Tujuan utamanya adalah memberikan pembekalan kepada dosen yang baru pertama kali bertugas serta memperbaharui pengetahuan bagi mereka yang telah memiliki pengalaman sebagai DPL sebelumnya.
Kegiatan tersebut dibuka dengan sambutan dari Wakil Rektor IV UPGRIS Dr. Nur Khoiri, S.Pd., M.T., M.Pd.
Baca Juga: Asah Kreativitas Mahasiswa, PGSD UPGRIS Pentaskan 10 Karya Pementasan Sendratari Budaya Nusantara
Dr. Wiyaka MPd selaku Ketua LPPM UPGRIS, menjelaskan bahwa kegiatan penyegaran DPL ini merupakan agenda tahunan menjelang pelaksanaan KKN.
"Penyegaran ini bertujuan agar para DPL mampu memberikan bimbingan yang efektif kepada mahasiswa dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat," ungkapnya usai memberikan pembekalan kepada 55 Dosen Pendamping Lapangan (DPL) di kampus UPGRIS, pada Selasa 9 Januari 2024.
Penyegaran ini difokuskan pada pembimbingan mahasiswa yang dilakukan secara terstruktur.
DPL diharapkan dapat memberikan bimbingan sebanyak empat kali kepada mahasiswa selama KKN semester genap ini.
Dr. Wiyaka menegaskan pentingnya peran DPL dalam membimbing mahasiswa, terutama dalam pendampingan langsung di desa/kelurahan.
Program KKN ini menjadi bagian yang sangat vital bagi UPGRIS sebagai penyelenggara pendidikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan akan mendukung pencapaian target Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2024/2025.
Baca Juga: Perayaan Natal 2023: Toleransi Berkembang di UPGRIS, Pelajaran Harmoni di Lingkungan Kampus
"Dengan bimbingan yang diberikan oleh DPL ini, mahasiswa dapat melaksanakan kegiatan yang telah direncanakan dengan baik. Hal ini memungkinkan masyarakat untuk menilai kualitas dari mahasiswa UPGRIS, yang bisa menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa baru," tambahnya.
Sementara, Kepala Pusat Pemberdayaan Masyarakat dan KKN UPGRIS Arisul Ulumuddin MPd, , berharap agar mahasiswa dan dosen pendamping dapat memberikan pendampingan yang signifikan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lokasi KKN mereka.
Melalui tema "Pemberdayaan Masyarakat Melalui Literasi Digital menuju Kebangkitan Ekonomi", KKN ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Harapannya, mahasiswa dapat membantu dalam merintis atau memperkuat UMKM yang ada, baik dalam bidang pemasaran, pengemasan, maupun produksi. Melalui KKN, mahasiswa diharapkan dapat memberdayakan keberlangsungan UMKM yang telah ada," terangnya.
Nantinya para mahasiwa KKN diharapkan mampu memberikan luaran, berupa publikasi hingga video potensi yang ada di masing-masing lokasi KKN, sehingga mampu memperkenalkan wilayah tersebut secara lebih luas
Baca Juga: Tim Pengabdian Prodi Biologi UPGRIS Kenalkan Budidaya Microgreen dan Teknik Hidroponik Pertanian Urban Farming
Sebanyak 55 Dosen Pendamping Lapangan (DPL) akan mendampingi 1688 mahasiswa yang tersebar di 124 desa di 8 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Mereka akan menjalankan tugas bimbingan KKN mulai tanggal 16 Februari hingga 16 Maret 2024.
Dengan bimbingan yang lebih baik dan fokus pada pengabdian, diharapkan KKN kali ini akan memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat setempat.
***