ini masukan dari Polrestabes dan didorong oleh Walikota,” ujar Bambang saat diwawancara pada Jum’at (26/1/2024).
Baca Juga: Sejarah Alat Musik Tradisional: Aramba, Keajaiban Alat Musik Nusantara yang Terlupakan
Bambang menghibau agar semua guru, orang tua, bahkan siswa-siswi mendownload aplikasi ini agar jika terjadi kekerasan di lingkungan pendidikan dapat teratasi.
“Kita mengharapkan para guru, orang tua, dan siswa di Kota Semarang semuanya mendownload aplikasi Libas dalam pengurangan angka kekerasan di satuan pendidikan,” tuturnya.
Kemudian dalam misi meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Semarang, Dinas Pendidikan ikut melaunching Karya Literasi Multimodal yang diinisiasi oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).
“Terus kemarin kan kita telah melaunching Karya Literasi Multimodal untk tingkat SMP. Nah kedepan kita akan melakukan kegiatan serupa untuk anak-anak SD agar mereka terlecut untuk berinovasi supaya lebih peka terhadap lingkungan,” ungkapnya.
Baca Juga: Kesepakatan Besar Telah Tercapai! Port FC Umumkan Perekrutan Asnawi, Kapten Tim Nasional Indonesia
Bambang mengatakan karya-karya literasi yang ditampilkan bisa banyak rupa sesuai dengan imajinasi kreatif siswa.
“Bentuk karyanya bisa macem-macem seperti puisi, pantun, tulisan karangan, curahan hati, gambar, atau bahkan video pendek,” ungkapnya.
Bambang bahkan menegaskna program-program literasi menjadi cukup penting unt7uk pengembangan kualitas pendidikan, terutama dari sisi kreatifitas, inovasi, dan penguatan mental siswa.
“Program ini cukup penting ya bagi kami untuk peningkatan kualitas pendidikan di Kota Semarang. Harapan saya kegiatan-kegiatan literasi seperti ini bisa mendorong kreatifitas siswa,” tandasnya.
Baca Juga: Kepala LLDikti VI Dorong Dosen USM Bersertifikasi
Kemudian untuk meningkatkan kualitas system serta memperkuat kurikulum yang sudah berjalan, Dinas Pendidikan bersama Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kota Semarang akan melakukan peningkatan kualitas perpustakaan.
Bahkan Bambang mengatakan pihaknya siap melakukan up-grade dengan mengkonversi system digital di setiap perpustakaan sekolah.
“Selain itu, kami bersama Dinas Arpus (Arsip dan Perpustakaan) Kota Semarang sedang mendorong peningkatan kualitas perpustakaan di sekolah, termasuk mendigitalisasi koleksi buku yang ada,” tuturnya.
Pasalnya menurut Bambang, keberadaan perpustakaan bersifat wajib. Perpustakaan , lenjut Bambang, adalah standard oprasional pelaksanaan (SOP) kurikulum pendidikan.
“Peningkatan kualitas perpustakaan ini perlu karena ini selain kewajiban pelayanan kami terhadap siswa, keberadaannya juga menjadi SOP kurikulum pendidikan. Jadi wajib kami kembangkan kualitasnya,” ujarnya.
“Nah ini setiap kepala sekolah harus peka supaya bisa meningkatkan literasi. Karena literasi ini kan menjadi indikator capaian pendidikan,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








