Jateng

Masih Menganggur, Anthony Martial Tolak Dua Tawaran Klub Prancis

Theo Adi Pratama | 9 September 2026, 04:01 WIB
Masih Menganggur, Anthony Martial Tolak Dua Tawaran Klub Prancis
Anthony Martial

JATENG.AKURAT.CO, Sejak meninggalkan Manchester United pada 2024, karier Anthony Martial bagaikan roller coaster yang tak menentu.

Setelah singgah di AEK Athens dan Monterrey, penyerang asal Prancis itu kini kembali menjadi pengangguran bergengsi setelah kontraknya di klub Meksiko diputus lebih cepat pada Juni 2026.

Namun, status bebas transfer tak lantas membuatnya kehabisan peminat.

Dua klub Ligue 1 dilaporkan telah mengajukan tawaran kontrak, sementara Everton juga sempat menjajaki kemungkinan membawanya kembali ke Premier League.

Meski begitu, Martial memilih untuk menolak semua tawaran yang tidak menjaminnya sebagai starter.

Keputusan yang tergolong berani bagi pemain yang terakhir kali bermain kompetitif pada 30 Maret lalu.

Baca Juga: Manchester United Tolak Datangkan David Alaba Meski Gratis, Ini Alasannya

Dua Tawaran dari Ligue 1 yang Ditolak Mentah-mentah

Menurut laporan Foot Mercato yang dikutip oleh berbagai media, dua klub Ligue 1—yang bukan OGC Nice dan RC Lens—telah mengajukan proposal kontrak kepada Martial.

Satu klub berasal dari papan atas klasemen, sementara satu lagi berjuang di zona degradasi. Namun, keduanya gagal meyakinkan sang pemain.

Alasannya sederhana: tidak ada jaminan posisi starter. Kedua klub hanya berniat memanfaatkan pengalaman Martial di level tertinggi untuk membimbing pemain muda mereka, bukan menjadikannya tulang punggung skuad.

Martial pun menolak dengan tegas. Ia menegaskan keinginannya untuk memainkan peran sentral dalam proyek yang dibawa klub peminat.

Keputusan ini disebut sebagai "taruhan berisiko" mengingat ia sudah lima bulan tanpa pertandingan resmi.

Baca Juga: Gyokeres Bisa Hengkang, Arsenal Siap Datangkan Ivan Toney sebagai Pengganti

Everton Hanya Jajaki, Belum Berani Serius

Selain dua klub Prancis, Everton juga disebut-sebut tertarik. The Toffees sedang dalam krisis striker setelah gagal mendatangkan Folarin Balogun dan hanya memiliki Thierno Barry sebagai satu-satunya penyerang senior.

David Moyes pun disebut telah melakukan pendekatan awal kepada Martial.

Namun, sejauh ini kontak tersebut belum berkembang menjadi negosiasi lanjutan. Ada dua alasan utama yang membuat Everton ragu.

Pertama, tuntutan gaji Martial yang mencapai €3,5 juta per musim—angka yang sama dengan yang ia terima di Monterrey.

Kedua, rekam jejak cedera yang buruk: ia melewatkan 12 pertandingan di 2023/24, 26 di 2022/23, dan 23 di 2020/21 karena berbagai masalah otot, pinggul, lutut, dan Achilles.

Di Monterrey, ia hanya mencetak satu gol dan tiga assist dari 20 penampilan.

Baca Juga: Manchester City Dikabarkan Incar Gelandang Spanyol Alex Baena dari Atletico Madrid

Apa Kata Pakar: Risiko vs Potensi

Di sisi lain, Martial tetap memiliki nilai jual. Ia mencatatkan 63 gol dan 28 assist dalam 209 penampilan Premier League bersama Manchester United.

Pengalaman dan kemampuannya membawa bola, berduel, dan menyelesaikan peluang masih diakui.

Satu hal yang pasti: Martial tidak mau lagi menjadi pemain pinggiran.

Di usianya yang kini 30 tahun, ia masih percaya diri untuk menjadi aktor utama, bukan sekadar pelengkap di ruang ganti.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.