Perempuan Mendengar: Agustina WP Soroti Pentingnya Manajemen Stres dan Ruang Publik Gratis untuk Kesehatan Mental

JATENG.AKURAT.CO, Program “Perempuan Mendengar,” yang digagas oleh Riezky Delastama (MasRD), menjadi ajang penting dalam membahas isu-isu kesehatan mental di kalangan Gen Z dan Milenial.
Acara ini menampilkan berbagai narasumber, termasuk Agustina WP, calon walikota Semarang, bersama influencer Marsha Natika dan psikolog Dewi Marianty.
Fokus utama diskusi adalah pada masalah seperti depresi, bullying, stres, hingga anarkisme remaja, yang sering dihadapi oleh anak muda di era digital ini.
Manajemen Stres: Kunci untuk Hidup Lebih Bahagia
Agustina WP, yang memiliki perhatian khusus terhadap isu mental health, menyebut bahwa salah satu solusi utama untuk mengatasi masalah ini adalah dengan manajemen stres.
“Jika kita bisa mengelola stres dengan baik, hidup kita akan lebih bahagia,” ujarnya.
Agustina percaya bahwa manajemen stres bukan hanya soal menghadapi tekanan, tetapi juga bagaimana seseorang dapat menemukan keseimbangan hidup yang lebih sehat dan bahagia.
Dalam pandangannya, kesehatan mental merupakan fondasi penting untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, khususnya bagi generasi muda yang sering terpapar tekanan sosial dan digital.
Ruang Publik Gratis untuk Aktualisasi Diri
Lebih jauh, Agustina WP menekankan pentingnya ruang publik gratis yang disediakan oleh pemerintah.
Menurutnya, anak muda membutuhkan tempat untuk berekspresi dan mengaktualisasi diri secara positif.
“Saat ini, masih ada yang kurang sinkron antara apa yang diinginkan oleh anak muda dan apa yang disediakan oleh pemerintah,” kata Agustina.
Ia menyebut bahwa pemerintah perlu melibatkan anak muda secara aktif dalam proses pembuatan kebijakan, misalnya melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).
Dengan melibatkan mereka, aspirasi generasi muda dapat diakomodasi dengan lebih baik dalam kebijakan yang relevan.
Peran Pemerintah dan Masyarakat dalam Kesehatan Mental
Baik Agustina WP maupun Riezky Delastama sepakat bahwa masalah kesehatan mental bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga seluruh elemen masyarakat.
Riezky menegaskan bahwa komunitas-komunitas lokal perlu turut andil dalam mendukung kesehatan mental anak muda.
“Pemerintah harus menyediakan lebih banyak ruang publik gratis, karena anak muda butuh tempat untuk menyalurkan energi mereka ke hal-hal yang positif,” jelasnya.
Agustina menambahkan bahwa pemerintah sebenarnya memiliki dana yang cukup untuk mendukung kegiatan anak muda di Semarang.
Namun, yang terpenting adalah bagaimana dana tersebut dapat disalurkan dengan tepat guna sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi anak muda.
“Pemerintah harus mendengar, bukan lagi mendikte masyarakat,” tegas Agustina.
Baca Juga: Ajak Mahasiswa Sukseskan Pilkada Serentak, FH Unwahas Gandeng KPU Gelar KPU Goes To Campus
Mendengar untuk Masa Depan yang Lebih Sehat
Program “Perempuan Mendengar” tidak hanya menjadi platform untuk membahas masalah kesehatan mental, tetapi juga wadah penting untuk menyuarakan aspirasi generasi muda.
Agustina WP dan para narasumber lainnya mengajak pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan ruang yang lebih inklusif dan mendukung kesehatan mental.
Melalui manajemen stres yang baik dan penyediaan ruang publik gratis, generasi muda dapat menemukan tempat untuk berekspresi dan tumbuh secara positif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Tanda Bansos Kamu Sudah Diterima dan Siap Diambil! Lakukan Cek dengan 3 Cara Mudah Ini
- 5Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 6Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 7Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 8Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 9Gagal Move On, Manchester United Siap Bajak Elliot Anderson dari Bawah Hidung City
- 10Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'






