Yan Diomande Pilih Liverpool, RB Leipzig Bandrol Rp 2,3 Triliun, PSG Siap Bajak

JATENG.AKURAT.CO, Angin segar sekaligus pukulan telak menghantam Anfield.
Yan Diomande, bintang sayap RB Leipzig, dikabarkan sangat menginginkan kepindahannya ke Liverpool dan siap menjadi pewaris Mohamed Salah.
The i Paper melaporkan bahwa pemain 19 tahun itu sangat antusias dengan proyek Andoni Iraola dan melihat Anfield sebagai panggung yang ideal untuk mengembangkan kariernya.
Diomande bahkan pernah berkata, "Saya ingin bermain di Anfield, saya ingin bermain untuk Liverpool. Saya penggemar berat Liverpool".
Namun, ambisi Liverpool untuk memboyong pemain Pantai Gading tersebut terbentur dua kendala masif yang membuat jajaran direksi Fenway Sports Group (FSG) pusing tujuh keliling.
Bandrol Selangit: Leipzig Minta Lebih dari 130 Juta Euro
RB Leipzig tidak main-main. Klub Bundesliga yang baru saja memastikan tiket Liga Champions ini memasang harga yang sangat tinggi untuk pemain yang diboyong dari Leganes hanya dengan 20 juta euro pada musim panas 2025.
Beberapa sumber menyebutkan angka 120 juta euro, namun jurnalis The Athletic, David Ornstein, mengonfirmasi bahwa Leipzig baru akan membuka negosiasi jika ada tawaran di atas 130 juta euro.
Bahkan, CEO Red Bull Oliver Mintzlaff dengan tegas menyatakan, "Saya tidak akan menjual pemain muda yang bahkan belum menyelesaikan satu musim penuh bersama kami, berapa pun harga yang ditawarkan".
Direktur olahraga Marcel Schäfer juga menegaskan, "Kami yang duduk di kursi pengemudi, yang lain di kursi belakang".
Dengan banderol yang menembus rekor Premier League, Liverpool dipaksa menarik napas dalam-dalam.
Apalagi mereka baru saja menggelontorkan dana sekitar 450 juta poundsterling musim panas lalu untuk mendatangkan Alexander Isak, Florian Wirtz, dan lainnya.
Sengketa Hukum: Kisruh Agen dan Gambar Raya
Selain masalah harga, ada ganjalan lain yang tidak kalah pelik.
Media TEAMtalk mengungkap bahwa Liverpool dihadapkan pada kebuntuan hukum terkait status agen Diomande.
Pemain tersebut sempat mengganti agensi dari Maxidel Management ke Roc Nation (milik Jay-Z), namun Maxidel mengklaim masih memiliki kontrak yang sah hingga 2027 dan berhak atas hak citra (gambar raya) hingga 2031.
Jurnalis Sacha Tavolieri menjelaskan bahwa "Tanpa penyelesaian masalah agen, tidak mungkin Liverpool bisa melanjutkan negosiasi kontrak".
Situasi ini membuat Liverpool terpaksa menunda semua rencana perekrutan hingga masalah hukum terselesaikan.
Diomande Belum Bulat: Antara Liverpool, PSG, dan Bertahan
Meski kabar dari Spanyol dan Inggris menyebut Diomande condong ke Liverpool, media Prancis melaporkan bahwa ia juga sangat terbuka dengan tawaran PSG.
Dalam wawancara dengan L'Equipe, ia mengaku, "Saya sudah mencintai PSG sejak kecil. Saya pikir ayah saya adalah pendukung PSG".
Menariknya, Diomande juga sempat menyatakan akan tetap di Leipzig untuk musim depan.
Sikapnya yang masih plin-plan ini menjadi sinyal bahwa Liverpool tidak bisa terlena dan harus bergerak cepat jika tidak ingin kehilangan target.
Pelatih anyar Liverpool, Andoni Iraola, dikabarkan telah memberi lampu hijau untuk perekrutan Diomande dan menganggapnya sebagai pilihan ideal untuk sistem sayap eksplosifnya.
Namun, dengan segala kompleksitas yang ada, Liverpool mulai menyusun rencana cadangan, salah satunya adalah winger Sporting CP, Francisco Trincao, yang memiliki klausul rilis lebih terjangkau 60 juta euro.
Ringkasan Kendala Transfer Yan Diomande
Kendala | Detail |
|---|---|
Harga Transfer | Leipzig minta minimal €120-130 juta (Rp 2-2,3 triliun) |
Sikap Klub | Leipzig bersikeras tidak ingin melepas, tidak ada klausul rilis |
Sengketa Agen | Masalah kontrak antara Maxidel Management dan Roc Nation |
Hak Gambar Raya | Maxidel klaim gambar raya hingga 2031, jadi syarat mutlak negosiasi |
Minat Pesaing | PSG sangat serius, Diomande sendiri penggemar PSG sejak kecil |
Timeline | Piala Dunia membuat proses negosiasi molor hingga Juli |
Risiko Terbesar: Liverpool Bisa Kehilangan Aset Berharga
Jika Liverpool terlalu lama terjebak dalam kebuntuan ini, PSG bisa menyelinap dan mencuri Diomande.
Klub Prancis itu memiliki keunggulan finansial dan juga faktor kedekatan emosional.
Selain itu, jika masalah hukum tidak kunjung rampung, Liverpool bisa kehilangan momentum dan gagal total dalam perburuan pengganti Salah. Ini adalah risiko besar yang harus dihindari oleh FSG.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Peringkat FIFA Oman vs Indonesia Malam Ini: Jika Menang, Seri, atau Kalah, Posisi Timnas Garuda Bisa Berubah
- 2iPhone 18 Pro Bocor di Internet, Warna Dark Cherry Jadi Daya Tarik Utama
- 3Barcelona Siapkan Siasat Licik: Tawar Rashford Rp 260 Miliar, MU Dipojokkan Demi Bebaskan Gaji
- 4Terungkap! Ini Alasan Thom Haye Tidak Diturunkan Saat Indonesia vs Oman, Ternyata Masih Jalani Sanksi FIFA
- 5Man City dan Bayern Saling Sikut Rekrut Bek Chelsea, Maresca Ingin Reuni dengan Mantan Anak Buah
- 6Terungkap! Ini Alasan Layvin Kurzawa Tinggalkan Persib Bandung! Dua Pemain Asing Lain Segera Menyusul?
- 7Shearer Buka Suara: Sandro Tonali Bisa ke MU Jika Dua Syarat Ini Terpenuhi, Bandrol £90 Juta!
- 8Morgan Rogers Siap Gabung Arsenal, Roy Keane: 'Dia Mengingatkan Saya pada Paul Gascoigne'
- 9Bukan Sekadar Ganti Pelatih, Liverpool Siap Rekrut 5 Pemain Baru di Era Iraola
- 10Newcastle Sikat Brighton, Tottenham, dan Chelsea: Resmi Amankan Kiper Masa Depan Prancis



