Siapa Pengganti Ayatollah Ali Khamenei? Ini Proses Pemilihan Pemimpin Tertinggi Iran

JATENG.AKURAT.CO, Pemerintah Iran mengonfirmasi wafatnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan gabungan yang dilakukan Amerika - Israel.
Kini perhatian nasional dan internasional tertuju pada siapa yang akan menggantikannya, serta bagaimana proses pemilihan pemimpin tertinggi di Republik Islam Iran berlangsung.
Khamenei dikenal sebagai figur sentral dalam Revolusi Islam Iran dan memainkan peran penting dalam membentuk arah Republik Islam, baik sebelum maupun sesudah revolusi 1979.
Selama lebih dari tiga dekade memimpin, sosoknya dipandang beragam.
Para pendukungnya memuji Khamenei sebagai simbol keteguhan terhadap Barat dan penjaga ideologi Revolusi Islam.
Di sisi lain, para pengkritiknya menilai kebijakannya memperketat kontrol politik dalam negeri serta memperuncing ketegangan dengan negara-negara Barat.
Kini, seiring wafatnya, ia diposisikan oleh otoritas Iran sebagai syuhada Revolusi Islam, menandai babak baru dalam sejarah politik negara tersebut.
Mekanisme Suksesi Kepemimpinan
Sebelumnya, sejumlah media yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sempat membantah laporan kematian Khamenei.
Namun setelah konfirmasi resmi disampaikan, fokus beralih ke mekanisme suksesi sesuai konstitusi Iran.
Konstitusi Republik Islam Iran mengatur bahwa apabila Pemimpin Tertinggi wafat, akan dibentuk dewan sementara beranggotakan tiga orang, yakni:
Presiden Iran
Kepala lembaga peradilan
Satu ulama dari Dewan Garda
Dewan ini bertugas mengambil alih kendali pemerintahan secara sementara hingga pemimpin tertinggi definitif ditetapkan.
Peran Majelis Ahli
Pemilihan Pemimpin Tertinggi secara permanen berada di tangan Majelis Ahli (Assembly of Experts), yaitu lembaga yang terdiri dari para ulama senior yang dipilih melalui pemilu nasional dan memiliki kewenangan konstitusional untuk memilih, mengawasi, bahkan memberhentikan Pemimpin Tertinggi.
Proses pemilihan biasanya berlangsung tertutup dan melibatkan pertimbangan mendalam terkait kualifikasi keagamaan, kapasitas kepemimpinan, serta dukungan politik dari berbagai faksi kekuasaan di Iran.
Siapa Kandidat Pengganti?
Sejumlah nama mulai disebut dalam dinamika politik Iran, meskipun belum ada pengumuman resmi mengenai kandidat pengganti.
Nama Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional, disebut-sebut berpotensi memegang peran penting dalam masa transisi.
Ia dikenal sebagai tokoh berpengalaman dalam pemerintahan dan memiliki kedekatan dengan struktur kekuasaan strategis Iran.
Namun hingga kini, belum ada keputusan resmi mengenai siapa yang akan dipilih sebagai Pemimpin Tertinggi berikutnya.
Titik Balik Politik Iran
Pergantian Pemimpin Tertinggi merupakan momen krusial dan sangat menentukan bagi Republik Islam Iran.
Jabatan ini memiliki kewenangan luas, termasuk kendali atas militer, kebijakan luar negeri, lembaga peradilan, serta arah ideologi negara.
Dengan situasi kawasan yang sedang memanas dan tekanan internasional yang meningkat, keputusan Majelis Ahli akan sangat menentukan arah kebijakan Iran ke depan — baik dalam hubungan regional, posisi terhadap Barat, maupun dinamika politik domestik.
Dunia kini menunggu langkah resmi dari Teheran dalam menentukan pemimpin tertinggi baru yang akan menggantikan posisi strategis tersebut.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 2Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 3Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 9FBI Apresiasi Polda Jateng Bongkar Penipuan Pig Butchering Scam, Empat Polisi Diundang Pelatihan Internasional
- 10Kapolda Jateng Tegas: Tak Ada Ampun bagi Polisi yang Bekingi Kejahatan





