Ini Dia 3 Kuliner Parakan Paling LEGENDARIS dan Bikin Ketagihan! Ada Nasi Goreng Kepiting Tersembunyi Sejak 1955 Hingga Bakso Kolesterol JUMBO

JATENG.AKURAT.CO, Kalau kamu melintas di daerah Parakan, Temanggung, jangan cuma numpang lewat!
Kota kecil ini ternyata menyimpan harta karun kuliner yang kelezatannya bikin susah move on!
Dari warung legendaris yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu, sampai bakso jumbo yang namanya bikin ngakak, semuanya ada di sini!
Siap-siap ngiler dan catat baik-baik, karena ini dia 3 rekomendasi kuliner Parakan yang dijamin bikin kamu ketagihan dan balik lagi!
1. Rumah Makan Bah Kebek: Hidden Gem Nasi Goreng Kepiting Sejak 1955!
Bicara soal kuliner legendaris di Parakan, nama Rumah Makan Bah Kebek wajib disebut pertama kali.
Bayangkan, warung makan ini sudah berdiri sejak 1955! Ini adalah bukti nyata kelezatan yang tak lekang oleh waktu.
Awalnya, pendirinya yang dijuluki Bah Kebek (dalam bahasa Jawa berarti "penuh") hanya berjualan keliling menggunakan gerobak.
Seiring waktu, usahanya berkembang menjadi rumah makan yang selalu ramai hingga saat ini.
Yang unik, meski sudah berdiri puluhan tahun, Rumah Makan Bah Kebek tidak mengandalkan papan nama mencolok.
Lokasinya di Jl. Nasional 9 No.3, Ngempon Lor, Parakan Wetan, tersembunyi di balik bangunan bertembok tinggi. Inilah yang menjadikannya true hidden gem di Parakan!
Begitu melangkah masuk, kamu akan langsung terseret ke masa lalu.
Desain interior yang kuno dengan meja dan kursi ala tahun 90-an menciptakan nuansa nostalgia yang menambah kenikmatan makan.
Sejak 1971, rumah makan ini dikelola oleh keponakan Bah Kebek yang tetap mempertahankan keaslian resep.
Menu andalannya adalah masakan Chinese food otentik seperti nasi goreng, mi goreng, cap cay, serta yang paling digemari—telur kepiting! Rasanya rich dan beda dari yang lain.
Harganya pun bersahabat, mulai dari Rp25.000 hingga Rp50.000 per porsi. Penting untuk diketahui, meski menyajikan menu non-halal termasuk olahan daging babi, Rumah Makan Bah Kebek tetap menjadi tujuan wisata kuliner yang wajib dicoba bagi pencinta masakan Tionghoa.
Tertarik mencicipi? Rumah Makan Bah Kebek dapat ditempuh sekitar 1 jam dari Wonosobo, dan sangat mudah diakses bila kamu menggunakan transportasi bus Joglosemar yang melewati rute Parakan.
2. Waroeng Kolesterol "Toean Moeda": Bakso Gajeh Sapi JUMBO Bikin Kalap!
Waroeng Kolesterol "Toean Moeda" langsung mencuri perhatian dengan namanya yang provokatif dan bikin penasaran!
Terletak di Jl. Raya Temanggung-Parakan, Dusun Growo, Desa Danupayan, Kecamatan Bulu, warung ini menawarkan berbagai olahan daging yang menggugah selera, cocok buat kamu yang nggak takut kolesterol!
Meski terbilang baru di kancah kuliner Parakan, Waroeng Kolesterol "Toean Moeda" langsung mencuri perhatian dengan menu andalannya—bakso gajeh sapi!
Bayangkan gigitan pertama pada bakso kenyal berukuran jumbo dengan daging super empuk yang berpadu sempurna dengan kuah kaya rempah. Dijamin, kamu akan ketagihan dan nggak cukup cuma satu mangkuk!
Selain bakso, warung ini juga menyajikan aneka menu berbahan dasar daging sapi dan kambing seperti tengkleng, rawon, gulai sapi, hingga koyor mercon yang pedas menyengat!
Harganya sangat bersahabat, berkisar antara Rp15.000 sampai Rp25.000, cocok untuk kantong wisatawan maupun penduduk lokal.
Waroeng Kolesterol "Toean Moeda" buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.
Meski tampilan tempatnya sederhana, cita rasa yang ditawarkan jauh dari kata biasa.
Banyak pelanggan mengakui bahwa kesesuaian harga dengan kualitas rasa menjadi alasan mereka terus kembali ke tempat ini.
3. Gudeg Pengkolan: Bukti Gudeg Enak Nggak Cuma Ada di Jogja!
Kalau kamu pikir gudeg enak cuma ada di Yogyakarta, siap-siap patah mitos! Gudeg Pengkolan hadir mematahkan anggapan itu!
Berlokasi strategis di pertigaan Pasar Legi Parakan, warung ini menjadi primadona kuliner malam di kota kecil ini yang tak boleh kamu lewatkan.
Berbeda dengan gudeg pada umumnya yang cenderung manis, Gudeg Pengkolan menawarkan sensasi rasa yang lebih gurih dan renyah!
Nangka muda yang dimasak dengan santan menciptakan perpaduan rasa manis dan gurih yang bikin ketagihan.
Sajian ini biasanya dilengkapi dengan krecek (kerupuk kulit sapi) dan disiram dengan kuah areh (santan kental) yang menambah kenikmatan tiada tara.
Bagi penduduk asli Parakan, gudeg sudah menjadi makanan sehari-hari yang selalu dirindukan.
Namun bagi wisatawan, mencicipi Gudeg Pengkolan adalah pengalaman kuliner yang wajib dicoba untuk mengenal lebih dalam cita rasa tradisional Jawa yang berbeda.
Yang paling dicari oleh pengunjung adalah daging empal yang empuk, meleleh di mulut dan menyatu sempurna dengan gurihnya gudeg.
Sayang, informasi kisaran harga untuk menikmati kelezatan kuliner tradisional ini tidak disebutkan.
Gudeg Pengkolan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah kuliner Parakan.
Jika kamu berkunjung ke kota ini, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi gudeg yang berbeda dari yang pernah kamu coba sebelumnya!
Gimana nih, Sobat Kuliner? Dari tiga rekomendasi kuliner Parakan ini, mana yang paling bikin kamu ngiler dan pengen langsung cuss ke sana?
Jangan ragu untuk explore dan bagikan pengalaman kulinermu di kolom komentar ya! Selamat berburu kuliner di Parakan!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










