Grosso Sesali Kekalahan Sassuolo dari Lazio: "Kami Membayar Kesalahan Naif"

JATENG.AKURAT.CO, Kekalahan pahit harus diterima Sassuolo saat bertandang ke markas Lazio di Stadio Olimpico, Senin (9/3/2026) dini hari WIB.
Dalam laga pekan ke-28 Serie A itu, Sassuolo takluk 1-2 setelah Adam Marusic mencetak gol di masa injury time babak kedua.
Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia menilai timnya melakukan terlalu banyak kesalahan, terutama dalam hal pengambilan keputusan di momen-momen krusial.
"Kami membayar kesalahan naif yang seharusnya bisa dihindari," ujar Grosso dengan nada frustrasi dalam konferensi pers usai pertandingan .
Baca Juga: Kompany Warning untuk Bayern: "Atalanta Tim Sangat Kuat, Jangan Sampai Terkecoh"
Jalannya Pertandingan dan Evaluasi Grosso
Laga baru berjalan 80 detik, Sassuolo sudah tertinggal. Daniel Maldini memanfaatkan kemelut di depan gawang untuk membawa Lazio unggul cepat.
Sassuolo sempat menyamakan kedudukan melalui gol indah Armand Laurienté di menit ke-35.
Namun, di masa injury time, kiper Arijanet Muric melakukan kesalahan dengan maju tak terkendali, sehingga Marusic dengan mudah mencetak gol sundulan .
Grosso mengakui bahwa pendekatan tim di babak pertama tidak tepat.
"Kami tidak melakukan pendekatan awal dengan baik. Level kedewasaan dan pengalaman sangat menentukan, dan kami masih kurang dalam aspek itu," tegasnya kepada Sky Sport Italia.
Ia menambahkan bahwa meski timnya mampu bangkit dan menyamakan kedudukan, intensitas permainan justru menurun di 15 menit terakhir.
"Kami kehilangan intensitas, lebih karena faktor mental daripada fisik, terutama setelah gagal memanfaatkan dua peluang emas," keluhnya.
Baca Juga: Atalanta Vs Bayern: Tiga Pilar Absen, Palladino Tetap Percaya Diri
Grosso Bela Muric dan Jelaskan Keputusan Taktis
Kiper Muric menjadi sorotan setelah blunder di akhir laga. Namun, Grosso dengan tegas membela anak asuhnya itu.
"Dia adalah kiper yang paling sering keluar dari sarangnya, yang paling banyak membersihkan area penalti. Pengalaman seperti ini akan membekas dan membuatnya berkembang," ujar Grosso membela Muric .
Pelatih asal Italia itu juga menjelaskan mengapa ia menarik keluar dua bek sayapnya, Coulibaly dan Garcia.
"Coulibaly sedang tidak fit secara energi, sementara Garcia sudah mendapat kartu kuning. Lazio terus menekan di sisi sayap, dan saya tidak ingin tim bermain dengan 10 orang," paparnya.
Akibatnya, ia kehilangan opsi untuk menambah daya gedor di lini depan di penghujung laga.
Pesan untuk Gattuso dan Timnas Italia
Sebagai pahlawan Italia di Piala Dunia 2006, Grosso tentu angkat bicara soal peluang tim nasional di play-off mendatang.
Tanpa menyebut nama, ia mengaku sudah memberi tahu Gennaro Gattuso pemain Sassuolo mana yang layak dipanggil ke timnas.
"Kami punya campuran pemain dari berbagai negara, tetapi pemain Italia yang kami miliki, beberapa sudah mencapai banyak hal, bahkan ada yang memenangkan Piala Eropa," ungkapnya .
Menyoal persiapan Azzurri, Grosso berpesan agar para pemain menemukan keseimbangan antara rasa takut yang sehat dan kemampuan untuk menikmati pertandingan.
"Sudah terlalu lama kita absen dari Piala Dunia. Kami semua berharap bisa memberikan dukungan terbaik untuk tim," pungkasnya .
Meski kalah, Sassuolo tetap berada di peringkat kesembilan klasemen dengan 38 poin, hanya terpaut satu angka dari rival sekota, Bologna.
Grosso mengingatkan timnya untuk segera bangkit karena masih ada banyak pertandingan yang harus diperjuangkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini







