Jateng

7 Fakta Dibalik Nikmatnya Mendoan Khas Banyumas, Dibuat dari Tempe Pilihan

Afri Rismoko | 29 Juli 2024, 12:23 WIB
7 Fakta Dibalik Nikmatnya Mendoan Khas Banyumas, Dibuat dari Tempe Pilihan

AKURAT.CO JATENG - 7 Fakta Dibalik Nikmatnya Mendoan Khas Banyumas, Dibuat dari Tempe Pilihan. 

Mendengar kata Mendoan, kita langsung tertuju kepada jenis makanan gorengan yang terbuat dari tempe.

Mendoan memang jadi makanan yang mudah ditemui di seluruh penjuru Indonesia.

Baca Juga: Fakta Unik Vibes! Dijamin Gak Akan Nyesel! Deretan 3 Pasar Unik di Semarang Ini Wajib Kamu Kunjungi! Ada Barang Antik Hingga Kuliner

Tapi sebenarnya, Mendoan lebih dulu ada dan populer berasal dari Kabupaten Banyumas Jawa Tengah.

Nah seperti apa 7 Fakta dibalik Makan Tempe Mendoan khas Kabupaten Banyumas Ini, Simak Ulasannya.

  1. Pertama Kali Munculnya Mendoan 

Meskipun jadi hidangan yang begitu diminati sekarang, tempe mendoan ternyata sudah lama sekali eksis lho.

Mendoan muncul bersamaan dengan tempe dan olahan makanan berbahan baku kedelai yang banyak tumbuh pada kawasan Asia Tengah.

Lalu hidangan ini dibawa migrasi oleh masyarakat Asia Tengah menuju bagian Asia Tenggara.

Jadi keberadaan mendoan ini sudah sangat lama sekali lho. Tempe mendoan ternyata sudah ada sejak lebih dari 1 abad yang lalu di Kabupaten Banyumas lho.

Baca Juga: Kuliner Nusantara Vibes! Mengenal Sekilas tentang Gado-Gado, Raja Salad Indonesia yang Bikin Nagih dari Gigitan Pertama!

  1. Filosofi Tempe Mendoan

Tak hanya itu, tempe mendoan ini juga dikaitkan pada filosofi orang Banyumas itu sndiri.

Orang Banyumas bisa diumpamakan seperti mendoan yang fleksibel dan mudah menyesuaikan diri.

Namun, dalam keadaan yang mendesak dapat menjadi kaku seperti keripik yang ibarat mau diajak remuk bersama.

Hal tersebut sering dikaitkan dengan tekad pahlawan asal Banyumas dalam perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia.

  1. Asal usul kata Mendoan

Anda pasti bertanya dari mana asal usul kata mendoan ini.

Nah ternyata kata mendoan ini berasal dari Bahasa Jawa lho. Kata “Mendo” memiliki arti setengah matang cenderung lembek. 

Mendoan diolah secara setengah matang karena dulunya dibuat sebagai olahan cepat saji.

Hal tersebut bertujuan untuk mempersingkat waktu dalam pembuatan.

Selain itu, tujuannya agar tidak menghabiskan waktu pembeli saat menunggu tempe mendoan.

Baca Juga: Kuliner Vibes! Mengenal Pecel Semanggi: Rahasia Kelezatan dan Cita Rasa yang Bikin Nagih dari Surabaya!

  1. Terbuat dari Tempe yang Bukan Sembarangan 

Tahukah anda, kalau tempe yang digunakan sebagai mendoan tidak padat seperti tempe biasa. 

Tempe dibuat jadi lembaran tipis dan lebar, serta dibungkus menggunakan daun pisang. 

Tempe jenis ini biasanya digunakan untuk membuat keripik tempe dan mendoan.

Adonan tepung tempe mendoan pun bukan menggunakan tepung terigu, melainkan tepung beras. Warna kulit mendoan khas Banyumas berwarna putih tanpa campuran pewarna.

  1. Menjadi makanan khas Kabupaten Banyumas 

Selain rasanya yang nikmat, Mendoan juga merupakan andalan wisata kuliner Kabupaten Banyumas.

Karena jadi andalan kuliner Banyumas, gorengan yang satu ini mampu menjadi komoditas ekonomi.

Tak hanya itu, melansir dari berbagai media, menurut Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Banyumas, Deskart Sotyo Djatmko, hidangan ini sudah menjadi komoditas sejak lama.

Mendoan sebagai makanan masyarakat umum sudah sejak lama, tapi mulai menjadi komoditas ekonomis dan dikelola secara komersial dalam dunia kepariwisataan sejak awal 1960-an. 

  1. Mendoan nikmat disajikan dengan sambal kecap atau cabai rawit

Biasanya mendoan disajikan dengan sambal kecap atau cabai rawit. 

Sambal kecap tersedia dalam satu paket ketika Anda membelinya dari toko oleh-oleh. 

Makan mendoan yang masih hangat dengan sambal kecap dan cabai rawit sangatlah nikmat tiada tara.

Jika anda mampir di Banyumas, tepatnya di Kota Purwokerto, Mendoan ini bisa ditemukan di sepanjang Jalan Mayjend Sutoyo atau dikenal dengan daerah Sawangan. 

Di daerah tersebut berjejer toko yang menyediakan tempe mendoan khas Banyumas dalam keadaan hangat maupun berbagai bumbu mentahnya.

Baca Juga: Mencicipi Manisnya Serabi Notosuman, Lebih dari Sekedar Warisan Tradisi Kuliner Khas Solo

  1. Mendoan Khas Banyumas Beda dengan Daerah Lain 

Tempe mendoan khas Banyumas ini beda dengan mendoan yang kita kenal pada umumnya lho.

Di banyak daerah, tempe mendoan dibuat dari tempe kotak yang dipotong.

Kalau di Banyumas, tempe yang digunakan ini berupa tempe daun pisang yang dibuat secara satuan.

Tidak hanya itu, bentuk tempe mendoan Banyumas ini sangat tipis.

Selain itu, ada irisan daun bawang dan diberi kriuk di atasnya.

Selain jadi makanan khas, tempe mendoan menjadi salah satu oleh-oleh khas Banyumas.

Itulah ulasan Fakta Menarik tentang Mendoan Makanan Khas Kabupaten Banyumas. ***





Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A