Apa Saja 7 Makanan Khas Hari Imlek yang Biasa Ada di Rumah Masyarakat Tionghoa, Ada Mie Panjang Umur Hingga Kue Mangkok

JATENG.AKURAT.CO, Apa Saja sih Makanan Khas Hari Imlek yang Biasa Ada di Rumah Masyarakat Tionghoa, Simak ulasannya.
Imlek merupakan perayaan hari besar keagamaan bagi umat Khonghucu dan warga Tionghoa.
Salah satu elemen penting dalam perayaan Imlek adalah makanan khas yang tidak hanya menggugah selera, tetapi juga dipercaya memiliki makna simbolis mendalam.
Tradisi ini sudah berlangsung selama ribuan tahun dan tetap menjadi bagian penting dari budaya Tionghoa yang dirayakan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Baca Juga: Yuk Jelajah Kuliner, Ada 4 Warung Makan di Jogja yang Menyajikan Menu Rumahan, Rasanya Bikin Kangen
Makanan khas Imlek bukan sekadar hidangan untuk mengisi meja makan, tetapi juga wujud dari harapan, doa, dan penghormatan terhadap tradisi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi
Bagi banyak keluarga, menyajikan makanan khas tertentu selama Imlek dianggap sebagai cara untuk menarik keberuntungan, kesehatan, dan kemakmuran.
Lalu, apa saja 7 makanan khas Imlek yang biasa ada di rumah Masyarakat Tionghoa?
1. Mie panjang umur
Mie panjang umur kerap menjadi makanan wajib pada perayaan tahun baru China atau Imlek.
Sesuai dengan namanya, mi goreng ini melambangkan umur panjang dan keberuntungan.
Namun, harus berhati-hati saat mengolah dan menyantapnya. Sebab, bentuk mi yang pendek atau terpotong, meskipun tanpa sengaja, melambangkan nasib buruk dan memperpendek umur.
2. Kue bulan
Makanan khas Imlek lainnya yang dipercaya bawa keberuntungan adalah kue bulan atau dikenal dengan moon cake,
kue bulan adalah makanan manis khas Imlek yang menyerupai pia dan berisi pasta kacang merah.
Bentuknya yang bulat menyerupai bulan melambangkan keutuhan.
Sehingga jika kita mengonsumsi kue bulan, dipercaya dapat mendatangkan rezeki, kemakmuran, dan kesehatan utuh selama setahun ke depan.
Baca Juga: Pesona 11 Cafe Lokal Hidden Gems di Kota Batu: Destinasi Kuliner dengan Panorama Alam yang Memukau
3. Manisan segi delapan
Manisan kotak segi delapan adalah kumpulan manisan yang dikemas dalam wadah berbentuk segi delapan.
Setiap manisan memiliki maknanya masing-masing.
Seperti manisan melon melambangkan kesehatan, semangka merah melambangkan kebahagian, dan jeruk kumquat melambangkan keberuntungan dan kemakmuran.
Sedangkan manisan kelapa kering melambangkan kebersamaan atau kekeluargaan.
manisan berbentuk seperti biji teratai melambangkan kesuburan, manisan kelengkeng melambangkan banyak anak, dan terakhir kacang tanah melambangkan doa agar panjang umur.
4. Jiaozi
Dumpling dikenal juga dengan jiaozi merupakan olahan pangsit dengan isian daging sapi dan sayur.
Dengan bentuknya yang menyerupai uang Tiongkok kuno yang melambangkan kemakmuran.
Menurut kepercayaan, banyaknya dumpling yang dikonsumsi pada malam Imlek memprediksi jumlah uang yang akan didapatkan saat memasuki tahun baru.
5. Lumpia
Mirip dengan lumpia pada umumnya, spring roll khas Imlek ini diisi dengan potongan daging dan berbagai sayuran.
Dengan warna coklat keemasan menyerupai emas batangan, lumpia termasuk makanan khas Imlek yang dipercaya membawa keberuntungan dan kekayaan.
Baca Juga: 6 Rekomendasi Warung Nasi Goreng Enak di Jogjakarta yang Cocok Buat Jelajah Kuliner Malam
6. Kue keranjang
Kue keranjang salah satu makanan favorit dalam perayaan Imlek.
Karena memiliki rasa manis dan tekstur yang kenyal, kue keranjang dipercaya membawa keberuntungan, kesehatan, kekayaan, hingga kebahagiaan yang lebih baik dari tahun sebelumnya.
Penataan kue keranjang yang saling bertumpuk juga punya makna mendalam, yakni melambangkan keberuntungan pada gaji dan posisi yang lebih tinggi.
7. Kue mangkok
Makanan khas Imlek lainnya yaitu kue mangkok. Kue mangkok atau fa gao adalah makanan yang terbuat dari tepung beras.
makanan khas Imlek ini berbentuk bunga yang sedang mekar. Konon, bentuk kelopak bunga tersebut melambangkan rezeki yang sedang berkembang.
Banyak orang menyebutnya “kue kemakmuran” karena kue mangkok dipercaya memberikan keberuntungan.
Bahkan, semakin banyak kelopak di atasnya, maka semakin banyak pula keberuntungan yang akan didapatkan
Itulah ulasan 7 Makanan Khas Hari Imlek yang Biasa Ada di Rumah Masyarakat Tionghoa. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










