Tak Terima Timnas Dibantai! Netizen Serbu Anak Patrick Kluivert, Justin Jadi Sasaran Amarah Fans Indonesia!

JATENG.AKURAT.CO, Kekecewaan fans Timnas Indonesia usai dikalahkan Australia 1-5 terus berlanjut.
Usai membuat tagar #PatrickKluivertOut, kini giliran anak sang pelatih Justin Kluivert yang diserbu oleh Netizen +62.
Terlihat dari akun @markasbola, para netizen Indonesia memberikan komentar ke Justin Kluivert usai Timnas dibantai oleh Australia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Komentar netizen kepada Justin meluapkan kekecewaannya terhadap pelatih berdarah Belanda tersebut.
"Liat noh bapaklo gabner," tulis akun @azhar***
"Your father ????????5 - 1 ????????," sambung akun@fasta***
"Bapak lo noh ga bisa ngelatih yang bener woi," tulis akun @sara***
"Bapak lu ga becus ngelatih," timpal akun @805***
"Bp lu beban bet dah, ambil balik gih," tulis akun @andre***
"Bapakmu membuat sejarah 5-1," tulis akun @ferry***
Siapa Justin Kluivert?
Justin Kluivert merupakan anak kedua Patrick Kluivert.
Justin mengawali karir sepak bolanya di Amsterdamche FC Youth sebelum bergabung ke Ajax Youth Academy pada Juli 2007.
Setelah itu, Justin menapaki semua kelompok umur Ajax hingga berhasil promosi ke tim senior pada 2017.
Pada 2018, Justin pindah ke AS Roma dan mencapai titik tertinggi nilai transfernya pada musim 2019/2020.
Selain itu, Justin juga menjadi pemain yang sering dipanggil oleh Timnas Belanda, bahkan hingga menembus tim senior.
Tercatat ia sudah bergabung ke Tim Oranje sejak kelompok umur U-15. Bahkan, ia pertama kali dipanggil ke tim senior di bawah asuhan Roenald Koeman pada tahun 2018 saat usianya baru menginjak 18 tahun 10 bulan 21 hari.
Karir Justin terbilang moncer seperti ayahnya Patrick Kluivert.
Sejak berjalannya musim 2024/2025, Justin telah mencetak 8 gol dan 3 assist dari 22 penampilannya bersama AFC Bournemouth.
Bahkan, Justin berhasil mencetak rekor sebagai pemain pertama dalam sejarah Liga Inggris yang mencetak hat-trick lewat tendangan penalti kala timnya mengalahkan Wolverhampton Wanderers dengan skor 4-2, pada 30 November 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 3Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Set Suhu AC 25 Derajat, Hemat 10 Persen: Cara Simpel Kantor “Ngoprek” Energi
- 6Update Suhu Panas Siang Ini 16 Oktober 2026: Semarang, Solo, Surabaya Kompak Tembus 37 Derajat, Jakarta Nggak Mau Kalah
- 7Kebakaran Hutan Gunung Lawu, Sekitar 200 Personel Dikerahkan Menyisir Empat Jalur
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Lies Iswar Aminuddin: Kegiatan PKK Berlandaskan 10 Program Pokok dan Pemberdayaan Masyarakat







