Viral! Aksi Aneh Staf Pribadi Kim Jong Un Bikin Melongo, Ternyata Simpan Rahasia Besar!

JATENG.AKURAT.CO, Sebuah video yang beredar viral di media sosial berhasil mencuri perhatian dunia.
Rekaman singkat itu menunjukkan staf pribadi pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, melakukan sesuatu yang tidak biasa setelah pertemuannya dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Bukan soal politik atau kesepakatan militer, melainkan sebuah tindakan yang begitu detail, rahasia, dan sangat aneh.
Apa yang sebenarnya mereka lakukan? Dan mengapa aksi sederhana itu bisa menyimpan rahasia besar? Mari kita bongkar tuntas!
Aksi 'Bersih-Bersih' yang Bikin Geger Dunia
Video tersebut, yang dibagikan oleh jurnalis Kremlin, Alexander Yunaev, memperlihatkan dua staf Kim Jong Un melakukan "ritual" pembersihan setelah sang pemimpin beranjak dari kursinya.
Dengan teliti, mereka membersihkan sandaran tangan kursi yang diduduki Kim Jong Un selama lebih dari dua jam.
Tak hanya itu, mereka juga mengelap meja kopi di dekatnya dan membawa pergi gelas minumannya.
Yang lebih mencengangkan, kain lap yang digunakan tidak dibuang begitu saja.
Sebaliknya, kain itu dilipat dan dimasukkan ke dalam kantong plastik bening. Aksi ini memicu keheranan dan spekulasi dari banyak pihak.
Bukan Kali Pertama: Ini Adalah Prosedur Keamanan Tingkat Tinggi
Jika Anda berpikir ini adalah kali pertama hal seperti ini terjadi, Anda salah besar.
Menurut para pengamat, tindakan ini adalah bagian dari protokol keamanan yang sangat ketat dan sudah menjadi standar sejak era ayah Kim Jong Un, Kim Jong Il.
Beberapa contoh ekstrem lainnya juga pernah terekam:
- Pertemuan dengan Presiden Korea Selatan (2018): Sebelum Kim Jong Un duduk, pengawalnya menyemprot dan mengelap kursi serta meja dengan cairan pembersih.
- KTT dengan Donald Trump (2019): Pengawal Kim Jong Un menghabiskan waktu berjam-jam membersihkan kamar hotelnya di Hanoi, bahkan sampai mengangkat kasur!
- Pertemuan dengan Putin (2023): Sebelum pertemuan, kursi Kim Jong Un sudah lebih dulu didisinfeksi dan diperiksa dengan detektor logam.
Baca Juga: Bikin Melongo! 5 Tas Carrier Gunung Ini Punya Fitur Canggih, Nomor 1 Bikin Punggung Anti Pegal!
Mengapa Aksi "Bersih-Bersih" Ini Penting Banget?
Menurut seorang pengamat kepemimpinan Korea Utara, aksi-aksi ekstrem ini bertujuan untuk mencegah pihak asing mengumpulkan sampel DNA atau menganalisis jejak yang ditinggalkan oleh Kim Jong Un.
Informasi tersebut, terutama yang berkaitan dengan kesehatan sang pemimpin, dianggap sebagai rahasia negara yang sangat sensitif.
Jejak DNA atau sisa-sisa biologis lainnya bisa digunakan oleh intelijen asing untuk mendapatkan data medis, seperti riwayat penyakit atau kondisi kesehatan terkini.
Dengan langkah-langkah super ketat ini, rezim Korea Utara memastikan tidak ada informasi sekecil apa pun yang bisa bocor ke pihak luar.
Jadi, di balik video sederhana yang terlihat aneh, tersimpan sebuah strategi keamanan tingkat tinggi yang membuktikan betapa sensitifnya informasi mengenai kesehatan sang pemimpin.
Aksi bersih-bersih ini bukan hanya tentang kebersihan, melainkan tentang menjaga rahasia negara yang paling berharga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 8Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 9Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat










