Dosen UPGRIS Setia Naka Andrian Raih Penghargaan Prasidatama 2023

AKURAT.CO SEMARANG, Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Dr Setia Naka Andrian raih penghargaan Prasidatama 2023.
Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, sebagai penggagas penghargaan tersebut, menilai Setia Naka Andrian berdedikasi tinggi dalam bidang sastra dan bahasa, khususnya di Jateng.
Setia Naka Andrian masuk pada kategori sastra dengan Penerbit Sangkar Arah Pustaka, dengan karya 'Apakah Surga Itu Sebuah Agama', yang menjadi judul buku kumpulan puisi miliknya.
Baca Juga: Konsolidasi Anies - Muhaimin di Jawa Tengah, SKI Jateng Gandeng PKB Bergerak Bersama ke Masyarakat
Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dr. Syarifuddin, mengatakan bahwa Penganugerahan Penghargaan Prasidatama bertujuan untuk memperkuat komitmen instansi, lembaga pemerintah, dan hotel di Jawa Tengah agar menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari.
"Penghargaan Prasidatama diberikan kepada instansi/lembaga dan perorangan yang menerapkan penggunaan bahasa secara baik dan bena, dalam beberapa ranah penggunaan di wilayah Provinsi Jawa Tengah, tokoh yang aktif dan bergiat dalam kesastraan di Jawa Tengah, serta kepada buku sastra bermutu," paparnya.
Dijelaskan, bagi para sastrawan dan penerbit Jawa Tengah, kehadiran Prasidatama menjadi motivasi untuk menghasilkan dan menerbitkan karya-karya yang bermutu.
Baca Juga: 5 Cara Memaksimalkan Kamera Smartphone di Pencahayaan Ekstrem, Hasil Foto Video Terasa Mewah
Ketua Panitia Penghargaan Prasidatama, Poetri Mardiana Sasti, menyatakan bahwa Penghargaan Prasidatama 2023 meliputi beberapa kategori.
"Kategori tersebut meliputi Tokoh Bahasa, SMA/SMK/MA Pengguna Bahasa Indonesia Terbaik, Lembaga Pemerintah Pengguna Bahasa Indonesia Terbaik, Hotel Pengguna Bahasa Indonesia Terbaik, Tokoh Sastra, Antologi Puisi, Antologi Cerpen, Manuskrip Drama,Novel Berbahasa Indonesia dan Novel Berbahasa Jawa," terangnya.
Sementara, dosen UPGRIS Setia Naka, mengaku bangga dengan capaian dari Balai Bahasa yang selalu mengapresiasi perkembangan sastra di Jawa Tengah.
Baca Juga: Tekan Harga Beras, Disdag Kota Semarang Akan Lakukan Oprasi Pasar
“Semoga kelak akan muncul penulis-penulis Jawa Tengah yang hebat. Karya yang selalu menganggkat tradisi atau budaya agar tidak punah termakan usia,” tandas Naka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 5Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










