Bikin Penasaran! Makanan Aneh dari Rumput Laut Ini Jadi Jajanan Favorit di Bali, Rasanya Pedas Gurih Bikin Nagih!

JATENG.AKURAT.CO, Jika biasanya rumput laut identik dengan makanan Jepang atau bahan baku kosmetik, di Bali, ia disulap menjadi hidangan tradisional yang sangat populer.
Namanya bulung kuah pindang. Makanan ini mungkin terdengar asing, tapi rasanya bakal bikin lidah kamu ketagihan!
Perjalanan Rumput Laut Menjadi Makanan Lezat
Bulung, sebutan lokal untuk rumput laut, menjadi bahan utama hidangan ini.
Rumput laut yang digunakan adalah jenis Kappaphycus alvarezii. Rumput laut ini disiapkan dengan dua cara berbeda untuk menghasilkan dua warna:
- Warna hijau diperoleh dengan merendamnya di air kapur sirih selama 30 menit.
- Warna putih didapat dari proses pengeringan berulang di bawah sinar matahari.
Setelah proses tersebut, kedua jenis rumput laut ini direbus sebentar lalu ditiriskan.
Rahasia Kuah Pindang yang Bikin Nagih
Kunci kelezatan bulung kuah pindang terletak pada kuahnya yang unik.
Kuah ini dibuat dari rebusan ikan tongkol, tuna, atau sarden yang dicampur dengan daun salam, serai, dan sedikit garam.
Jika menggunakan ikan sarden, kuahnya akan berwarna lebih keruh dengan aroma yang sangat kuat dan khas.
Bumbunya juga sederhana namun penuh rasa. Campuran terasi bakar, garam, jahe, dan cabai rawit diulek kasar, lalu disiram dengan kuah pindang panas. Aroma pedas dan gurihnya langsung menyeruak!
Saat disajikan, rumput laut diberi taburan garam, kelapa parut, dan perasan jeruk limau.
Barulah kemudian disiram dengan campuran kuah dan bumbu. Sebagai pelengkap, seringkali ditaburi kacang tolo atau kacang tanah goreng kering.
Cocok Jadi Teman Santai dan Mudah Ditemukan
Dengan rasa pedas gurih yang segar dan tekstur rumput laut yang renyah, bulung kuah pindang cocok banget untuk dinikmati saat bersantai.
Hidangan ini mudah ditemukan di warung-warung makan di sekitar Kota Denpasar.
Biasanya, bulung kuah pindang disajikan bersama hidangan tradisional Bali lainnya, seperti nasi campur Denpasar, tipat cantok, atau rujak Buleleng.
Jadi, jika kamu berkesempatan mengunjungi Bali, jangan lewatkan pengalaman kuliner yang satu ini ya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional








