Jateng

Manchester United Gagal Total! Club Brugge Tolak Segala Tawaran untuk Seys

Theo Adi Pratama | 19 Agustus 2026, 07:30 WIB
Manchester United Gagal Total! Club Brugge Tolak Segala Tawaran untuk Seys
Joaquin Seys

JATENG.AKURAT.CO, Manchester United kembali mendapat pukulan telak dalam upaya mereka mendatangkan bek kiri anyar pada bursa transfer musim panas 2026. Setelah gagal memboyong Lewis Hall dari Newcastle United, langkah Setan Merah mengalihkan target ke bintang muda Club Brugge, Joaquin Seys, pun berakhir dengan kekecewaan.

Klub asal Belgia itu dilaporkan bersikukuh menolak segala bentuk tawaran untuk pemain berusia 21 tahun tersebut, bahkan kabar menyebut mereka siap menampik rekor transfer termahal sekalipun. Padahal, pelatih Michael Carrick sangat berharap ada tambahan amunisi di sektor kiri pertahanan mengingat Luke Shaw yang kini memasuki tahun terakhir kontraknya dan Patrick Dorgu yang lebih sering dimainkan di posisi sayap.

Kini, dengan waktu yang semakin menipis menuju penutupan bursa transfer pada 1 September, direktur rekrutmen Christopher Vivell harus kembali memutar otak mencari opsi lain. Manchester United sudah mengincar Seys sejak lama, bahkan kabar ketertarikan mereka sudah mencapai tahap "concrete interest" atau minat yang nyata. Namun, semua upaya itu kini tampaknya sia-sia.

Klub Brugge Tolak Tawaran Rekor, Seys Dianggap Tak Tergantikan

Laporan terbaru dari media Belgia, Het Laatste Nieuws (HLN), menyebut bahwa Club Brugge telah membuat pernyataan tegas: Joaquin Seys tidak akan dijual dalam kondisi apa pun musim panas ini. Bahkan, jika Manchester United mengajukan tawaran yang menyamai rekor transfer klub, yaitu €40 juta yang dibayarkan Arsenal untuk Christos Tzolis beberapa waktu lalu, Brugge tetap tidak akan tergoyahkan.

Seys, yang merupakan didikan akademi Brugge dan telah mencatatkan 98 penampilan untuk tim utama—dengan 37 di antaranya sebagai bek kanan—dinilai sebagai pilar penting dalam skuat musim ini. Ia bahkan telah memulai tiga pertandingan pertama musim 2026/2027 sebagai starter.

Brugge justru lebih berencana mencari pemain pelapis untuk Seys menyusul kepergian Bjorn Meijer, bukan mengganti sang bintang. Ini menunjukkan betapa berharganya pemain kelahiran 2005 itu bagi rencana jangka panjang juara bertahan Liga Belgia tersebut.

Statistik Impresif dan Performa di Piala Dunia

Ketertarikan Manchester United pada Joaquin Seys tentu bukan tanpa alasan. Musim lalu, pemain serba bisa ini tampil gemilang dengan 55 penampilan di semua kompetisi, mencetak 5 gol dan 8 assist serta memainkan peran kunci membawa Club Brugge meraih gelar Liga Belgia untuk ketujuh kalinya dalam satu dekade terakhir.

Penampilannya yang konsisten bahkan membawanya ke skuad Timnas Belgia di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Utara. Di ajang tersebut, ia mencuri perhatian dunia saat tampil impresif melawan bintang Spanyol, Lamine Yamal, di babak perempat final.

Kemampuannya bermain di kedua sisi sayap pertahanan menjadikannya opsi yang sangat menarik bagi Michael Carrick. Namun, semua kualitas itu justru menjadi alasan mengapa Brugge begitu keras kepala mempertahankannya.

Carrick Masih Gigih, Namun Waktu Terus Berjalan

Pelatih Michael Carrick sendiri belum menyerah untuk mendatangkan bek kiri baru. Dalam wawancara dengan Sky Sports pekan ini, ia menyatakan, "Kami memiliki keseimbangan yang cukup baik dalam skuad, tapi tentu saja kami menginginkan lebih... Ada satu atau dua area yang ingin kami tingkatkan".

Pakar transfer Fabrizio Romano juga mengungkap bahwa bek kiri saat ini menjadi prioritas utama Manchester United di sisa jendela transfer. Namun, dengan Lewis Hall yang juga tidak dilepas Newcastle dan Joaquin Seys yang kini tertutup, opsi Setan Merah semakin sempit.

Nama-nama seperti Antonee Robinson (Fulham), Jorge Salinas (Racing Santander), dan David Raum (RB Leipzig) disebut-sebut sebagai alternatif. Namun, Salinas yang berusia 19 tahun dan memiliki klausul rilis mungkin menjadi opsi yang paling realistis secara finansial.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.