Bus Penuh Tipu Daya: Cerita Liverpool Akali Suporter MU di Tengah Protes Anti-Glazer

JATENG.AKURAT.CO, Sebuah pertandingan besar sering kali dimenangkan tidak hanya di atas lapangan, tetapi juga melalui kecerdasan di luar lapangan.
Empat tahun lalu, Liverpool menunjukkan hal itu dengan cara yang tidak terduga.
Saat bersiap menghadapi Manchester United di Old Trafford pada 13 Mei 2021, The Reds harus berhadapan dengan lebih dari sekadar rival abadi mereka.
Ribuan suporter MU turun ke jalan untuk memprotes kepemilikan keluarga Glazer, dan mereka bertekad menghentikan bus tim Liverpool dalam perjalanan menuju stadion.
Situasi ini berpotensi mengancam kelancaran pertandingan, apalagi laga sebelumnya pada 2 Mei harus ditunda karena para pengunjuk rasa menerobos masuk ke lapangan.
Namun, Liverpool ternyata sudah menyiapkan siasat jitu.
Klub mengirimkan satu unit bus berwarna merah dengan logo besar "This Means More" melewati rute yang biasa dilalui menuju Old Trafford.
Bus ini sengaja dijadikan umpan untuk menarik perhatian para pengunjuk rasa yang berniat menghadang.
Sementara itu, para pemain dan staf Liverpool justru menaiki dua bus hitam polos tanpa tanda pengenal dan melintasi rute berbeda yang lebih aman.
Siasat ini bekerja sempurna. Para pengunjuk rasa yang berhasil menghentikan bus merah itu bahkan mengempiskan bannya, tanpa menyadari bahwa di dalam bus tersebut tidak ada satu pun pemain Liverpool.
Dengan aman sampai di Old Trafford, Liverpool tampil percaya diri dan berhasil mengalahkan Manchester United dengan skor 4-2.
Kemenangan ini terasa sangat istimewa karena menjadi kemenangan pertama Liverpool di kandang United dalam tujuh tahun terakhir.
Kecerdikan Liverpool di luar lapangan benar-benar membuahkan hasil——mereka berhasil mengecoh para pengunjuk rasa sebelum akhirnya mengalahkan MU di atas lapangan.
Kisah ini menjadi salah satu momen paling ikonik dalam rivalitas kedua klub, sekaligus bukti bahwa strategi di luar lapangan bisa sama pentingnya dengan taktik di atas lapangan.
Manchester United sendiri juga mengambil langkah antisipatif dengan mengirim para pemainnya ke stadion enam jam lebih awal untuk menghindari potensi masalah.
Namun, pada malam itu, Liverpool-lah yang keluar sebagai pemenang——baik dalam permainan tipu muslihat maupun dalam pertandingan sesungguhnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dikabarkan Sakit Mendadak, Ini Fakta Meninggalnya Putri Juficha Tepat di Hari Ulang Tahunnya yang ke-26
- 2Angin Segar Liverpool! PSG Mulai Luluh, Dua Bintang Siap ke Anfield
- 3Jadwal dan Prediksi Skor Persib vs Sabah FC Malam Ini: Maung Bandung Tampil Pincang, Mampukah Tetap Menang? Siaran Langsung Indosiar
- 4Yadea RS20 Resmi Dijual Rp16,6 Juta, Motor Listrik Retro Bisa Tempuh hingga 80 Km
- 5Arsenal Siap Korbankan Gabriel Jesus, Napoli Bergerak Cepat! Como Bidik Striker Chelsea! Bursa Transfer Eropa Memanas
- 6Chelsea vs Manchester United: Duel Perburuan Gelandang Prancis Manu Koné
- 7Barcelona Beralih ke Gyokeres setelah Alvarez Buntu, Arsenal Siap Melepas?
- 8Prediksi Skor Persebaya vs Penang FC: Bajul Ijo Incar Kemenangan di Hadapan Bonek dan Bonita
- 9Diburu Tiga Raksasa Liga Inggris! Victor Osimhen Jadi Rebutan Manchester United, Arsenal dan Tottenham
- 10Manchester United dan Arsenal Dapat Angin Segar di Bursa Transfer Bek Brugge




